29 C
Manado
Rabu, 25 November 2020

193 Ton Kelapa Parut Sulut Tembus ke Empat Negara

MANADOPOST.ID—Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Manado kembali mengekspor kelapa parut asal Sulawesi Utara (Sulut) secara serentak ke empat negara. Dengan rincian, Cina sebanyak 104 ton, Irak 26 ton, Rusia 26 ton serta Selandia baru sebanyak 37, 4 ton sehingga totalnya lebih dari 193 ton, dan berhasil menyumbangkan devisa sebesar Rp 4,99 miliar.

“Kelapa parut yang dikirim keempat negara tersebut dijamin sehat dan aman sampai di negara tujuan, karena sudah memenuhi persyaratan negara tujuan baik dari aspek kesehatan maupun standar keamanan pangannya sebelum diberangkatkan,” ungkap Donni Muksydayan, selaku Kepala Karantina Manado saat menyerahkan surat kesehatan tumbuhan atau phytosanitary certificate (PC) kepada eksportir Tri Mustika Cocominaesa dan PT. Royal Coconut di Pelabuhan Laut Bitung.

Menurut Donni kelapa parut asal Sulut ini semakin diminati di pasar global dan merupakan salah satu produk unggulan ekspor asal sulut yang meningkat signifikan terutama dalam kondisi ekonomi yang melemah akibat wabah pandemi.

Hal ini, lanjutnya, tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah dan juga kemudahan layanan ekspor oleh Bea Cukai dan layanan di pelabuhan yang baik dan kerjasama petani serta pelaku usaha yang sinergis, sehingga produk berkualitas dan pasar terus berkelanjutan.

Dia membeber, fasilitasi ekspor kelapa parut selama bulan Januari hingga Oktober tahun ini sebanyak 16,72 ribu ton dengan nilai ekonomis Rp397,51 miliar. Angka ini meningkat sebanyak 31,3 persen dibanding periode sama 2019 yang hanya berhasil 12,73 ribu ton dengan perolehan nilai ekonomi Rp261,56 miliar.

Lebih lanjut Donni menekankan, agar eskpor kelapa parut ini meningkat dan terus berkelanjutan pihaknya melakukan percepatan pelayanan tindakan karantina dan juga secara rutin memberikan bimbingan teknis pemenuhan persyaratan sanitari dan fitosanitari, sesuai yang dipersyaratkan negara tujuan ekspor.

“Kini ekspornya tidak lagi dalam bentuk kelapa bulat namun sudah lebih banyak berupa santan atau kelapa parut,” tukasya.

Terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil menyebutkan bahwa sejalan dengan tugas strategis yang diberikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL – red) untuk mengawal upaya peningkatan ekspor, dengan Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian atau Gratieks, pihaknya mendorong hilirisasi produk segar yang telah memiliki pasar ekspor.

Menurut Jamil, ekspor produk dalam bentuk olahan menjadi pilihan terbaik saat ini. Selain bernilai tambah, tahan lama dan mudah mengemasnya.

“Sulut sudah menerapkan hal ini pada komoditas kelapa, dan harapannya kedepan juga dilakukan pada komoditas pertanian segar unggulan ekspor lainnya,” kuncinya. (ayu)

-

Artikel Terbaru

AHY Hadiri Media Gathering, Lombok Dapat Ucapan Spesial

Ketua Umum Partai Demokrat Sulut Agus Harimurti Yudhoyono kunjungi Kota Manado.

Gokil! BLACKPINK Joget Ampun Bang Jago

Apa jadinya Jennie, Jisoo, Rose dan Lisa joget dengan lagu Ampun Bang Jago? Eits, bukan hoax! Aksi keempat member BLACKPINK tersebut benar nyata terjadi. Ini terlihat lewat potongan klip singkat yang diunggah di akun Instagram Tokopedia kemarin (24/11).

Bersama Mor-HJP, Bahagia Warga Manado

Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Nomor Urut 3 Mor Dominus Bastiaan-Hanny Jost Pajouw (Mor-HJP) berkomitmen menjadi orang yang paling melayani di Kota Doa dan Berkat.

Foto Simulasi Pencoblosan JPAR-Ai Sarat Rekayasa & Hoax

Wakil Ketua DPD Nasdem Kota Manado Arthur Rahasia secara tegas mengatakan, foto simulasi tatacara pencoblosan kertas suara yang dilakukan calon Wali Kota Manado Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) pada sesi closing statement acara debat publik yang dilaksanakan KPUD Kota Manado Selasa (24/11) malam yang beredar luas di publik adalah hoax dan sarat dengan rekayasa politik semata.

Kemanapun Berkunjung, VAP Selalu Didoakan Warga jadi Pemimpin Sulut

Dr (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh adalah sosok yang tak kenal lelah. Di tengah kesibukannya sebagai calon Gubernur Sulut, VAP-sapaan akrab Panambunan, selalu menyempatkan diri memenuhi undangan dan menjawab keinginan warga.