25.9 C
Manado
Rabu, 28 Oktober 2020

11 Ton Kargo `Menanti` Penerbangan Manado-Tokyo

MANADOPOST.ID– Hampir dipastikan, Rabu (23/9) bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulut ke- 56 Garuda Indonesia akan resmi membuka penerbangan pertama untuk rute Manado-Tokyo (Narita).

Terobosan yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut bersama Garuda Indonesia disambut posotif masyarakat Sulut.  Tak sedikit yang menilai, momentum tersebut menjadi kado terindah di HUT Sulut tahun ini.

Hal ini pun dibenarkan General Manager Garuda Indonesia Cabang Manado Macfee Kindangen. Dia menjelaskan, rute itu nantinya hanya akan melayani penerbangan seminggu sekali. Yakni pada setiap Rabu, dan hanya dikhususkan untuk kargo.

“Untuk penerbangan perdana nanti, sudah ada sekira 10 sampai 11 ton kargo yang akan diangkut. Itu sudah gabungan dari Sulut, Makassar dan Ambon,” sebut Kindangen.

Dia pun berharap kedepannya, akan semakin banyak kargo yang diangkut. “Karena masih awal penerbangan, jadi jumlahnya belum terlalu banyak. Semoga kedepannya akan semakin banyak, karena tujuan dibukanya rute ini untuk mendorong kemudahan eskpor,” tukasnya.

Di sisi lain, Eksportir Ikan Tuna dan juga Pengusaha asal Kota Bitung Abrizal Ang menilai, terobosan besar yang dilakukan Pemprov dan Garuda Indonesia tersebut akan membuka kesempatan untuk perikanan Sulut.  Artinya akan banyak kesempatan baru yang muncul dari penerbangan direct call ke Jepang.

Meskipun tak dipungkiri, dari sisi binsis maskapai dalam hal ini Garuda Indonesia, cukup sulit, karena harus mencapai target muatan minimum agar tidak rugi.

Sedangkan, lanjutnya, tangkapan ikan di bulan-bulan ini memang sedikit berkurang karena cuaca yg tidak menentu di laut.

“Tapi potensinya besar. Mungkin nanti bukan hanya produk laut, tapi juga bisa untuk produk perkebunan yang bernilai tinggi,” sarannya.

“Semoga teman-teman pengekspor tuna segar bisa memanfaatkan ini dengan konsisten,” harapnya.

Sebelumnya,  Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) menekankan, pihaknya menjalin kerja sama dengan pihak Maskapai Garuda Indonesia untuk mempercepat distribusi produk perikanan Sulut ke negara tujuan dengan .

OD mengatakan,  produk perikanan Sulut seperti ikan tuna segar sangat diminati oleh sejumlah negara. Terutama Cina dan Jepang.  Namun, dia mengakui aksesnya masih terbatas.

“Sehingga saya perlu untuk membuka rute penerbangan internasional. Untuk membawa produk ekspor kita ke luar,” kunci OD  di sela pertemuannya dengan Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra di kediamannya, Desa Kolongan, Kabupaten Minahasa Utara, beberapa waktu lalu. (ayu)

-

Artikel Terbaru

Warga Minut Kepulauan Antusias Sambut VAP

Calon gubernur dan wakil gubernur Sulut, Dr (HC) Vonnie A Panambunan STh (VAP) dan Dr Hendry Runtuwene STh (HR), terus mendapat dukungan.

Samsung Home Appliances Hadirkan Solusi Hidup Sehat

MANADOPOST.ID—Samsung Electronics Indonesia hari ini resmi meluncurkan rangkaian Home Appliances terbaru untuk mendukung konsumen Indonesia yang kini melakukan sebagian besar kegiatan di rumah. Samsung Refrigerator Multidoor RF60 ciptakan kemudahan penyimpanan banyak bahan makanan dengan pengaturan suhu spesifik sesuai tipe makanan untuk menjaga kesegarannya.

Operasi Zebra di Minahasa Jaring Puluhan Pelanggar

MANADOPOST.ID--Senin (26/10) kemarin adalah hari pertama digelarnya Operasi Zebra Samrat 2020. Khusus untuk wilayah Polres Minahasa, puluhan personil terlibat dalam operasi tersebut.

80-an Pasangan Bulutangkis Ramaikan GOR Betania Teling

Pecinta bulutangkis Sulawesi Utara memang dahaga. Terbukti, 80-an pasangan ikut serta dalam iven bertitel Manado Post Open 2020.

Belum 17 Tahun Bisa Memilih, Begini Penjelasan KPU

MANADOPOST.ID--Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020, saat ini tengah memasuki pelaksanaan tahapan kampanye. Meski begitu, literasi dan edukasi, tentang data pemilih terus menjadi concern KPU Kota Tomohon.