28 C
Manado
Rabu, 2 Desember 2020

Melalui Amatil X Coca Cola Suntik Investasi Pada Start-Up Cloud Kitchen Yummy Corp

MANADOPOST.ID—Coca-Cola Amatil mengumumkan investasi terbaru platform modal ventura Amatil X kepada start-up Indonesia, Yummy Corp sebagai bagian dari penggalanganmodal Seri B senilai 12 juta dollar AS. Yummy Corp adalah perusahaan manajemen cloud kitchen terbesar di Indonesia.

Perusahaan ini terus mengembangkan 70 jaringan dapur cloud kitchen dan telah melayani lebih dari 50 mitra merek makanan dan minuman di Jakarta, Bandung, dan Medan. Cloud kitchen, yang juga seringkali disebut sebagai ghost kitchen, adalah restoran yang   tidak   menyediakan   layanan   makan di tempat   atau takeaway kepada pelanggan.

Layanan utamanya diberikan secara virtual dan bergantung pada aplikasi pengiriman makanan, situs web, atau panggilan   telepon   dari   pelanggan untuk menghasilkan penjualan. Presiden Direktur Coca-Cola Amatil Indonesia Kadir Gunduz mengatakan, investasi Amatil X di Yummy Corp akan mendukung strategi bisnis Coca-Cola Amatil Indonesia yang lebih luas sebagai pemasok minuman terdepan di kanal pengiriman makanan yang sedang berkembang pesat di Indonesia.

“Kebiasaan konsumen telah berubah dengan cepat sejak tindakan darurat diterapkan pada pertengahan   Maret untuk memperlambat penyebaran Covid-19, hal  ini mendorong   peritel   untuk   memperkenalkan   cara baru berinteraksi dengan pelanggan,” katanya.

Saat ini konsumen semakin beralih ke layanan pengiriman makanan dan minuman di Indonesia, mendorong pertumbuhan yang cepat  dalam   pasar   ini. Dia melanjutkan, pertama   kali bertemu Yummy Corp pada Oktober tahun lalu dan terkesan dengan pertumbuhan perusahaan yang begitu cepat. “Kami senang dapat mendukung Yummy Corp dalam meningkatkan skala bisnisnyadengan memanfaatkan setiap peluang di pasar,” katanya. “Dengan lebih seringnya konsumen mengakses makanan dan minuman secara online, tim kami akan bekerjasama untuk menyediakan   minuman   yang   tepat   dengan   pesanan   makanan konsumen,” ujarnya.

Yummy Corp   sendiri merupakan   investasi start-up ketiga   dari   Amatil X di Indonesia. Sebelumnya   Amatil X telah   melakukan   investasi   di pasar logistik pengiriman Indonesia Kargo Technologies, dan aplikasi B2B untuk ‘warung makan’ Wahyoo. Kadir Gunduz   mengatakan Coca-Cola Amatil Indonesia   adalah perusahaan penjualan, manufaktur, dan distribusi minuman terkemuka yang telah beroperasi di Indonesia sejak 1992.

Perusahaan ini mengoperasikan delapan fasilitas manufaktur dengan jaringan distribusi yang luas dan menjangkau seluruh pelosok negeri. Amatil Indonesia telah melakukan perjalanan transformasi digital sejak 2015, berinvestasi dalam  sistem dan teknologi tercanggih untuk mendukung operasinya  di  seluruhnegeri. “Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat dalam beberapa tahun terakhir telahmendorong perkembangan   ekonomi  digital.  Start-up di Indonesia kini mengaturkecepatan inovasi, menjangkau populasi besar dan memasuki pasar baru. Kami percaya bekerja dengan mitra yang tepat akan  membantu menciptakan banyak kemungkinan dan menangkap peluang pertumbuhan untuk masa depan,” ujar Kadir Gunduz.

Mario   Suntanu, Pendiri dan CEO Yumm Corp mengatakan peluang bagi dapur satelit di Asia Tenggara sangat besar mengingat populasinya yang tinggi, PDB per kapita yang kian meningkat, dan pasar pengiriman makanan yang populer. “Indonesia adalah pasar pengiriman makanan terbesar di Asia Tenggara (lebih dari 50%) dan kini bertumbuh 35,2% setiap tahun. COVID telah mempercepat peningkatan bisnis cloud kitchen, tumbuh 40% setiap bulannya,” katanya.

“Dengan putaran pembiayaan ini, kami akan fokus pada misi kami untuk berperan aktif membantu industri   makanan dan minuman mengembangkan bisnis pengirimannya, terutama pada saat pandemi. Kami mengundang seluruh pengusaha makanan dan minuman, baik besar maupun kecil, untuk bermitra dengan kami, sehingga bersama-sama kita tidak hanya bertahan tetapi juga dapat berkembang pesat di masa pandemi ini. Kami   berharap dapat bekerja sama dengan lebih erat dengan tim di Coca-ColaAmatil Indonesia dalam memperluas jasa kami ke seluruh Indonesia,” kata Suntanu. (*)

-

Artikel Terbaru

Menuju 40 Persen Mor-HJP Peluang Besar Pimpin Manado

Pasangan Calon Wali Kota Manado Mor Dominus Bastiaan  Bastiaan dan Wakil Wali Kota Manado Hanny Joost Pajouw (Mor-HJP) kans menang di Pilwako Manado, 9 Desember.

Tiga Nelayan Hilang Akhirnya Ditemukan, Bertahan dengan Layar Manual

Tiga nelayan, yakni Abdul Gani Lamusu (49) warga Desa Pinolosian Selatan (Pinsel), Ferdi Lamusu (15) warga Pinsel dan Feldi Potabuga (39) warga Desa Nunuk, Kecamatan Pinolosian, akhirnya ditemukan di perairan Kabupaten Boltim.

Pegadian Kanwil Manado Serahkan 4.200 Paket Bantuan Pangan

Selasa hingga Rabu tadi, Pegadaian Kanwil V Manado kembali menyalurkan paket bantuan pangan, melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR) bagi nasabah dan masyarakat.

Tatong Warning ASN Terkait Politik Praktis

Jelang Pilkada 9 Desember mendatang, Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara me-warning kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu agar tidak terlibat politik praktis.

Kelangkaan LPG Jelang Nataru Diatensi Pemkab Minahasa

Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, LPG subsidi 3 kilogram sering langka jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Untuk itu Pemkab Minahasa berupaya melakukan upaya antisipasi menjaga kelangkaan LPG subsidi pemerintah tersebut.