25 C
Manado
Rabu, 25 November 2020

Epson Indonesia Luncurkan Produk Terbaru di HUT ke-20

MANADOPOST.ID—Bulan Oktober menjadi momen spesial bagi Epson Indonesia yang telah berhasil menginjak 20 tahun perjalanan dalam memberikan pelayanan dan memenuhi permintaan akan kualitas pencetakan dan pemindaian terbaik bagi para pelanggannya di seluruh Indonesia.

Selama 20 tahun, Epson Indonesia telah berhasil berkembang pesat dalam bisnis, penjualan, pelayanan dan distribusi jaringan di Indonesia.  Epson Indonesia berkomitmen untuk selalu menjamin manfaat dan nilai tambah dengan produk-produk Epson yang berkualitas, daya tahan kuat, inovatif, serta berteknologi mutakhir yang bisa menjadi solusi produktif bagi para pelanggan.

“Ini adalah pencapaian yang luar biasa bagi kami, sebuah kesempatan untuk melihat ke belakang dan melihat bagaimana kami telah sampai sejauh ini dengan semua dukungan, kolaborasi, dan loyalitas dari semua mitra dan para pelanggan kami. Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kesetiaannya selama perjalanan kami di Indonesia. Saya berharap kami dapat terus memberikan pelayanan dan kualitas produk terbaik bagi masyarakat Indonesia,” ucap Ishii Hidemasa, Director PT Epson Indonesia.

Epson, pemimpin global dalam teknologi pencetakan dan pemimpin pasar untuk printer tangka tinta, dan dalam memperingati 20 tahun Epson Indonesia hari ini meluncurkan dua kategori produk terbarunya yaitu InkTank System Printer dan Business InkJet Printer yang dilengkapi dengan fitur-fitur terbaru dan teknologi yang ramah lingkungan.

Bulan Oktober menjadi spesial bagi Epson InkTank, yang juga memperingati 10 tahun perjalanannya di Indonesia. Diluncurkan pertama kali di Indonesia pada bulan Oktober 2010,  kemudian di Asia Tenggara dan juga global. Saat ini, Epson InkTank telah terjual lebih di 170 negara, dikenal sebagai vendor printer tangki tinta nomor satu selama sembilan tahun berturut-turut dan telah terjual lebih dari 50 juta unit di seluruh dunia hingga tahun 2020.

Sedangkan di jajaran Business InkJet Printer, Epson meluncurkan seri mesin fotokopi multifungsi inkjet line head barunya, yaitu WorkForce Enterprise WF-C21000, WF-C20750 dan WF-C20600 yang ramah lingkungan yang membantu perusahaan meningkatkan produktivitas pencetakan sekaligus mengurangi dampaknya terhadap lingkungan.

Line-up baru ini melayani berbagai ukuran bisnis, dari kantor menengah hingga besar serta perusahaan. Mesin fotokopi WorkForce Enterprise baru menghadirkan fungsionalitas dan kegunaan yang lebih baik dari model sebelumnya, yaitu dengan kapasitas ADF yang ditingkatkan. Mesin ini juga dilengkapi dengan alat penjepret dan penuntas buklet baru yang menghadirkan fitur-fitur baru termasuk penjahitan sadel, pelubangan, penjepitan dan penumpukan, memberikan kecepatan yang lebih tinggi.

Dalam hal limbah produksi, mesin fotokopi WorkForce Enterprise hadir dengan lebih sedikit komponen yang perlu diganti, membuatnya lebih nyaman untuk dioperasikan karena hanya memerlukan penggantian kartrid tinta dan kotak perawatan dibandingkan dengan toner, drum, pengembang, fuser dan lebih banyak komponen. untuk mesin fotokopi laser.

Ini berarti suku cadang pengganti 59% lebih sedikit dibandingkan dengan mesin fotokopi laser, secara signifikan mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan dan berdampak pada lingkungan selama masa pakai mesin fotokopi. Dengan ini, waktu henti sangat berkurang, dengan perawatan yang jauh lebih sedikit untuk mesin fotokopi yang dibutuhkan selama masa pakainya.

Perbaikan atau kontribusi lingkungan kepada masyarakat menjadi prioritas bisnis utama bagi para pengambil keputusan di industri. Survei Keypoint Intelligence baru-baru ini menunjukkan bahwa 33% pembuat keputusan TI mengidentifikasi “go green” sebagai prioritas bisnis nomor dua untuk 3 tahun ke depan, di samping meningkatkan keamanan data dan dokumen.

“Mesin fotokopi inkjet WorkForce Enterprise baru memberikan alternatif ramah lingkungan untuk mesin fotokopi laser sekaligus memberikan kecepatan dan produktivitas. Jajaran produk baru ini menawarkan berbagai solusi yang melayani perusahaan serta perusahaan menengah hingga besar yang mencari kinerja dan nilai. Karena teknologi inkjet Epson tidak menggunakan panas untuk pencetakan, hal ini mengurangi perawatan dan waktu henti, kemampuan untuk mencetak pada berbagai jenis kertas, dan mengurangi dampak terhadap lingkungan dalam hal konsumsi energi dan limbah yang dihasilkan,” kata Riswin Li, Marketing Division Head PT Epson Indonesia.

Komponen berkala yang harus diganti juga lebih sedikit, sehingga mengurangi perawatan dan waktu henti printer. “Dengan printer WorkForce Pro baru yang menawarkan biaya pengoperasian yang lebih rendah, konsumsi daya lebih rendah, serta dampak lingkungan yang minim, dan bisnis dapat menikmati peningkatan efisiensi biaya dan produktivitas,” kata Zanipar S A Siadari, Visual Instrument & Printer Department Head PT Epson Indonesia. (*)

 

-

Artikel Terbaru

Zaman Kapolri Idham Azis, tidak Ada Anjak yang Habis Sekolah

Dalam Apel Kasatwil 2020 di Mabes Polri pada Rabu (25/11), Kapolri Jenderal Idham Azis menyampaikan perihal pembinaan personel kepolisian. Ada hukuman dan penghargaan bagi anggotanya. Bahkan, seluruh personel Bhayangkara akan mendapatkan jabatan sesuai dengan kompetensi individu.

Perselisihan Dua Desa, Kapolres Turun Tangan

MANADOPOST.ID- Anak-anak muda di dua desa yakni Desa Tenga dan Desa Pakuure, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) belum lama ini sempat terjadi perselisihan.

Lansia 80 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai

MANADOPOST.ID--Desterina Talamuda (80), warga Kuma Kecamatan Essang Selatan, ditemukan tak bernyawa di Sungai Liumbarango.

Hadirkan Ketum GMNI, Liow Apresiasi Bedah Buku OD-SK

MANADOPOST.ID--Mahasiswa dan generasi milenial Sulut mengikuti Diskusi bedah buku ‘Moving Forward: Memahami Revolusi Mental dan Politics of Hope Dalam Kepemimpinan Aksi Nyata dan Tata Kelola Pemerintahan ODSK’ di Grand Puri Hotel Manado, Rabu (25/11).

Percepat dan Perluas ETP Daerah

MANADOPOST.ID--Bupati Sitaro Evangelian Sasingen didampingi Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Herry Bogar menghadiri webinar akselerasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), secara virtual di Media Center Sitaro, Selasa (24/11).