27C
Manado
Rabu, 14 April 2021

18 Ton Ikan Beku Sulut Tembus Pasar Amerika

MANADOPOST.ID—Usaha Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dan para eksportir untuk meningkatkan hasil ekspor terus membuahkan hasil. Selain Jepang dan Singapura, Amerika Serikat pun kini menjadi negara tujuan ekspor ikan beku terbesar Sulut.

Dari data yang dibeber Disperindag Sulut, hingga pekan kedua Maret lalu, Sulut sukses mengeskpor 18 ton ikan beku ke Amerika. Dengan total devisa 149.625 USD.

Kabid Perdagangan Luar Negeri Disperindag Sulut Darwin Muksin mengakui, untuk menembus pasar Amerika membutuhkan usaha yang cukup besar. Karena, negara tersebut memiliki standar permintaan produk dengan kualitas terbaik.

“Permintaan ikan beku dari Amerika sangat tinggi. Syukurnya ikan beku dari Sulut diminati pasar Amerika,” syukurnya.

Dia pun berharap upaya ekspor bisa terus meningkat di masa mendatang dan nantinya membuat neraca perdagangan membaik serta imbasnya terhadap perekonomian di daerah setempat.

” Ekspor suatu produk ke Amerika butuh perjuangan yang panjang. Sehingga kita berharap para eksportir bisa memanfaatkan peluang yang ada, agar hasil ekspor bisa meningkat,” katanya.

Dia pun meminta, semua Pengekspor, kharus menjaga kualitas maupun kuantitas produk sehingga kerja sama ini bisa berlanjut terus. “Pemerintah akan terus mencari pasar baru untuk menggeliatkan kegiatan ekspor di Sulut,” tukasnya.

Diketahui, Senin (8/3) lalu Sulut kembali membuka direct call Manado-Singapura. Dengan menggunakan pesawat khusus kargo Tri-Boeing 737-300 M.G. dari PT CKB Logistics. Dimana, pada penerbangan perdana tersebut, sebanyak 4,19 ton ikan tuna segar asal Sulut diterbangkan ke Singapura dengan total devisa 23.603,80 USD, atau setara dengan Rp339.547.980, (asumsi kurs Rp14.357).

Artikel Terbaru