29 C
Manado
Jumat, 23 Oktober 2020

Restrukturisasi Kuatkan Stabilitas Keuangan

MANADOPOST.ID–Menjelang akhir September, stabilitas keuangan indonesia sudah mulai stabil. Kebijakan Restrukturusisi pun menjadi salah satu pendorong membaiknya perekonomian.

Berdasarkan data yang dibeber Otoritas Jasa Keuangan (OJK), realisasi kebijakan restrukturisasi kredit perbankan hingga posisi 7 September lalu, nilainya mencapai Rp884,5 triliun dari 7,38 juta debitur. Dengan rincian sebanyak 5,82 juta pelaku UMKM dengan nilai Rp360,6 triliun.

Sementara 1,56 juta non UMKM memperoleh keringanan kredit senilai Rp523,9 triliun. Sedangkan realisasi restrukturisasi perusahaan pembiayaan (PP), hingga 8 September 2020 telah mencapai Rp166,94 triliun dari 4,55 juta kontrak pembiayaan dari perusahaan pembiayaan. Artinya, pasca sekira delapan bulan berjalan, kebijakan realisasi restrukturisasi sudah di atas Rp1000 triliun.

Kepala OJK Sulutgomalut Slamet Wibowo mengatakan, saat ini pihaknya menilai stabilitas sektor jasa keuangan dalam kondisi stabil dan terjaga di tengah upaya pemulihan ekonomi nasional sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

“Terciptanya stabilitas sektor keuangan sebagai hasil nyata serangkaian kebijakan stimulus yang dikeluarkan secara koordinatif baik oleh Pemerintah dari sisi fiskal, OJK dari sisi sektor keuangan maupun Bank Indonesia dari sisi moneter, yang kesemuanya bersifat pre-emptive dan extraordinary,” jelasnya mengutip siaran pers resmi OJK, kemarin.

Lanjutnya, OJK telah mengerahkan berbagai kebijakan yang ditujukan untuk menjaga stabilitas pasar keuangan (Pasar Ekuitas dan Surat Utang) serta meringankan beban masyarakat, pelaku sektor informal dan UMKM serta pelaku usaha lainnya sekaligus menjaga stabilitas dan kinerja lembaga jasa keuangan.

Lebih lanjut, kebijakan ini juga dimaksudkan untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan pelaku pasar sehingga mampu meningkatkan capital inflows dan sebaliknya menahan capital outflows.

“OJK juga mendukung program pemerintah dalam PEN dan mengoptimalkan peran sektor jasa keuangan (SJK) baik dalam menggerakkan roda perekonomian melalui dukungan pembiayaan pada usaha bersifat padat karya dan atau memiliki multiplier effect yang tinggi serta berperan menyalurkan program bansos kepada masyarakat,” tekannya.

Tak hanya itu, sambungnya, OJK juga mempercepat digitalisasi sektor jasa keuangan (SJK) untuk merespon perubahan gaya hidup masyarakat dan proses bisnis di berbagai sektor yang sudah go digital di masa pandemi ini.

Di IKNB dan pasar modal, OJK juga melanjutkan reformasinya sehingga mampu membentuk IKNB dan pasar modal dengan resiliensi yang baik. Pada akhirnya OJK berkeinginan kuat untuk dapat menjaga sentimen pasar tetap positif melalui peningkatan kualitas dan efektivitas komunikasi dan koordinasi. (ayu)

-

Artikel Terbaru

Epson Indonesia Luncurkan Produk Terbaru di HUT ke-20

MANADOPOST.ID—Bulan Oktober menjadi tahun spesial bagi Epson Indonesia yang telah berhasil menginjak 20 tahun perjalanan dalam memberikan pelayanan dan memenuhi permintaan akan kualitas pencetakan dan pemindaian terbaik bagi para pelanggannya di seluruh Indonesia.

Olly-Steven Genjot Pariwisata, Manado Nikmati 41 Triliun

MANADOPOST.ID--Kehebatan Olly Dondokambey-Steven Kandou menggenjot sektor pariwisata selama 4 tahun kepemimpinan, dinikmati kabupaten/kota yang ada di daerah ini. Paling besar tentu saja Kota Manado. Diperkirakan sejak 2016 sampai 2019, Rp41 triliun uang wisatawan mengalir di Manado.

Mafia Tambang Beraksi Lagi, Polisi: Langgar UU, Ditindak!

MANADOPOST.ID—Serial bencana lingkungan bakalan terus berlanjut di Sulawesi Utara. Pasalnya, penambang emas tanpa izin (PETI) yang sempat stop, kini beroperasi kembali.

`Tantang` Izin, Aktivitas Bongkar Muat Masih Beroperasi

MANADOPOST.ID—Aktivitas bongkar muat tampak masih tetap dilaksanakan di eks lahan Manado Square, Kamis (22/10) kemarin. Meski sudah dihentikan oleh Satpol PP Kota Manado belum lama

4 Tersangka Korupsi DKP Bitung Didakwa Melawan Hukum

Kejaksaan Sulawesi Utara serius mengawal kasus-kasus yang diduga telah merugikan keuangan negara. Diungkapkan Kajati Sulut Andi Iqbal Arief MH, melalui Kasipenkum Kejati Theodorus Rumampuk MH, salah satu kasus yang diawasi Kejati Sulut yaitu dugaan tindak pidana koropsi (Tipikor) di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bitung.