29.9 C
Manado
Jumat, 7 Mei 2021
spot_img

Nasabah Diminta Segera Mengganti Kartu ATM dari Magnetic ke Chip

MANADOPOST.ID– Bagi pengguna Kartu ATM Magnetic Stripe masa berlaku 2021-2022 harus segera melakukan pergantian kartu ATM ke Chip. Karena jika tidak, awal April mendatang ATM Magnetic akan segera diblokir.

Untuk mempermudah pergantian ATM ini pun, beberapa bank menggratiskan biaya penggantian kartu ATM lama berjenis magnetic stripe dengan jenis baru yaitu chip. Antara lain, PT Bank Mandiri (Persero). Yang memberikan layanan ganti kartu gratis untuk para nasabah dengan cara datang langsung ke kantor cabang terdekat.

Penggantian kartu ATM Mandiri juga dapat dilakukan melalui Mandiri CS Machine yang berlokasi di Pondok Indah Mall, Senayan City Mall, Kota Kasablanka Mall, Mandiri Cabang Depok, dan Mandiri Cabang Bekasi.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan perusahaan memberlakukan batas waktu pergantian kartu ATM magnetic stripe ke chip paling lambat pada bulan ini untuk kartu dengan masa berlaku sampai 2021-2022.
“Nasabah yang belum melakukan penggantian kartu ke debit chip agar segera melakukan penggantian untuk menghindari pemblokiran,” katanya.

Serupa dengan Mandiri, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI juga memberikan layanan ganti kartu ATM gratis bagi nasabahnya.

Corporate Secretary BNI Mucharom mengatakan penggantian kartu debit magnetic stripe BNI dapat dilakukan dengan mengunjungi seluruh Kantor cabang BNI terdekat atau melalui BNI SONIC (Self Service Opening Account).
“BNI SONIC adalah layanan cepat BNI, yang diantaranya untuk melakukan pembukaan rekening dan ganti kartu secara self service selama 24 jam. Pengganti kartu tanpa dikenakan biaya,” ujarnya.

Selain itu, ada pula PT Bank Central Asia Tbk alias BCA yang menggratiskan biaya ganti kartu ATM magnetic stripe ke chip.

Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F Haryn menjelaskan pembebasan biaya tersebut dilakukan untuk mendorong nasabah mengimplementasikan chip pada kartu debit BCA demi meminimalisir tindak kejahatan dalam bertransaksi perbankan.

“Untuk nasabah BCA penggantian kartu dari magnetic ke kartu ATM chip bebas biaya,” terangnya.
Hera menuturkan, hingga Februari 2021, jumlah Kartu Debit BCA tercatat sekitar 23 juta di mana sekitar hampir 19 juta atau sekitar 81 persen di antaranya sudah menggunakan chip.
Untuk melakukan pertukaran kartu, jelasnya, nasabah dapat melakukannya di 900 mesin CS Digital BCA yang tersebar di seluruh Indonesia ataupun di kantor cabang BCA.

“Dapat kami sampaikan juga bahwa semua mesin ATM dan EDC BCA sudah mampu membaca kartu ATM chip,” tandasnya. (*/ayu)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru