23.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

PLN-KPH Banawa Lalundu Tanam 4167 Bibit Mangrove di Sulteng

MANADOPOST.ID— PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Suluttenggo bersama  Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Banawa Lalundu melakukan pelestarian ekosistem pesisir pantai. Yaitu penyediaan dan penanaman bibit mangrove yang diperuntukan untuk pelestarian alam Danau Mangrove yang berlokasi di Desa Tolongano, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Total bantuan pada program Bina Lingkungan ini sejumlah 4167 bibit mangrove dengan total keseluruhan Rp 62,5 juta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Manager PLN UP3 Palu Muhammad Wardhi Hadi bersama jajarannya yang juga sekaligus mewakili General Manager PLN UIW Suluttenggo Leo Basuki. Pun dari pihak Stakeholder yang hadir yaitu dari pihak Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Banawa, Pemerintah Kecamatan dan Desa, serta masyarakat sekitar yang turut juga mengambil bagian dalam penanaman bibit mangrove.

Sutanto Wibowo SHut MSi, perwakilan Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Banawa, menyampaikan terima kasih kepada PLN melalui program Bina Lingkungan CSR pelestarian kawasan hutan mangrove. “Apresiasi kami sampaikan kepada PLN yang sudah peduli terhadap keberlangsungan kelestarian lingkungan ditempat ini. Tentu ini sebagai salah satu tindakan nyata kita bersama untuk berdamai dan melestarian alam sekitar,” tuturnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Senada disampaikan, Kepala Desa Tolongano Idrus bahwa ini merupakan sebuah langkah nyata bagi kita untuk menyelamatkan alam sekitar, apalagi ditempat ini sebagai salah satu kawasan danau mangrove yang memiliki peran penting dalam ekosistem alam sekitar.

Manager PT PLN (Persero) UIW Suluttenggo Leo Basuki, mengatakan penanaman mangrove ini merupakan salah satu bentuk partisipasi aktif PLN dalam program pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan. “Kami menyadari bahwa keberadaan mangrove sangat penting bagi pengendalian ekosistem, untuk itu PLN fokus terhadap keberadaan mengrove ini. Kedepan semoga hubungan harmonis antara PLN, para Stakeholder, dan masyarakat terus terjalin dengan baik demi mewujudkan lingkungan lestari agar tercapai kesadaran atas tanggung jawab dalam menjaga bumi demi keberlangsungan hidup generasi mendatang,” tuturnya.

Ditambahkan, Senior Manager SDM & General Affairs Galih Chrissetyo,bahwa sebelumnya PLN telah menyerahkan bantuan serupa, yaitu bibit mangrove sebanyak 10 ribu di Provinsi Sulawesi Utara dikawasan Likupang dan saat ini PLN Peduli hadir juga di Provinsi Sulawesi Tengah. Tentu besar harapan kami agar tidak hanya sebatas pada penanaman saja, namun bantuan ini dapat dirawat oleh masyarakat yang tinggal disekitar agar supaya manfaat mangrove ini dapat kita rasakan bersama dimasa mendatang. “Kedepan kawasan ini dapat dibangun menjadi kawasan ekowisata dan didukung menjadi kawasan electryfying lifestyle, seperti perahu listrik, budidaya ekosistem mangrove, dan bisa menjadi salah satu pilihan pariwisata, sekaligus menjaga ekosistem di Sulteng,” tutup Galih. (Lina Pendong)

MANADOPOST.ID— PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Suluttenggo bersama  Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Banawa Lalundu melakukan pelestarian ekosistem pesisir pantai. Yaitu penyediaan dan penanaman bibit mangrove yang diperuntukan untuk pelestarian alam Danau Mangrove yang berlokasi di Desa Tolongano, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Total bantuan pada program Bina Lingkungan ini sejumlah 4167 bibit mangrove dengan total keseluruhan Rp 62,5 juta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Manager PLN UP3 Palu Muhammad Wardhi Hadi bersama jajarannya yang juga sekaligus mewakili General Manager PLN UIW Suluttenggo Leo Basuki. Pun dari pihak Stakeholder yang hadir yaitu dari pihak Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Banawa, Pemerintah Kecamatan dan Desa, serta masyarakat sekitar yang turut juga mengambil bagian dalam penanaman bibit mangrove.

Sutanto Wibowo SHut MSi, perwakilan Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Banawa, menyampaikan terima kasih kepada PLN melalui program Bina Lingkungan CSR pelestarian kawasan hutan mangrove. “Apresiasi kami sampaikan kepada PLN yang sudah peduli terhadap keberlangsungan kelestarian lingkungan ditempat ini. Tentu ini sebagai salah satu tindakan nyata kita bersama untuk berdamai dan melestarian alam sekitar,” tuturnya.

Senada disampaikan, Kepala Desa Tolongano Idrus bahwa ini merupakan sebuah langkah nyata bagi kita untuk menyelamatkan alam sekitar, apalagi ditempat ini sebagai salah satu kawasan danau mangrove yang memiliki peran penting dalam ekosistem alam sekitar.

Manager PT PLN (Persero) UIW Suluttenggo Leo Basuki, mengatakan penanaman mangrove ini merupakan salah satu bentuk partisipasi aktif PLN dalam program pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan. “Kami menyadari bahwa keberadaan mangrove sangat penting bagi pengendalian ekosistem, untuk itu PLN fokus terhadap keberadaan mengrove ini. Kedepan semoga hubungan harmonis antara PLN, para Stakeholder, dan masyarakat terus terjalin dengan baik demi mewujudkan lingkungan lestari agar tercapai kesadaran atas tanggung jawab dalam menjaga bumi demi keberlangsungan hidup generasi mendatang,” tuturnya.

Ditambahkan, Senior Manager SDM & General Affairs Galih Chrissetyo,bahwa sebelumnya PLN telah menyerahkan bantuan serupa, yaitu bibit mangrove sebanyak 10 ribu di Provinsi Sulawesi Utara dikawasan Likupang dan saat ini PLN Peduli hadir juga di Provinsi Sulawesi Tengah. Tentu besar harapan kami agar tidak hanya sebatas pada penanaman saja, namun bantuan ini dapat dirawat oleh masyarakat yang tinggal disekitar agar supaya manfaat mangrove ini dapat kita rasakan bersama dimasa mendatang. “Kedepan kawasan ini dapat dibangun menjadi kawasan ekowisata dan didukung menjadi kawasan electryfying lifestyle, seperti perahu listrik, budidaya ekosistem mangrove, dan bisa menjadi salah satu pilihan pariwisata, sekaligus menjaga ekosistem di Sulteng,” tutup Galih. (Lina Pendong)

Most Read

Artikel Terbaru

/