24.4 C
Manado
Sabtu, 20 Agustus 2022

Soal Konten YouTube Bisa Jadi Pinjaman di Bank, Ini Tanggapan Influencer Lokal Jillywosy

MANADOPOST.ID – Beberapa hari terakhir ada kabar gembira untuk para YouTuber. Konten YouTube bisa dipakai sebagai jaminan utang ke bank. Ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif.

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly pun menjelaskan skema pembiayaannya berbasis kekayaan intelektual atau intellectual property (IP). “Peraturan ini mengatur di antaranya skema pembiayaan yang dapat diperoleh pelaku ekonomi kreatif melalui lembaga keuangan bank maupun non bank, yang berbasis kekayaan intelektual,” kata Yasonna, dikutip dari Youtube DJKI Kemenkumham, Kamis (21/7).

Aturan tersebut disambut baik influencer lokal Manado Jieliwosy Silas Salawati. Menurutnya, hasil pendapatan para YouTuber apalagi dengan jumlah subscriber di angka jutaan bisa dibilang tidak sedikit.

“Bank kan meminjamkan kredit dilihat sumber pendapatan. Nah para YouTuber ini pasti menunjukkan bukti insight pembayaran dari YouTube. Masuk sekian. Cash flow-nya juga diperlihatkan dengan jelas,” tutur content creator yang juga memiliki channel YouTube ini.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Laporan keuangan para YouTuber seperti itu juga menurut Jilly sama seperti para pemilik bisnis yang menunjukkan rekening korannya saat meminjam uang di bank. “Untuk besaran pinjaman mungkin dari bank sendiri yang bisa menilai berdasarkan insight yang ditunjukkan si YouTube itu,” jelasnya lagi.

Namun Jilly juga menyarankan agar bank lebih teliti lagi saat verifikasi data YouTuber. “Apakah itu channel miliknya atau orang lain. Apakah sinkron dengan data yang ada atau tidak. Alamat pengiriman invoice pembayarannya juga jelas. Jangan hanya bukti capture saja,” tukasnya.

Ia pun berharap dengan adanya aturan baru ini, para YouTuber lokal akan makin giat membuat konten yang membawa dampak positif. (tkg)

MANADOPOST.ID – Beberapa hari terakhir ada kabar gembira untuk para YouTuber. Konten YouTube bisa dipakai sebagai jaminan utang ke bank. Ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif.

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly pun menjelaskan skema pembiayaannya berbasis kekayaan intelektual atau intellectual property (IP). “Peraturan ini mengatur di antaranya skema pembiayaan yang dapat diperoleh pelaku ekonomi kreatif melalui lembaga keuangan bank maupun non bank, yang berbasis kekayaan intelektual,” kata Yasonna, dikutip dari Youtube DJKI Kemenkumham, Kamis (21/7).

Aturan tersebut disambut baik influencer lokal Manado Jieliwosy Silas Salawati. Menurutnya, hasil pendapatan para YouTuber apalagi dengan jumlah subscriber di angka jutaan bisa dibilang tidak sedikit.

“Bank kan meminjamkan kredit dilihat sumber pendapatan. Nah para YouTuber ini pasti menunjukkan bukti insight pembayaran dari YouTube. Masuk sekian. Cash flow-nya juga diperlihatkan dengan jelas,” tutur content creator yang juga memiliki channel YouTube ini.

Laporan keuangan para YouTuber seperti itu juga menurut Jilly sama seperti para pemilik bisnis yang menunjukkan rekening korannya saat meminjam uang di bank. “Untuk besaran pinjaman mungkin dari bank sendiri yang bisa menilai berdasarkan insight yang ditunjukkan si YouTube itu,” jelasnya lagi.

Namun Jilly juga menyarankan agar bank lebih teliti lagi saat verifikasi data YouTuber. “Apakah itu channel miliknya atau orang lain. Apakah sinkron dengan data yang ada atau tidak. Alamat pengiriman invoice pembayarannya juga jelas. Jangan hanya bukti capture saja,” tukasnya.

Ia pun berharap dengan adanya aturan baru ini, para YouTuber lokal akan makin giat membuat konten yang membawa dampak positif. (tkg)

Most Read

Artikel Terbaru

/