23.4 C
Manado
Thursday, 8 December 2022

Jokowi: Kontribusi Ekonomi Digital Harus Ditingkatkan

MANADOPOST.ID—-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan kontribusi ekonomi digital baru 4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Realisasi ini disebut masih cukup rendah.

Karenanya, Jokowi mengatakan kontribusi ekonomi digital terhadap PDB nasional perlu ditingkatkan. Dengan demikian, kontribusinya bisa terus membesar terhadap ekonomi Indonesia.

“Harus berlari lebih cepat, sehingga 2025 bisa menguasai sekitar 40 persen dari total potensi ekonomi digital di Asia,” ujar Jokowi dalam Peluncuran Tadex, Selasa (29/6).

Ia berharap kontribusi ekonomi digital bisa tembus 18 persen terhadap PDB nasional pada 2030 mendatang. Menurut Jokowi, salah satu yang dapat mendorong ekonomi digital adalah Tanah Air Digital Exchange (Tadex).

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Kehadiran Tadex jadi momentum penting untuk melahirkan lompatan-lompatan baru, menciptakan ekosistem digital yang lebih baik, dan menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara,” ungkapnya.

Baca Juga:  8 Upaya PLN Kurangi Emisi Karbon Bakal Dipamerkan dalam SOE International Conference

Tadex adalah sebuah platform programmatic periklanan. Platform ini terbentuk atas kolaborasi Telkom Group, yakni Telkomsel, Metranet, dan MD Media bersama Dewan Pers dan Task Force Media Sustainability.

“Saya yakin Tadex memberikan angin segar karena menawarkan modal bisnis periklanan digital yang berkelanjutan, membuka peluang baru, bermanfaat bagi advertiser, publisher, marketer dan pemangku kepentingan lain,” tutur Jokowi.

Ia menambahkan seluruh pemangku kepentingan perlu bekerja sama untuk menciptakan solusi yang inovasi dalam mengembangkan sektor digital di Indonesia. Hal ini demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital di dalam negeri.

“Untuk merebut peluang di era disrupsi harus mampu menciptakan solusi yang inovatif,” pungkas Jokowi.

(ayu)

 

Baca Juga:  Atta Halilintar Cuek Imbauan Presiden Jokowi, Boyong Keluarga Keluar Negeri, Omicron Belum Reda

 

MANADOPOST.ID—-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan kontribusi ekonomi digital baru 4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Realisasi ini disebut masih cukup rendah.

Karenanya, Jokowi mengatakan kontribusi ekonomi digital terhadap PDB nasional perlu ditingkatkan. Dengan demikian, kontribusinya bisa terus membesar terhadap ekonomi Indonesia.

“Harus berlari lebih cepat, sehingga 2025 bisa menguasai sekitar 40 persen dari total potensi ekonomi digital di Asia,” ujar Jokowi dalam Peluncuran Tadex, Selasa (29/6).

Ia berharap kontribusi ekonomi digital bisa tembus 18 persen terhadap PDB nasional pada 2030 mendatang. Menurut Jokowi, salah satu yang dapat mendorong ekonomi digital adalah Tanah Air Digital Exchange (Tadex).

“Kehadiran Tadex jadi momentum penting untuk melahirkan lompatan-lompatan baru, menciptakan ekosistem digital yang lebih baik, dan menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara,” ungkapnya.

Baca Juga:  KABAR BAIK! Jokowi Izinkan Mudik Shalat Taraweh di Masjid, tapi Syaratnya: Vaksin Lengkap, Booster

Tadex adalah sebuah platform programmatic periklanan. Platform ini terbentuk atas kolaborasi Telkom Group, yakni Telkomsel, Metranet, dan MD Media bersama Dewan Pers dan Task Force Media Sustainability.

“Saya yakin Tadex memberikan angin segar karena menawarkan modal bisnis periklanan digital yang berkelanjutan, membuka peluang baru, bermanfaat bagi advertiser, publisher, marketer dan pemangku kepentingan lain,” tutur Jokowi.

Ia menambahkan seluruh pemangku kepentingan perlu bekerja sama untuk menciptakan solusi yang inovasi dalam mengembangkan sektor digital di Indonesia. Hal ini demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital di dalam negeri.

“Untuk merebut peluang di era disrupsi harus mampu menciptakan solusi yang inovatif,” pungkas Jokowi.

(ayu)

 

Baca Juga:  Hadapi Kompetisi Ketat dan Pandemi, Kinerja XL Axiata Kembali Tumbuh di Kuartal ke-2 2021

 

Most Read

Artikel Terbaru

/