32 C
Manado
Sabtu, 31 Oktober 2020

Tim Pemburu Polda Keker Pelanggar Prokes

MANADOPOST.ID—Warga yang masih kebal tak mau patuhi protokol kesehatan (prokes) sebaiknya ‘bertobat’. Kapolda Sulut Irjen Pol Panca Putra, melalui Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, saat ini sudah dibentuk Tim Pemburu Pelanggar Prokes dalam Upaya Pencegahan Covid-19.

“Tim Pemburu Pelanggar Prokes ini terdiri dari personel gabungan Polri, TNI, dan Sat Pol PP,” sebut Kombes Abast. “Tim bertugas menertibkan masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan, misalnya kerumunan di suatu tempat,” sebutnya.

Dengan terbentuknya tim, lanjut Kombes Pol Jules Abast, diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan. “Sehingga bisa menekan penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat,” harapnya.

Kapolda Panca Putra, terus bergerak melakukan berbagai upaya pencegahan yang berkolaborasi bersama Gugus Tugas dan forkopimda, antara lain sosialisasi arti pentingnya 4M. Selain sosialisasi, Polri dan TNI juga membackup Satpol PP melaksanakan Operasi Yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan.

Upaya lain yang dilaksanakan adalah penyemprotan massal disinfektan, yang hari ini juga katanya dilaksanakan serentak oleh Polri, TNI dan Damkar. Menurut Kapolda, Operasi ini dilakukan sebagai upaya untuk menegakan Peraturan Daerah, baik Pergub, Peraturan Bupati atau Peraturan Walikota, dalam rangka mencegah penyebaran covid-19.

“Covid ini menjadi persoalan Nasional, meskipun di Sulut saat ini masih zona orange, kita berupaya bersama agar tidak masuk ke zona merah covid,” ujar Irjen Pol Panca Putra. Upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan Operasi Yustisi penegakan Peraturan Daerah, guna mendisiplinkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Satgas Pusat memerintahkan seluruh jajaran untuk melaksanakan penegakan hukum terkait Peraturan Daerah yang ada untuk mencegah Covid, yaitu wajib menaati 3 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” Irjen Pol Panca Putra.

Personel TNI dan Polri yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi ini sifatnya membackup Satpol PP yang merupakan garda terdepan dalam penegakan Perda. “Kita laksanakan Operasi Yustisi untuk mengingatkan masyarakat, jangan membuat masyarakat merasa takut, resah dan khawatir. Buatlah Operasi Yustisi yang simpatik,” pesan mantan Direktur Penyidikan KPK ini.

Dalam Operasi ini katanya petugas akan memberlakukan sanksi bagi para pelanggar atau warga yang kedapatan tidak memakai masker. “Sanksinya ada macam-macam, ada yang bersifat administrasi berupa denda sesuai Peraturan Daerah, ada yang sifatnya pendekatan sosial seperti teguran atau sanksi fisik kerja di tempat sosial,” tandas Irjen Panca Putra.(gnr)

-

Artikel Terbaru

Anggaran JKN-KIS Minahasa Digeser Tangani Covid-19

MANADOPOST.ID—Pandemi Covid-19 di Kabupaten Minahasa berdampak pada pergeseran anggaran. Salah satunya pergeseran anggaran yang dilakukan terhadap pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

Dua Blade Adu `Jotos` di Tondano

MANADOPOST.ID—Warga masyarakat patut lebih waspada saat berkendara. Pasalnya, kecelakaan lalu lintas bisa saja terjadi akibat kelalaian pengendara.

152 CPNS Bolsel Gagal

MANADOPOST.ID---Usai melalui proses yang panjang,  akhirnya hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)  Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Bolsel diumumkan.

Bendungan Kuwil Capai 75 Persen, Selesai Pertengahan 2021

MANADOPOST.ID—Salah satu bendungan yang bakal memberikan efek positif masyarakat Sulut khususnya Kota Manado selesai tahun depan.  Hal itu disampaikan Gubernur berstatus cuti Olly Dondokambey, kepada para pakar intelektual Sulut di Hotel Grand Puri Manado.

Wabup Sangihe: Olly-Steven Lanjutkan Periode Kedua

MANADOPOST.ID—Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong menyampaikan dukungan terbuka kepada pasangan Olly Dondokambey-Steven Kandouw pada Pilkada 9 Desember 2020.