Terangi Empat Desa di Morowali Utara, PLN Ukir Sejarah di 75 Tahun Indonesia Merdeka

MANADOPOST.ID – PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Sulawesi Tengah kembali berhasil melistriki desa yang belum teraliri listrik PLN. Yaitu empat desa di Kabupaten Morowali Utara, yakni Desa Winangabino, Lijo, Sea dan Parangisi Kecamatan Mamosalato.

Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Sulawesi Tengah Robert Weku, menyampaikan untuk lokasi peresmian listrik kali ini melewati medan yang tidak mudah, dengan geografis daerah pegunungan dan lembah hingga beberapa sungai ditambah saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang semakin menambah tantangan dalam melistriki Morowali Utara.

“Keberhasilan PLN dalam melistriki lokasi ini tidak terlepas dari adanya koordinasi yang baik dengan stakeholder terkait yakni dengan pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan, desa, dan tentunya masyarakat desa yang dengan antusias menyambut masuknya listrik PLN,” tuturnya.

General Manager PLN UIW Suluttenggo Leo Basuki memberikan apresiasi atas kerja dan usaha Insan PLN dilapangan yang tak kenal lelah dalam bekerja untuk memberi kebahagiaan bagi masyarakat setempat.

“Listrik yang sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat sekarang ini tentu sangat dibutuhkan untuk bisa menjadi pendorong kegiatan ekonomi suatu daerah. Kini bukan sekedar impian lagi, namun dengan hadirnya listrik dari PLN kepada empat Desa di Morowali Utara ini semoga bisa membawa kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat,” ujarnya.

Lanjut Basuki, kedepan untuk pemanfaatan listrik ini kami tentu berharap agar masyarakat dapat mempergunakannya dengan menciptakan usaha-usaha untuk meningkatkan taraf ekonomi, seperti melihat potensi membuka usaha mikro kecil menengah dengan pemanfaatan energy listrik didalamnya.

Bupati Morowali Utara, Moh Asrar Abdul Samad, menuturkan ungkapan terima kasih dan apresiasinya atas masuknya listrik di empat desa di Morowali Utara dan juga berharap agar masyarakat dapat bekerjasama dengan pihak PLN dalam menjaga kebersihan dari jaringan listrik agar suplai listrik tetap terjaga.

Diketahui, untuk melistriki Keempat lokasi ini PLN mengeluarkan investasi sebesar Rp 12,8 Miliar untuk Jaringan Tegangan Menengah sepanjang 32,5 kms, Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 6,5 kms dan Gardu 6 buah tersebar dengan total 300 kVA, serta memiliki potensi pelanggan sebanyak 515 KK dan 1858 Penduduk. Listrik di desa ini disuplai dari penyulang Rata Sistem Luwuk. Adapun untuk Rasio Electrifikasi di Kabupaten Morowali Utara telah mencapai 95,43 persen dan Rasio Desa berlistriknya 88,89 persen.

Turut hadir dalam acara peresmian tersebut Pimpinan DPRD Kabupaten Morowali Utara H. Idham Ibrahim, Anleg Asral Lawahe, Kadis Perhubungan Ferdinand Bohoh, Kadis PUPR Agung Ponga, Kadis Dukcapil Armansyah Abd. Patta, Kasat Pol PP Buharman Lambuli, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Herry Pinontoan, Plt Kadis Pendidikan Moh. Yamin Abd. Samad, Camat Mamosalato Howard Lario, serta Manager ULP Toili Vito T. Raharso beserta jajarannya. (Lina Pendong)