29.9 C
Manado
Jumat, 7 Mei 2021
spot_img

Diperpanjang Hingga Juni, Ini Daftar Insentif Pajak dari Pemerintah

MANADOPOST-ID— Dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional, pemerintah melalui Menteri Keuangan telah mengeluarkan kebijakan salah satunya adalah perpanjangan insentif pajak yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 9/PMK.03/2021. Hingga 30 Juni mendatang.

Adapun, Insentif yang dapat dimanfaatkan oleh Wajib Pajak, yaitu : PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah, PPh UMKM Ditanggung Pemerintah, PPh Final Jasa Konstruksi Ditanggung Pemerintah, PPh Pasal 22 Impor dibebaskan, Pengurangan Angsuran PPh Pasal 25 sebesar 50 persen, dan Pengembalian Pendahuluan PPN/Restitusi dipercepat.

” Wajib pajak yang memanfaakan insentif pajak wajib menyampaikan laporan realisasi paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir,” sebut Kakanwil DJP Suluttenggomalut Dodik Samsu Hidayat, Senin (26/4).

Selain insentif tersebut, lanjutnya, pemerintah juga memberikan insentif Relaksasi PPnBM untuk Kendaraan Bermotor (KB), serta untuk sektor Properti berupa PPN Ditanggung Pemerintah untuk Rumah Tapak dan Rumah Susun. Kebijakan untuk kendaraan bermotor yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 20/PMK.010/2021 disambut antusias oleh masyarakat.

Sebagai upaya untuk terus mendorong daya beli masyarakat pemerintah memperluas cakupan kendaraan bermotor yang mendapat fasilitas diskon pajak dengan mengeluarkan aturan terbaru yang tertuang dalam PMK-31/PMK.010/2021 dan mulai berlaku pada April 2021. Cakupan perluasan aturan tersebut yaitu relaksasi persyaratan local purchase menjadi paling sedikit 60 persen dan menambah segmen kendaraan 4×2 dan 4×4 dengan kapasitas mesin di atas 1.500 cc sampai dengan 2.500 cc.

Secara rinci kebijakan tersebut adalah sebagai berikut: Untuk kendaraan bermotor segmen ≤1.500 cc kategori sedan dan 4×2, skema fasilitas potongan tarif PPnBM masih sama dengan pengaturan sebelumnya, yaitu diskon pajak sebesar 100 persen untuk April sampai dengan Mei 2021 (melanjutkan diskon PPnBM masa Maret 2021), 50 persen diskon PPnBM untuk masa Juni sampai dengan Agustus dan 25 persen diskon PPnBM untuk masa September s.d. Desember 2021.

Diskon pajak atas tambahan segmen kendaraan 4×2 dengan kapasitas mesin di atas 1.500 cc s.d 2.500 cc yang memenuhi syarat dilakukan secara bertahap. Diskon pajak sebesar 50 persen dari tarif normal akan diberikan pada masa pajak April s.d. Agustus 2021, kemudian 25 persen dari tarif normal pada masa pajak September sampai dengan Desember 2021.

Diskon pajak atas tambahan segmen kendaraan 4×4 dengan kapasitas mesin di atas 1.500 cc. s.d 2.500 cc yang memenuhi syarat juga dilakukan secara bertahap. Diskon pajak sebesar 25 persen dari tarif normal akan diberikan pada masa pajak April sampai dengan Agustus 2021, kemudian 12,5 persen dari tarif normal pada masa pajak September sampai dengan Desember 2021.

Kebijakan lainnya yaitu insentif sektor properti berupa diskon pajak melalui fasilitas PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 21/PMK.010/2021.

Diskon pajak tersebut diberikan untuk penjualan rumah tapak atau unit hunian rumah susun selama enam bulan, terhitung mulai Maret 2021. Pemberian fasilitas PPN DTP sebesar 100 persen diberikan bagi penjualan rumah tapak atau unit hunian rumah susun dengan nilai jual sampai dengan Rp2 miliar dan PPN DTP sebesar 50 persen bagi yang memiliki nilai jual di atas Rp2 miliar sampai dengan Rp5 miliar.

” Kedua kebijakan ini diharapkan mampu mendukung program pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional,” tutupnya. (Ayurahmi Rais

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru