alexametrics
27.4 C
Manado
Kamis, 26 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Sulut Segera Miliki Pabrik Pengelolaan Porang, Bisa Produksi 60 Ton untuk Kebutuhan Ekspor

MANADOPOST.ID- Sulawesi Utara (Sulut) akan segera memiliki pabrik pengelolahan Porang. Pabrik ini dibangun oleh PT. Kawanua Konjak Nusantara yang terletak di Desa Talikuran, Kecamatan Kawangkoan, Minahasa.

Pembangunan pabrik tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dihadiri langsung beberapa stakeholder serta Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai M Anshar

Pada kesempatan ini, Anshar menjelaskan, porang merupakan umbi-umbian yang sangat kaya akan manfaat sehingga menjadi daya tarik pembeli dari berbagai negara di Dunia.

“Bea Cukai selalu bersinergi bersama dengan berbagai instansi demi mendukung kegiatan ekspor khususnya ekspor komoditas Porang ini, serta masyarakat harus mengetahui bahwa ekspor itu mudah,” sebutnya.

Dia memastikan, DJBC selalu mendukung kegiatan ekspor terutama komoditas pertanian di Sulawesi Utara yang sangat kaya dan berkualitas sangat baik, untuk itu kami membuka kelas Ekspor-Impor yang akan diadakan oleh Kanwil Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Utara dalam waktu dekat ini.

“Pabrik ini merupakan wadah bagi para petani yang akan mengolah hasil pertanian porang menjadi produk jadi, ditampilkan juga pada acara tersebut berbagai macam produk hasil porang seperti beras dan tepung. Rencananya pabrik ini akan memproduksi tepung porang tujuan ekspor dengan tonase sebanyak 60 Ton,” tekannya.

Dia berharap dengan pembangunan pabrik ini, komoditi porang di Sulut bisa berkembang sehingga meningkatkan dan memperluas pasar di luar negeri.(*)

MANADOPOST.ID- Sulawesi Utara (Sulut) akan segera memiliki pabrik pengelolahan Porang. Pabrik ini dibangun oleh PT. Kawanua Konjak Nusantara yang terletak di Desa Talikuran, Kecamatan Kawangkoan, Minahasa.

Pembangunan pabrik tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dihadiri langsung beberapa stakeholder serta Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai M Anshar

Pada kesempatan ini, Anshar menjelaskan, porang merupakan umbi-umbian yang sangat kaya akan manfaat sehingga menjadi daya tarik pembeli dari berbagai negara di Dunia.

“Bea Cukai selalu bersinergi bersama dengan berbagai instansi demi mendukung kegiatan ekspor khususnya ekspor komoditas Porang ini, serta masyarakat harus mengetahui bahwa ekspor itu mudah,” sebutnya.

Dia memastikan, DJBC selalu mendukung kegiatan ekspor terutama komoditas pertanian di Sulawesi Utara yang sangat kaya dan berkualitas sangat baik, untuk itu kami membuka kelas Ekspor-Impor yang akan diadakan oleh Kanwil Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Utara dalam waktu dekat ini.

“Pabrik ini merupakan wadah bagi para petani yang akan mengolah hasil pertanian porang menjadi produk jadi, ditampilkan juga pada acara tersebut berbagai macam produk hasil porang seperti beras dan tepung. Rencananya pabrik ini akan memproduksi tepung porang tujuan ekspor dengan tonase sebanyak 60 Ton,” tekannya.

Dia berharap dengan pembangunan pabrik ini, komoditi porang di Sulut bisa berkembang sehingga meningkatkan dan memperluas pasar di luar negeri.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/