25.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Propam: Polisi Dilarang Masuk Tempat Hiburan

MANADOPOST.ID-Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ikut geram dengan aksi koboi Bripka CS yang menembak mati tiga orang di Kafe RM, Cengkareng pada Kamis 25 Februari 2021 dini hari WIB.

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti berkata, pihaknya mendukung penuh keputusan Propam Polri yang melarang anggota kepolisian pergi ke tempat hiburan malam dan meminum minuman keras.

“Kompolnas mendukung perintah Kadiv Propam yang melarang anggota mengonsumsi minuman keras untuk menghindari mabuk-mabukan dan larangan ke tempat hiburan malam untuk menghindari tindakan-tindakan tercela lainnya,” kata Poengky di Jakarta.

Selain itu, Kompolnas juga mengapresiasi surat telegram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mulai memperketat pemberian izin pemakaian senjata api bagi anggota kepolisian.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Kompolnas juga berharap dilakukan pemeriksaan jasmani rohani seluruh anggota yang membawa senjata api serta mengevaluasinya secara berkala,” ujar Poengky.

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo berkata, pihaknya akan melakukan kembali pengecekan prosedur pemegang senjata api di seluruh jajaran dan wilayah.

Mulai dari test psikologi, latihan menembak dan catatan perilaku anggota Polri. Propam juga melarang anggota Polri untuk masuk hiburan malam dan meminum minuman keras atau dugem.

“Propam Polri akan melakukan penertiban terhadap larangan anggota Polri untuk memasuki tempat hiburan dan meminum minuman keras termasuk penyalahgunaan narkoba,” kata Irjen Sambo.(*/gnr)

MANADOPOST.ID-Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ikut geram dengan aksi koboi Bripka CS yang menembak mati tiga orang di Kafe RM, Cengkareng pada Kamis 25 Februari 2021 dini hari WIB.

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti berkata, pihaknya mendukung penuh keputusan Propam Polri yang melarang anggota kepolisian pergi ke tempat hiburan malam dan meminum minuman keras.

“Kompolnas mendukung perintah Kadiv Propam yang melarang anggota mengonsumsi minuman keras untuk menghindari mabuk-mabukan dan larangan ke tempat hiburan malam untuk menghindari tindakan-tindakan tercela lainnya,” kata Poengky di Jakarta.

Selain itu, Kompolnas juga mengapresiasi surat telegram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mulai memperketat pemberian izin pemakaian senjata api bagi anggota kepolisian.

“Kompolnas juga berharap dilakukan pemeriksaan jasmani rohani seluruh anggota yang membawa senjata api serta mengevaluasinya secara berkala,” ujar Poengky.

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo berkata, pihaknya akan melakukan kembali pengecekan prosedur pemegang senjata api di seluruh jajaran dan wilayah.

Mulai dari test psikologi, latihan menembak dan catatan perilaku anggota Polri. Propam juga melarang anggota Polri untuk masuk hiburan malam dan meminum minuman keras atau dugem.

“Propam Polri akan melakukan penertiban terhadap larangan anggota Polri untuk memasuki tempat hiburan dan meminum minuman keras termasuk penyalahgunaan narkoba,” kata Irjen Sambo.(*/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/