27 C
Manado
Sabtu, 31 Oktober 2020

Dendeng: Relaksasi Kredit BSG Sentuh 60 Miliar

MANADOPOST.ID- PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Utara, Gorontalo (BSG) menjadi salah satu perbankan Sulut yang merespon cepat kebijakan stimulus yang diberikan pemerintah melalui POJK 11/3/2020.

Direktur Utama (Dirut) BSG Jeffry Dendeng menyebutkan saat ini total pemberian relaksasi kredit pada nasabah terdampak sudah sekira Rp 60 miliar. “Untuk total nasabah masih terus bergulir. Tapi angkanya sudah mencapai Rp60 miliar,” sebutnya saat mengikuti diskusi online yang diselenggarakan Manado Post dengan tema ‘Ekonomi Sulut Optimis Bertahan di Tengah Covid-19’, Senin siang hingga sore tadi.

Dia membeber nasabah terbanyak mengajukan relaksasi berasal dari sektor pariwisata. Karena tak bisa dipungkri pariwisata sangat terpukul. Tapi, lanjutnya, selain POJK 11/3/2020 pemerintah juga megeluarkan kebijakan lain untuk relaksasi kredit KUR melalui Permenkeu.

“Jadi memang stimulus yang diberikan pemerintah ini sangat banyak. Bahkan mampu menyasar banyak sektor yang terdampak. BSG sendiri selalu siap dalam memberikan restrukturisasi selama itu memenuhi syarat,” katanya memastikan.

Dia menekankan, apapun keadaan sekarang ekonomi harus tetap berjalan. “Kami terus proaktif dalam mengindentifikasi, tapi juga hati- hati dalam melakukan relaksasi. Agar kebijakan ini tidak akan menimbulkan kerugian tapi memperbaiki dan membantu semua nasabah dan sektor terdampak,” tutupnya.

Diketahui, diskusi ini diarahkan Direktur Utama (Dirut) Manado Post Suhendro Boroma dan Pemred Tommy Waworundeng. Sejumlah narasumber ikut ambil bagian. Diantaranya, Assisten III Bidang Perekonomian Setprov Sulut Praseno Hadi, Kepala OJK Sulutgomalut Slamet Wibowo, Kepala BI Sulut Arbonas Hutabarat, Kepala BPS Sulut Ateng Hartono, Dirut Bank Sulut Jeffry Dendeng, Ketua APRINDO Sulut Andy Sumual, Direktur Operasional Mantos Rudini Wijaya, Pengamat Ekonomi/Dosen Unsrat, Magdalena Wullur, Pengamat Ekonomi/Dosen Unsrat Hizkia Tasik, Sekdis Distanak Sulut Titov Manoy.(ayu)

Baca berita selengkapnya di Manado Post edisi 22 April 2020

-

Artikel Terbaru

Selisih dengan CEP-SSL 40%, Ini Alasan OD-SK Tetap Perkasa

MANADOPOST.ID—Petahana Olly Dondokambey-Steven Kandouw sangat perkasa. Tingkat elektabilitas mencapai 64,3. Selisih dengan jawara kedua Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar (CEP-SSL) capai 40 persen. Di mana paslon nomor urut 1 ini hanya mendapat 22,3 persen.

LSI: OD-SK Unggul 64,3

MANADOPOST.ID—Kurang dari dua bulan pelaksanaan pilkada 9 Desember mendatang, pasangan incumbent Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK) tetap bertengger di posisi pertama.

Pjs Bupati Minsel Warning Kepsek

MANADOPOST.ID—Pjs Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Meiki Onibala, kembali mengeluarkan warning keras. Kali ini, diarahkan ke kepala sekolah (kepsek) di Minsel. Terkait sikap dalam menghadapi kontestasi Pilkada 2020.

Ketua Bapilu Demokrat Dukung JPAR-Ai

MANADOPOST.ID--Target utama Partai Demokrat merebut kemenangan di Kota Manado sepertinya tak didukung kader sendiri. Teranyar, Ketua Bapilu Demokrat Sulut Darmawati Dareho memilih mendukung pasangan calon Julyeta Paulina Amelia Runtuwene-Harley Mangindaan (JPAR-Ai). Dibanding memenangkan Ketua Demokrat Sulut Mor Bastiaan yang berpasangan dengan Hanny Joost Pajouw.

Anggaran JKN-KIS Minahasa Digeser Tangani Covid-19

MANADOPOST.ID—Pandemi Covid-19 di Kabupaten Minahasa berdampak pada pergeseran anggaran. Salah satunya pergeseran anggaran yang dilakukan terhadap pembayaran iuran BPJS Kesehatan.