27.4 C
Manado
Minggu, 3 Juli 2022

Terus Kawal Penghapusan PPN Kopra, Cengkih, dan Pala

MANADOPOST.ID—Pemprov Sulut masih berupaya pemerintah pusat menghapus PPN komoditi kopra, cengkih dan pala.

Diketahui, di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Steven Kandouw yang saat ini berstatus cuti, sudah melakukan desakan kepada pemerintah pusat atas hal tersebut.

“Usulan sudah disampaikan pak Gubernur sejak beberapa bulan lalu. Karena otomatis penghapusan tersebut akan mempengaruhi komoditas andalan Sulut yakni kopra, Pala dan cengkih,” kata Kepala Dinas Perkebunan Sulut Refly Ngantung kepada Manado Post.

Diketahui, saat ini baru kelapa sawit yang telah ada penghapusan PPN. “Jadi hal ini masih sementara diperjuangkan. Jika kebijakan ini diberlakukan dampaknya nanti akan dirasakan petani. Ini menjadi angin segar bagi niaga cengkih, pala dan kopra. Kita baru sukses menurunkan PPN hingga 1 persen,” jelas dia.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Ngantung menuturkan, pemerintahan saat ini selalu menunjukkan keberpihakan terhadap masyarakat Sulut, dalam hal ini petani.

“Tindakan pro-rakyat selalu dikedepankan, kesejahteraan rakyat dinomorsatukan. Saya juga sebagai pelaksana teknis akan bangga dan senang apabila penghapusan PPN untuk komoditas kopra, cengkih, dan pala disetujui,” tutupnya.(cw-01/gel)

MANADOPOST.ID—Pemprov Sulut masih berupaya pemerintah pusat menghapus PPN komoditi kopra, cengkih dan pala.

Diketahui, di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Steven Kandouw yang saat ini berstatus cuti, sudah melakukan desakan kepada pemerintah pusat atas hal tersebut.

“Usulan sudah disampaikan pak Gubernur sejak beberapa bulan lalu. Karena otomatis penghapusan tersebut akan mempengaruhi komoditas andalan Sulut yakni kopra, Pala dan cengkih,” kata Kepala Dinas Perkebunan Sulut Refly Ngantung kepada Manado Post.

Diketahui, saat ini baru kelapa sawit yang telah ada penghapusan PPN. “Jadi hal ini masih sementara diperjuangkan. Jika kebijakan ini diberlakukan dampaknya nanti akan dirasakan petani. Ini menjadi angin segar bagi niaga cengkih, pala dan kopra. Kita baru sukses menurunkan PPN hingga 1 persen,” jelas dia.

Ngantung menuturkan, pemerintahan saat ini selalu menunjukkan keberpihakan terhadap masyarakat Sulut, dalam hal ini petani.

“Tindakan pro-rakyat selalu dikedepankan, kesejahteraan rakyat dinomorsatukan. Saya juga sebagai pelaksana teknis akan bangga dan senang apabila penghapusan PPN untuk komoditas kopra, cengkih, dan pala disetujui,” tutupnya.(cw-01/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/