alexametrics
28.4 C
Manado
Sabtu, 21 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Digelontor Rp12 Miliar Terminal Liwas di Manado Mubazir

MANADOPOST.ID – Terminal Tipe A Liwas, di Kota Manado belum beroperasi. Karena itu, Komisi III DPRD Kota Manado melakukan konsultasi langsung ke Kementerian Perhubungan RI, Kamis (20/2).

Kedatangan Komisi III yang terdiri dari Ketua Komisin Jonas Makawata, Wakil Ketua Lily Binti, Sekretaris Royke Anter dan anggota Lucky Datau dan Frederik Tangkau diterima Kepala Biro Perencanaan Kementerian Perhubungan RI Robby Kurniawan.

Anggota Komisi III Lucky Datau menyebutkan, anggaran sebesar Rp12 miliar untuk terminal tersebut, terasa mubazir karena tidak memberikan dampak apapun kepada masyarakat. “Terminal Liwas ini kan tujuannya untuk menyejahterakan dan membantu aktivitas masyarakat. Untuk itu kami mengharapkan agar pengoperasian terminal ini secepatnya dilakukan,” kata Datau.

Menurut dia, dalam konsultasi tersebut, terungkap jika perlu adanya sinergitas antara Pemerintah Pusat, Provinsi Sulut, dan Kota Manado, sehingga tidak ada tumpeng-tindih. “Pemerintah pusat telah mengucurkan dana yang difasilitasi pemerintah provinsi. Jadi Pemerintah Kabupaten/Kota yang harus lebih pro aktif menyiapkan fasilitas penunjang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Jonas Makawata mengatakan perlu melakukan konsultasi, karena hingga saat ini Terminal Tipe A di Liwas tersebut, tak kunjung dioperasikan.

Menurut dia, dari hasil pertemuan tersebut disimpulkan, jika Komisi III harus melakukan langkah-langkah koordinasi dengan instansi terkait di Pemerintah Kota Manado dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut), untuk memastikan akses jalan yang hingga saat ini ternyata menjadi kendala.

“Sabtu (hari ini), tim dari kementerian yang dipimpin oleh Kepala Biro akan berkunjung melihat langsung ke lokasi terminal Tipe A di Liwas,” pungkasnya.(ite/gnr)

MANADOPOST.ID – Terminal Tipe A Liwas, di Kota Manado belum beroperasi. Karena itu, Komisi III DPRD Kota Manado melakukan konsultasi langsung ke Kementerian Perhubungan RI, Kamis (20/2).

Kedatangan Komisi III yang terdiri dari Ketua Komisin Jonas Makawata, Wakil Ketua Lily Binti, Sekretaris Royke Anter dan anggota Lucky Datau dan Frederik Tangkau diterima Kepala Biro Perencanaan Kementerian Perhubungan RI Robby Kurniawan.

Anggota Komisi III Lucky Datau menyebutkan, anggaran sebesar Rp12 miliar untuk terminal tersebut, terasa mubazir karena tidak memberikan dampak apapun kepada masyarakat. “Terminal Liwas ini kan tujuannya untuk menyejahterakan dan membantu aktivitas masyarakat. Untuk itu kami mengharapkan agar pengoperasian terminal ini secepatnya dilakukan,” kata Datau.

Menurut dia, dalam konsultasi tersebut, terungkap jika perlu adanya sinergitas antara Pemerintah Pusat, Provinsi Sulut, dan Kota Manado, sehingga tidak ada tumpeng-tindih. “Pemerintah pusat telah mengucurkan dana yang difasilitasi pemerintah provinsi. Jadi Pemerintah Kabupaten/Kota yang harus lebih pro aktif menyiapkan fasilitas penunjang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Jonas Makawata mengatakan perlu melakukan konsultasi, karena hingga saat ini Terminal Tipe A di Liwas tersebut, tak kunjung dioperasikan.

Menurut dia, dari hasil pertemuan tersebut disimpulkan, jika Komisi III harus melakukan langkah-langkah koordinasi dengan instansi terkait di Pemerintah Kota Manado dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut), untuk memastikan akses jalan yang hingga saat ini ternyata menjadi kendala.

“Sabtu (hari ini), tim dari kementerian yang dipimpin oleh Kepala Biro akan berkunjung melihat langsung ke lokasi terminal Tipe A di Liwas,” pungkasnya.(ite/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/