25.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

489 Unit Rumah Terjual Selama REI Expo Sulut

MANADOPOST.ID- Sebanyak 489 unit rumah terjual saat pelaksanaan Real Estate Indonesia (REI) Expo XVI di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Perhelatan REI Expo 2021 yang berlangsung 5 – 20 Juni di Atrium Manado Town Square (Mantos) 1 ini telah membukukan 489 unit rumah terjual, baik dari rumah komersil maupun rumah subsidi dengan total Rp 211.184.400.000. Sehingga kegiatan ini bisa dikatakan berlangsung sukses,” kata Ketua DPD REI Sulut Sonny Mandagi.

Selain itu katanya, kepada masyarakat yang belum sempat atau yang sudah datang ke REI Expo 2021, namun masih berminat membeli rumah impian, bisa datang langsung ke pengembang perumahan, sebab promo-promo yang ada di pameran masih berlaku satu bulan ke depan.

“Walaupun memang acaranya hanya 16 hari tapi untuk rangkaian promosi dan penawaran dari developer itu tidak hanya terbatas 16 hari saja. Tapi biasanya seperti expo-expo tahun sebelumnya itu dikasih perpanjangan waktu karena banyak sekali masyarakat yang mungkin datang sudah pada hari-hari terakhir expo, mereka masih memikirkan, menimbang-nimbang dan sebagainya sampai harus meninjau lokasi sebelum memutuskan. Jadi pada umumnya dari developer itu memberikan perpanjangan waktu biasanya satu bulan dari acara expo berakhir. Contohnya, ini kan tanggal 20 biasanya satu bulan kemudian baru berakhir tapi itu memang berbeda-beda tiap developer tapi pada umumnya satu bulan,” jelasnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Kemudian penawaran KPR-nya dari perbankan bisa dua sampai tiga bulan sesudah acara atau pada saat hari H saat pameran dibuka. “Sementara untuk target, memang menargetkan Rp 250 miliar tapi kami sangat optimis itu tercapai satu bulan mendatang dari sekarang. Umumnya dari expo-expo sebelumnya target tercapai pada saat extenthetime malahan melebihi dari target. Saat ini juga sudah kelihatan pasti melebihi Rp 250 miliar,” tuturnya.

Walaupun banyak tantangan dan rintangan yang dilalui pihaknya karena pandemi yang melanda Sulut. “Tapi ini menjadi suatu kebanggaan dimana REI Expo ini adalah REI Expo pertama yang dilakukan secara onsite diseluruh Indonesia. Jadi kita harus berbangga karena kita sudah sukses dalam artian juga bisa berjalan dengan baik dengan hasil yang memuaskan. Oleh karena itu kami berterima kasih kepada semua sponsor, peserta dan semua pihak yang telah mendukung dan memberikan yang terbaik pada kegiatan ini, sehingga bisa berlangsung dengan sukses,” ucap Mandagi.

Lanjut mengenai program pemerintah untuk PPN-DTP, yang dipergunakan saat expo, yakni PPN ditanggung pemerintah, berlaku buat rumah-rumah yang sudah siap diserah terimakan sampai pada akhir Agustus.

“Tapi DPP REI pusat sudah meminta atau menyurati kepada pemerintah melalui Menteri Keuangan agar program dari pemerintah ini bisa diperpanjang sampai akhir tahun ini. Sebab kenapa? Karena masih banyak sekali masyarakat yang ingin menikmati kemudahan dari program pemerintah ini tapi tersandung dipersyaratannya yaitu bangunan itu harus diserahterimakan pada akhir bulan Agustus sedangkan banyak developer yang menunggu hasil penjualan pameran selama dua minggu ini baru dibangun rumahnya. Jadi otomatis kalau programnya PPN-DTP tidak diperpanjang ada kemungkinan masyarakat yang membeli rumah pada expo kali ini tidak bisa menikmati program pemerintah. Sebab masanya sudah sangat dekat dari sekarang untuk membangun itu rumah sampai selesai sampai akhir bulan Agustus kan agak susah agak terlalu cepat,” tuturnya.

Terkait DP 0 persen dan suku bunga di bawah 10 persen, sambung  Mandagi, itu memang sudah berlaku saat ini. “Satu-satunya yang sedang menunggu untuk adanya perubahan yaitu bebas PPN DTP mudah-mudahan bisa karena ini kan bukan cuma di Sulut saja tapi seluruh Indonesia yang menantikan adanya perpanjangan waktu bebas PPN ini,” kuncinya.

Dalam penutupan REI Expo XVI tersebut diumumkan pemenang dari lomba-lomba yang telah digelar dan juga diserahkan piagam dan cinderamata bagi pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.(lina)

MANADOPOST.ID- Sebanyak 489 unit rumah terjual saat pelaksanaan Real Estate Indonesia (REI) Expo XVI di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Perhelatan REI Expo 2021 yang berlangsung 5 – 20 Juni di Atrium Manado Town Square (Mantos) 1 ini telah membukukan 489 unit rumah terjual, baik dari rumah komersil maupun rumah subsidi dengan total Rp 211.184.400.000. Sehingga kegiatan ini bisa dikatakan berlangsung sukses,” kata Ketua DPD REI Sulut Sonny Mandagi.

Selain itu katanya, kepada masyarakat yang belum sempat atau yang sudah datang ke REI Expo 2021, namun masih berminat membeli rumah impian, bisa datang langsung ke pengembang perumahan, sebab promo-promo yang ada di pameran masih berlaku satu bulan ke depan.

“Walaupun memang acaranya hanya 16 hari tapi untuk rangkaian promosi dan penawaran dari developer itu tidak hanya terbatas 16 hari saja. Tapi biasanya seperti expo-expo tahun sebelumnya itu dikasih perpanjangan waktu karena banyak sekali masyarakat yang mungkin datang sudah pada hari-hari terakhir expo, mereka masih memikirkan, menimbang-nimbang dan sebagainya sampai harus meninjau lokasi sebelum memutuskan. Jadi pada umumnya dari developer itu memberikan perpanjangan waktu biasanya satu bulan dari acara expo berakhir. Contohnya, ini kan tanggal 20 biasanya satu bulan kemudian baru berakhir tapi itu memang berbeda-beda tiap developer tapi pada umumnya satu bulan,” jelasnya.

Kemudian penawaran KPR-nya dari perbankan bisa dua sampai tiga bulan sesudah acara atau pada saat hari H saat pameran dibuka. “Sementara untuk target, memang menargetkan Rp 250 miliar tapi kami sangat optimis itu tercapai satu bulan mendatang dari sekarang. Umumnya dari expo-expo sebelumnya target tercapai pada saat extenthetime malahan melebihi dari target. Saat ini juga sudah kelihatan pasti melebihi Rp 250 miliar,” tuturnya.

Walaupun banyak tantangan dan rintangan yang dilalui pihaknya karena pandemi yang melanda Sulut. “Tapi ini menjadi suatu kebanggaan dimana REI Expo ini adalah REI Expo pertama yang dilakukan secara onsite diseluruh Indonesia. Jadi kita harus berbangga karena kita sudah sukses dalam artian juga bisa berjalan dengan baik dengan hasil yang memuaskan. Oleh karena itu kami berterima kasih kepada semua sponsor, peserta dan semua pihak yang telah mendukung dan memberikan yang terbaik pada kegiatan ini, sehingga bisa berlangsung dengan sukses,” ucap Mandagi.

Lanjut mengenai program pemerintah untuk PPN-DTP, yang dipergunakan saat expo, yakni PPN ditanggung pemerintah, berlaku buat rumah-rumah yang sudah siap diserah terimakan sampai pada akhir Agustus.

“Tapi DPP REI pusat sudah meminta atau menyurati kepada pemerintah melalui Menteri Keuangan agar program dari pemerintah ini bisa diperpanjang sampai akhir tahun ini. Sebab kenapa? Karena masih banyak sekali masyarakat yang ingin menikmati kemudahan dari program pemerintah ini tapi tersandung dipersyaratannya yaitu bangunan itu harus diserahterimakan pada akhir bulan Agustus sedangkan banyak developer yang menunggu hasil penjualan pameran selama dua minggu ini baru dibangun rumahnya. Jadi otomatis kalau programnya PPN-DTP tidak diperpanjang ada kemungkinan masyarakat yang membeli rumah pada expo kali ini tidak bisa menikmati program pemerintah. Sebab masanya sudah sangat dekat dari sekarang untuk membangun itu rumah sampai selesai sampai akhir bulan Agustus kan agak susah agak terlalu cepat,” tuturnya.

Terkait DP 0 persen dan suku bunga di bawah 10 persen, sambung  Mandagi, itu memang sudah berlaku saat ini. “Satu-satunya yang sedang menunggu untuk adanya perubahan yaitu bebas PPN DTP mudah-mudahan bisa karena ini kan bukan cuma di Sulut saja tapi seluruh Indonesia yang menantikan adanya perpanjangan waktu bebas PPN ini,” kuncinya.

Dalam penutupan REI Expo XVI tersebut diumumkan pemenang dari lomba-lomba yang telah digelar dan juga diserahkan piagam dan cinderamata bagi pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.(lina)

Most Read

Artikel Terbaru

/