27C
Manado
Rabu, 14 April 2021

Hari Ini Batas Akhir, Tak Lapor SPT Pidana Menanti

MANADOPOST.ID— Batas waktu pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak, khusus untuk Para wajib pajak (WP) orang pribadi (OP) akan berakhir hari ini. Rabu (31/3). Sementara untuk WP Badan ditutup pada 30 April 2021.

Pelaporan SPT pajak bersifat wajib. Untuk itu, jika terlambat atau tidak melapor, akan ada sanksi tidak lapor SPT tahunan berupa denda hingga pidana. Sanksi sudah tercantum dalam Undang-Undang (UU) Ketentuan Umum Perpajakan (KUP). Berdasarkan Pasal 7 UU KUP, besaran sanksi sebesar Rp100 ribu untuk SPT Tahunan WP OP dan Rp1 juta untuk SPT Tahunan WP Badan.

Biaya denda ini masih bisa bertambah bila wajib pajak yang seharusnya membayar denda terlambat menyetor uang denda. Penambahan biaya denda mengikuti tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) lalu ditambah 5 persen dan dibagi 12 bulan.

Ketentuan ini berubah dari sebelumnya sebesar 2 persen per bulan. Aturan baru ini mengikuti ketentuan di Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Sementara, untuk pengenaan sanksi pidana diatur dalam Pasal 39. Dalam pasal tersebut berbunyi, setiap orang dengan sengaja tidak menyampaikan SPT atau menyampaikan SPT dan/atau keterangan yang isinya tidak benar atau tidak lengkap sehingga dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan negara dikenakan sanksi pidana.

“Sanksinya adalah pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 6 (enam) tahun. Sedangkan dendanya paling sedikit 2 (dua) kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar dan paling banyak 4 (empat) kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar,” merujuk situs resmi Pajak.go.id, Selasa (30/3).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan WP pribadi bisa lapor SPT secara elektronik untuk menghindari peningkatan volume pelaporan jelang tenggat masa lapor 31 Maret 2021.

Dengan demikian, masyarakat tak perlu datang ke kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk melaporkan SPT Tahunan dan terhindar dari sanksi tidak lapor SPT tahunan.

“Pembayar pajak individu kalau bisa minggu-minggu ini. Saya harap yang menggunakan SPT secara elektronik lebih banyak dan lebih awal, sehingga menghindari terjadinya error pada hari-hari terakhir dan jam-jam terakhir,” sarannya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah DJP Sulutenggomalut Dodik Samsu Hidayat mengajak semua WP yang ada di Sulut agar dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk melaporkan SPT Tahunannya.

“Mengingat batas waktu pelaporan untuk WP Orang Pribadi 31 Maret dan 30 April untuk WP Badan,” katanya mengingatkan.

Dia pun menyarankan, semuaa Wajib Pajak dapat melaporkan SPT Tahunan secara online melalui e-filing dengan mengakses situs www.pajak.go.id. Lapor pajak #LebihAwalLebihNyaman #LaporPajakHariIni #EfilingAja #SelaluPatuh.

Diketahui, berdasarkan data yang dibeberkan DJP Wilayah Suluttenggomalut realisasi pelaporan SPT Tahunan seluruh KPP Pratama se Sulut hingga 24 Maret, khusus untuk WP orang pribadi baru sebanyak 98.295 dari total 219.738. Artinya sebanyak 121.443 WP orang pribadi belum lapor SPT. Pun dengan WP badan. Dari total wajib SPT sebanyak 15.446, yang lapor baru di angka 1.888. (ayu)

Artikel Terbaru