28.4 C
Manado
Minggu, 20 Juni 2021
spot_img

Soal Penanganan Covid-19, Wulur: Penting Edukasi Masyarakat Sesuai Pemahaman

MANADOPOST.ID- Akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Dr Magdalena Wulur memiliki pandangan yang berbeda soal penanganan Covid-19. Dosen cantik tersebut menilai, kepanikan berlebihan yang sering terjadi di tengah mewabahnya covid-19, diakibatkan oleh cara penyampaian yang kurang dipahami oleh masyarakat menengah ke bawah.

“Gaya sosialisasi yang disampaikan terlalu tinggi dan kurang dipahami.. Ketidakpahaman ini mengakibatkan dua hal.  Kepanikan dan rasa tidak takut. Ini terjadi pada masyarakat menengah ke bawah, dan mereka jumlahnya sangat besar,” sorotnya, di sela diskusi online yang digagas Manado Post, Senin (21/4), kemarin, dengan tema ‘ Ekonomi Optimis Bertahan di Tengan Covid-19’.

Dia pun menegaskan, pertumbuhan ekonomi Sulut tergantung bagimana respon dan peran masyarakat. Dia meyakini, jika masyarakat mampu diedukasi sesuai dengan kearifan lokal pasti akan mudah tersampaikan dan terserap dengan baik. “Bencanan sosial akan lebih bahaya dibandingkan bencana alam. Sehingga perlu adanya kebijakan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kuncinya.

Diketahui, diskusi ini diarahkan Direktur Utama (Dirut) Manado Post Suhendro Boroma dan Pemred Tommy Waworundeng. Sejumlah narasumber ikut ambil bagian. Diantaranya, Assisten III Bidang Perekonomian Setprov Sulut Praseno Hadi, Kepala OJK Sulutgomalut Slamet Wibowo, Kepala BI Sulut Arbonas Hutabarat, Kepala BPS Sulut Ateng Hartono, Dirut Bank Sulut Jeffry Dendeng, Ketua APRINDO Sulut Andy Sumual, Direktur Operasional Mantos Rudini Wijaya, Pengamat Ekonomi/Dosen Unsrat Magdalena Wullur, Pengamat Ekonomi/Dosen Unsrat Hizkia Tasik, Sekdis Distanak Sulut Titov Manoy.(ayu)

Baca berita selengkapnya di Manado Post edisi 22 April 2020

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru