24.4 C
Manado
Senin, 15 Agustus 2022

23 September Garuda Layani Penerbangan Manado-Jepang

MANADOPOST.ID—Kekayaan hasil alam Sulawesi Utara (Sulut) memang belimpah. Potensi ekspor pun kian menjanjikan. Sehingga, hampir dipastikan, 23 September nanti, Sulut akan resmi membuka rute penerbangan langsung Manado – Tokyo (Narita) Jepang. Dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia tipe A 330 200.

Hal ini, merupakan terobosan yang dilakukan Pemprov di bawah komando Gubernur Olly Dondokambey (OD)  untuk membuat pasar ekspor Sulut kian terbuka dan menembus banyak negara.

Orang nomor satu di Sulut menekankan, pihaknya menjalin kerja sama dengan pihak Maskapai Garuda Indonesia untuk mempercepat distribusi produk perikanan Sulut ke negara tujuan dengan .

OD mengatakan,  produk perikanan Sulut seperti ikan tuna segar sangat diminati oleh sejumlah negara. Terutama Cina dan Jepang.  Namun, dia mengakui aksesnya masih terbatas.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Sehingga saya perlu untuk membuka rute penerbangan internasional. Selain untuk mengangkut penumpang juga membawa produk ekspor kita ke luar,” sebut OD  di sela pertemuannya dengan Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra di kediamannya, Desa Kolongan, Kabupaten Minahasa Utara, beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, produk perikanan Sulut baik ikan tuna, ikan segar, frozen dan smoke akan diangkut dengan pesawat tipe A 330 200 yang dapat mendarat di Bandara Sam Ratulangi. Ke depan seiring dengan pengembangan bandara diharapkan pesawat berkapasitas lebih besar yaitu tipe A 330 300 juga dapat mengangkut produk perikanan Sulut ke luar negeri.

Selain itu, lanjut dia, Bandara Sam Ratulangi juga akan menjadi transit produk perikanan dari daerah sekitar Sulut yaitu Provinsi Maluku Utara, Papua, Gorontalo dan Maluku sebelum dieskpor ke luar negeri.

Menanggapi hal ini, General Manager Angkasa Pura Satu Bandara Internasional Samrat Manado Minggus Gandeguai menekankan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu perencanaan penerbangan oleh Garuda Indonesia.

Namun dia memastikan, Bandara Samrat siap mendukung semua program pemerintah termasuk penambahan rute penerbangan. ” Intinya kami mendukung. Dan menunggu Plan flight dari Garuda,” tukasnya.

Terpisah, GM Garuda Indonesia Cabang Manado Macfee Kindangen membeber, untuk sementara penerbangan Manado-Jepang akan dilayani seminggu sekali. ” Penerbangan perdana 23 September. Setelah itu, kami akan melayani seminggu sekali, setiap rabu,” tutupnya singkat. (ayu)

MANADOPOST.ID—Kekayaan hasil alam Sulawesi Utara (Sulut) memang belimpah. Potensi ekspor pun kian menjanjikan. Sehingga, hampir dipastikan, 23 September nanti, Sulut akan resmi membuka rute penerbangan langsung Manado – Tokyo (Narita) Jepang. Dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia tipe A 330 200.

Hal ini, merupakan terobosan yang dilakukan Pemprov di bawah komando Gubernur Olly Dondokambey (OD)  untuk membuat pasar ekspor Sulut kian terbuka dan menembus banyak negara.

Orang nomor satu di Sulut menekankan, pihaknya menjalin kerja sama dengan pihak Maskapai Garuda Indonesia untuk mempercepat distribusi produk perikanan Sulut ke negara tujuan dengan .

OD mengatakan,  produk perikanan Sulut seperti ikan tuna segar sangat diminati oleh sejumlah negara. Terutama Cina dan Jepang.  Namun, dia mengakui aksesnya masih terbatas.

“Sehingga saya perlu untuk membuka rute penerbangan internasional. Selain untuk mengangkut penumpang juga membawa produk ekspor kita ke luar,” sebut OD  di sela pertemuannya dengan Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra di kediamannya, Desa Kolongan, Kabupaten Minahasa Utara, beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, produk perikanan Sulut baik ikan tuna, ikan segar, frozen dan smoke akan diangkut dengan pesawat tipe A 330 200 yang dapat mendarat di Bandara Sam Ratulangi. Ke depan seiring dengan pengembangan bandara diharapkan pesawat berkapasitas lebih besar yaitu tipe A 330 300 juga dapat mengangkut produk perikanan Sulut ke luar negeri.

Selain itu, lanjut dia, Bandara Sam Ratulangi juga akan menjadi transit produk perikanan dari daerah sekitar Sulut yaitu Provinsi Maluku Utara, Papua, Gorontalo dan Maluku sebelum dieskpor ke luar negeri.

Menanggapi hal ini, General Manager Angkasa Pura Satu Bandara Internasional Samrat Manado Minggus Gandeguai menekankan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu perencanaan penerbangan oleh Garuda Indonesia.

Namun dia memastikan, Bandara Samrat siap mendukung semua program pemerintah termasuk penambahan rute penerbangan. ” Intinya kami mendukung. Dan menunggu Plan flight dari Garuda,” tukasnya.

Terpisah, GM Garuda Indonesia Cabang Manado Macfee Kindangen membeber, untuk sementara penerbangan Manado-Jepang akan dilayani seminggu sekali. ” Penerbangan perdana 23 September. Setelah itu, kami akan melayani seminggu sekali, setiap rabu,” tutupnya singkat. (ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/