33.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Ekspor Tanaman Hias ke 9 Negara, Milenial Desa Senduk Raup Omset Ratusan Juta Tiap Bulan

MANADOPOST.ID—Bermodalkan KTP dan NPWP, wanita cantik asal Tombariri Kabupaten Minahasa ini, mampu melakukan ekspor tanaman hias hingga ke sembilan negara.

Melalui rumah nya yang terletak di Desa Senduk Kecamatan Tombariri, Enjie Jacklin, wanita berusia 30 tahun ini mampu meraup omset bulanan sejumlah 300 juta rupiah tiap bulannya.

Menurut Jacklin, kegiatan ekspor yang dilakukan, dimulai dari hobi yang merambah pada bisnis menjual bunga di pekarangan rumah. “Awalnya saya hanya menjual dirumah, dengan pembelinya itu konsumen lokal. Lalu saya coba pesan tanaman hias online dan pelajari cara mereka packing tanaman seperti apa. Kemudian saya coba untuk berbisnis kirim tanaman online, sampai bisa tembus pasar mancanegara,” ungkap milenial cantik ini.
Adapun negara-negara tujuan ekspor tanaman hias Jacklin, mulai dari Asia yakni Vietnam, Thailand, Hongkong, Korea, Taiwan, Cina, hingga ke Eropa (Jerman) dan US.

Alocasia adalah salah satu tanaman yang banyak di ekspor Jacklin ke mancanegara.

Dari keuntungannya mengekspor tanaman hias, kini ibu dari empat anak ini telah membangun sebuah green house khusus nursery tanaman hias yang tidak jauh dari rumahnya. Selain itu ia telah mempekerjakan tujuh anak muda di desa Senduk yang semuanya telah dilatih cara packing tanaman hias skala ekspor.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Jacklin berharap, ke depan Sulawesi Utara dapat mencetak milenial muda yang mampu melakukan kegiatan ekspor. “Beranilah untuk menjual produk kita ke luar, karena diluar sana tentunya harganya bisa dua atau tiga kali lipat dari harga lokal,” ungkap Jacklin sembari menyebutkan bahwa tanaman hias yang awalnya sekedar hiburan dapat bernilai ekonomis tinggi apabila digeluti dengan tekun.

Jacklin dan tim work nya di Green Whispers plants nursery, Desa Senduk, Kabupaten Minahasa.

“Kuncinya adalah pasar. Saya banyak mempromosikan produk saya melalui Instagram, Facebook, Marketplace, group jual beli botanical, eBay, dan lainnya,” tutup Jacklin. (Desmianti Babo) 

MANADOPOST.ID—Bermodalkan KTP dan NPWP, wanita cantik asal Tombariri Kabupaten Minahasa ini, mampu melakukan ekspor tanaman hias hingga ke sembilan negara.

Melalui rumah nya yang terletak di Desa Senduk Kecamatan Tombariri, Enjie Jacklin, wanita berusia 30 tahun ini mampu meraup omset bulanan sejumlah 300 juta rupiah tiap bulannya.

Menurut Jacklin, kegiatan ekspor yang dilakukan, dimulai dari hobi yang merambah pada bisnis menjual bunga di pekarangan rumah. “Awalnya saya hanya menjual dirumah, dengan pembelinya itu konsumen lokal. Lalu saya coba pesan tanaman hias online dan pelajari cara mereka packing tanaman seperti apa. Kemudian saya coba untuk berbisnis kirim tanaman online, sampai bisa tembus pasar mancanegara,” ungkap milenial cantik ini.
Adapun negara-negara tujuan ekspor tanaman hias Jacklin, mulai dari Asia yakni Vietnam, Thailand, Hongkong, Korea, Taiwan, Cina, hingga ke Eropa (Jerman) dan US.

Alocasia adalah salah satu tanaman yang banyak di ekspor Jacklin ke mancanegara.

Dari keuntungannya mengekspor tanaman hias, kini ibu dari empat anak ini telah membangun sebuah green house khusus nursery tanaman hias yang tidak jauh dari rumahnya. Selain itu ia telah mempekerjakan tujuh anak muda di desa Senduk yang semuanya telah dilatih cara packing tanaman hias skala ekspor.

Jacklin berharap, ke depan Sulawesi Utara dapat mencetak milenial muda yang mampu melakukan kegiatan ekspor. “Beranilah untuk menjual produk kita ke luar, karena diluar sana tentunya harganya bisa dua atau tiga kali lipat dari harga lokal,” ungkap Jacklin sembari menyebutkan bahwa tanaman hias yang awalnya sekedar hiburan dapat bernilai ekonomis tinggi apabila digeluti dengan tekun.

Jacklin dan tim work nya di Green Whispers plants nursery, Desa Senduk, Kabupaten Minahasa.

“Kuncinya adalah pasar. Saya banyak mempromosikan produk saya melalui Instagram, Facebook, Marketplace, group jual beli botanical, eBay, dan lainnya,” tutup Jacklin. (Desmianti Babo) 

Most Read

Artikel Terbaru

/