28.9 C
Manado
Jumat, 27 November 2020

Sulut Kerahkan Personel Polda-TNI Cs

MANADOPOST.ID—Provinsi Sulawesi Utara mulai menyeriusi ancaman bencana alam akibat dampak fenomena La Nina. Selasa (3/11) kemarin, Polda Sulut, Kodam XIII/Merdeka, Lantamal VIII, Lanud Sam Ratulangi, dan instansi terkait lainnya, telah mengerahkan personel.

Para pimpinan TNI/Polri dan pimpinan Forkopimda lainnya, menghadiri Apel Kesiapsiagaan dalam Penanggulangan Bencana Tahun 2020. Apel digelar di Lapangan KONI Sario, Manado.

Tampak hadir Plt Gubernur Sulut Agus Fatoni, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang, Kapolda Sulut Irjen Pol Panca Putra, Danlantamal VIII Brigjen TNI (Mar) Donar Philip Rompas, Danlanudsri Kolonel Pnb Abram Robert Tumanduk, dan Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief MH.

Apel diikuti pasukan dari segenap stakeholder terkait antara lain pasukan Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Basarnas, BPBD, BMKG, Balai Jalan, Balai Sungai, Dinas PU, Dinas Sosial, Baznas, Baguna Sulut, Rapi Sulut dan Menwa. Selain menggelar personel, seluruh stakeholders terkait juga menggelar peralatan dan kendaraan yang akan mendukung pelaksanaan penanggulangan bencana di Sulawesi Utara.

Plt Gubernur Agus Fatoni mengapresiasi penggelaran pasukan dalam rangka penanggulangan bencana yang digagas oleh BPBD Sulut. “Ini sebagai salah satu cara kita untuk mengantisipasi penanganan bencana, dimana kita mengecek personel, peralatan dan juga mengecek segala macam yang terkait dengan kita dalam menghadapi bencana ini,” ujar Agus Fatoni.

Nyiur Melambai katanya sangat siap. Untuk menghadapi cuaca ekstrim dan juga menghadapi bencana yang mungkin terjadi, dengan sinergi dan koordinasi dari seluruh elemen. “Kita tingkatkan koordinasi kita, kita siapkan posko, kemudian kita sudah siapkan anggarannya. Jadi manakala terjadi bencana kita sudah siap,” ujar Fatoni.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terus waspada, berhati hati dengan kondisi cuaca seperti sekarang ini. “Perlu kewaspadaan kita semua dan mari kita saling mengingatkan,” ujarnya.

Selain itu, Plt Gubernur Agus Fatoni juga mengingatkan agar dalam penanganan penanggulangan bencana, tetap menerapkan prorotkol kesehatan pencegahan covid-19 “Jadi saya berharap kepada masyarakat dalam kondisi apapun tetap disiplin dalam penerapan protokol kesehatan,” tandas Agus Fatoni.

Di sisi lain, Kapolda Irjen Panca Putra melalui, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, ada tiga Satker di jajarannya, yang memiliki personel dan peralatan yang mendukung dalam proses evakuasi bencana, apabila dibutuhkan. Yaitu Brimob, Polairud dan Samapta Polda Sulut.

“Kita berharap mudah-mudahan tidak terjadi bencana apapun di Sulawesi Utara, namun bila seandainya ada, Polda Sulut dan jajaran sudah siap turun membantu melakukan evakuasi, bekerjasama dengan seluruh stakeholder dan masyarakat,” tandas Kombes Abast.

Diberitakan Manado Post sebelumnya, Provinsi Sulut diminta siaga bencana. Sejak Oktober lalu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia (RI) telah mengeluarkan peringatan dini. Sulut sebagai salah satu daerah yang terdampak fenomena La Nina diminta bersiap.

Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan daerah Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan diminta mewaspadai fenomena La Nina. “Jadi dasar dari informasi yang disampaikan BMKG terutama sekarang itu Pulau Jawa, sebagian besar bagian timur Indonesia, kecuali NTT, NTB, dan Bali,” kata Doni dalam talk show yang disiarkan di YouTube BNPB Indonesia bulan lalu.

Kemudian di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur juga masih sering terjadi banjir dan tanah longsor. Tak hanya itu, pada akhir 2019, terjadi banjir dan longsor di wilayah Sulawesi Selatan hingga menimbulkan 80 orang tertimbun longsoran tanah dan terbawa banjir bandang.

“Kemudian di wilayah Sulawesi Utara, di Gorontalo dan di Sulteng di Sulawesi Tenggara. Jadi Sulawesi termasuk daerah yang punya potensi cukup besar bagi La Nina ini,” warningnya.

Karena itu, Doni mengaku mendapat perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengantisipasi ancaman La Nina, yang biasanya diikuti dengan banjir, tanah longsor, dan banjir bandang. Salah satu caranya, Doni mengatakan, pemerintah menggandeng masyarakat untuk menjaga lingkungan dan bersiaga saat menghadapi ancaman banjir.

“Yang paling penting dalam mitigasi (upaya mengurangi dampak), ini adalah mitigasi nonstruktural. Artinya, yang berfungsi pada masalah kultural, masalah perilaku kalau kita sudah memperhatikan diri dengan memerhatikan masalah prilaku, menjaga lingkungan, dan mengantisipasi dengan kesiapsiagaan, sehingga akan bisa mengurangi risiko terjadinya korban jiwa,” katanya.

Doni mengatakan saat ini sudah ada koordinasi antarkepala daerah yang ada di hulu ke hilir menghadapi curah hujan tinggi. Masyarakat yang tinggal di sepanjang sungai akan mendapat informasi tentang adanya ancaman banjir dan dilakukan evakuasi.

“Demikian juga peringatan yang disampaikan BPBD kepada daerah-daerah atau permukiman yang berada di lereng-lereng bukit atau lereng gunung yang mana kemiringannya lebih dari 30 derajat untuk kita evakuasi sementara ketika terjadi tanah longsor. Mungkin rumah mereka mungkin akan tertimbun, tetapi manusianya mungkin akan selamat,” kata Doni.(gnr)

-

Artikel Terbaru

KPU Minsel Beber 15 Hal Baru di Pilkada

MANADOPOST.ID—Perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) tak lama lagi selesai. Masyarakat pada 9 Desember nanti bakal

ISPA `Serang` Warga Bolmong

MANADOPOST.ID--Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dr Erman Paputungan mengatakan, untuk penyakit yang paling banyak terjadi di Bolmong adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). 

Tiga Tahun,  Pemkab Bagikan 11.819 Sertifikat Tanah

MANADOPOST.ID---Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Selatan (Bolsel) berhasil membagikan sertifikat tanah gratis kurang lebih 11.819 sertifikat.

Kotamobagu Akan Terapkan Elektronifikasi Transaksi Pemda

MANADOPOST.ID--Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kotamobagu, Ahmad Yani Umar, mengatakan pemerintah akan mengeluarkan regulasi Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Bolmong Mulai Salurkan Bantuan Bantuan Tahap VII

MANADOPOST.ID--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali menyalurkan Bantuan tahap VII bagi masyarakat terdampak akibat pandemi Covid-19.