29.9 C
Manado
Jumat, 7 Mei 2021
spot_img

Waspada Modus Tawaran Tawaran Kerja di Luar Negeri Melalui Facebook!

MANADOPOST.ID—Bagi anda yang berniat menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Harap untuk berhati-hati. Pasalnya, Minggu (21/3) pekan lalu, UPT BP2MI Manado kembali menggagalkan keberangkatan satu PMI bernama Meike Pangalila asal Desa Kinilow Kota Tomohon.

Aksi penganggagalan tersebut berdasarkan surat dari UPT BP2MI Tanjung Pinang nomor B.152/UPTBP2MI-TPI/DIII/2021 tanggal 20 Maret 2021. Yang menyatakan, satu PMI dihentikan keberangkatannya ke Singapura melalui operasi pencegahan pemberangkatan nonprosedural yang dilakukan oleh Polairud Polda Kepulauan Riau.

Kepala UPT BP2MI Manado Hendra Makalalag membeber, berdasarkan hasil wawancara mendalam antara PMI dengan pihak Polda Kepri dan tim UPT BP2MI Tanjung Pinang, diketahui yang bersangkutan mendapatkan informasi kerja ke luar negeri melalui calo di Facebook.

“PMI kemudian dijanjikan untuk bekerja ke Singapura dengan kontrak selama 2 tahun,” bebernya.

Hendra pun menceritakan kronologis keberangkatan PMI. Dimana, sejak 14 Maret, PMI berangkat ke Batam dan berencana untuk masuk ke Singapura pada tanggal 17 Maret.

” 17 Maret lalu, PMI akan berangkat ke Singapura lewat pelabuhan Batam. Tapi dicegah oleh Pol Air Batam dan langsung diproses untuk dipulangkan ke daerah asal. Karena statusnya tidak jelas,” jelasnya.

Dia pun menyarankan kepada seluruh PMI yang akan bekerja ke luar negeri, agar bisa mengikuti jalur resmi dan melalui prosedur yang legal agar tidak tertipu oleh pihak yg tidak bertanggungjawab.

” Jangan mudah tertipu. Apalagi sama calo yang di Facebook. Semoga hal ini menjadi pembelajaran. Untuk mengkonfirmasi setiap peluang kerja ke negara lain yang anda dengar, jangan ragu untuk mendatangi  kantor UPT BP2MI Manado atau Dinas Tenaga Kerja setempat,” sarannya. (ayu)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru