27.4 C
Manado
Minggu, 3 Juli 2022

Irjen Lumowa: Negara Peduli Warga Perbatasan

MANADOPOST.ID—Misi Sambang Nusa Merah Putih terus berlanjut. Kini menyambangi Kabupaten utara terluar NKRI. Menyapa lebih dekat masyarakat perbatasan. Pun berbagi dengan masyarakat terdampak covid-19. Pun memberi semangat para anggota di perbatasan, jadi tujuan utama mengunjungi Kabupaten Kepulauan Talaud.

Setelah berkunjung ke Sangihe, Senin (3/4), Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa melanjutkan perjalanan menuju Melonguane, Talaud. Tiba sekira pukul 13.00, rombongan yang terdiri dari PjU dan Bhayangkara bersama personil Polda. Menggunakan kapal Majestic Kawanua, lagsung disambut Bupati Elly Engelbert Lasut bersama Forkopimda.

Sebelumnya, Kapolda Lumowa bersama PJU, melakukan rapat anev di atas kapal. Dua hal dibahas dalam perjalanan selama tiga jam di kapal tersebut. Yakni tentang persiapan pengamanan Pilkada 9 Desember mendatang. Juga evaluasi penanggulangan Covid-19 di Bumi Nyiur Melambai.

Setiba di Talaud, beberapa kegiatan dilaksanakan. Mulai dari kunjungan dan tatap muka dengan personil Polres Kepulauan Talaud. Sampai malam keakraban dengan pemerintah dan forkopimda. Dengan agenda utama, menyapa lebih dekat masyarakat di perbatasan, serta memberikan bantuan kepada yang terdampak Covid-19.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Sama halnya dengan di Kabupaten Sitaro dan Sangihe. Bersepeda jadi transportasi darat rombongan didampingi Forkopimda Talaud. Sekira 87 km, melewati sekira 5 kecamatan, mengelilingi pulau Karakelang. Dilalui dengan kayuhan sepeda. Dengan titik start dari pantai SWM menuju Beo untuk penyerahan bantuan di Polsek. Kemudian menuju Rainis serta Pulutan untuk beristirahat di pantai Mangamba. Sebelum kembali ke Melonguane melewati jalur Melonguane Timur.

Menariknya meski jalur yang dilalui tidak seterjal sebelumnya. Namun kayuhan sepeda tetap tidak dipercepat. Pasalnya antusias warga yang ingin melihat rombongan sangat besar. Sepanjang perjalanan, warga menanti di rute sepeda.

Baik didepan rumah hingga tepi jalan. Keramahan dan kearifan lokal jadi salah satu penyemangat perjalanan, yang diselimuti cuaca mendung dan hujan di beberapa titik. Disamping itu, keindahan alam dan potensi pariwisata jadi daya tarik tersendiri.

Ditambah misi kemanusiaan yang diusung. Sambil menguatkan masyarakat, bahwa negara hadir dalam dampak sosial dan ekonomi masyarakat dalam penanganan Covid-19. Jadi bagian yang terpenting dalam kegiatan kali ini. Selain menyapa masyarakat, menguatkan personil di perbatasa jadi salah satu agenda.

Halnya disampaikan Kapolda Irjen Pol Lumowa menegaskan, ada empat tujuan utama kegiatan ini. “Patroli Sambang Nusa Merah Putih. Meyambangi pulau dan lautan yang ada di Nusa Utara. Melihat lebih dekat masyarakat yang ada di pulau karakelang, dengan bersepeda agar dapat berkeliling dan lebih dekat. Juga Melaksanakan kunker dan baksos terkait masyarakat terdamlak covid-19, untuk berbagi sama rasa. Juga melaksanakan rapat di atas kapal. Empat fungsi ini kita datang,” terangnya.

Kapolda juga memberi apresiasi tentang keasrian pulau Karakelang. “Perjalanan dengan kualitas udara baik. Sangat asri karena kurangnya kendaraan bermotor serta banyak pepohonan. Keindahan Talaud di Pulau Karakelang,” teranganya sembari menceritakan perjalanan Sambang Nusa Merah Putih.

“Kita pergi ke Siau dari Manado dengan laut yang teduh. Mengendarai Jet Ski. Dan kita berputar melihat pulaunya yang begitu indah. Dengan jalan dan lekukan yang indah. Kita dijamu dengan pemerintah yang baik. Selanjutnya kita ke Tahuna. Medanya sangat menakjubkan. Ada tanjakan S tanpa turunan sekira 2 km. Dengan gradian sekira 26 persen,” terangnya.

Tambahnya, bukan hanya bersepeda namun tujuannya menyapa masyarakat lebih dekat. “Sekaligus mengantarkan baksos dari Presiden ke pelosok negeri di tiga Kabupaten Kepulauan. Juga ada rapat diatas kapal. Ini menjadi satu hal yang baru, dan meningkatkan soliditas internal, juga menambah wawasan. Bahwa laut Sulut sangat luas dan harus dijaga kelestariannya. Karena kekayaan laut dan pariwisatanya luar biasa,” tegasnya.

Untuk personel di Kepulauan, tegas Lumowa, harus tetap semangat. “Walau tugas di kepulauan. Negara hadir, Polda hadir, pimpinan hadir untuk menemani saudara-saudara. Tetap semangat, kompak dan solit. Tulus ikhlas mencintai tugas kita. Kami PjU sangat senang berada disini,” katanya.(ctr-02/gnr)

MANADOPOST.ID—Misi Sambang Nusa Merah Putih terus berlanjut. Kini menyambangi Kabupaten utara terluar NKRI. Menyapa lebih dekat masyarakat perbatasan. Pun berbagi dengan masyarakat terdampak covid-19. Pun memberi semangat para anggota di perbatasan, jadi tujuan utama mengunjungi Kabupaten Kepulauan Talaud.

Setelah berkunjung ke Sangihe, Senin (3/4), Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa melanjutkan perjalanan menuju Melonguane, Talaud. Tiba sekira pukul 13.00, rombongan yang terdiri dari PjU dan Bhayangkara bersama personil Polda. Menggunakan kapal Majestic Kawanua, lagsung disambut Bupati Elly Engelbert Lasut bersama Forkopimda.

Sebelumnya, Kapolda Lumowa bersama PJU, melakukan rapat anev di atas kapal. Dua hal dibahas dalam perjalanan selama tiga jam di kapal tersebut. Yakni tentang persiapan pengamanan Pilkada 9 Desember mendatang. Juga evaluasi penanggulangan Covid-19 di Bumi Nyiur Melambai.

Setiba di Talaud, beberapa kegiatan dilaksanakan. Mulai dari kunjungan dan tatap muka dengan personil Polres Kepulauan Talaud. Sampai malam keakraban dengan pemerintah dan forkopimda. Dengan agenda utama, menyapa lebih dekat masyarakat di perbatasan, serta memberikan bantuan kepada yang terdampak Covid-19.

Sama halnya dengan di Kabupaten Sitaro dan Sangihe. Bersepeda jadi transportasi darat rombongan didampingi Forkopimda Talaud. Sekira 87 km, melewati sekira 5 kecamatan, mengelilingi pulau Karakelang. Dilalui dengan kayuhan sepeda. Dengan titik start dari pantai SWM menuju Beo untuk penyerahan bantuan di Polsek. Kemudian menuju Rainis serta Pulutan untuk beristirahat di pantai Mangamba. Sebelum kembali ke Melonguane melewati jalur Melonguane Timur.

Menariknya meski jalur yang dilalui tidak seterjal sebelumnya. Namun kayuhan sepeda tetap tidak dipercepat. Pasalnya antusias warga yang ingin melihat rombongan sangat besar. Sepanjang perjalanan, warga menanti di rute sepeda.

Baik didepan rumah hingga tepi jalan. Keramahan dan kearifan lokal jadi salah satu penyemangat perjalanan, yang diselimuti cuaca mendung dan hujan di beberapa titik. Disamping itu, keindahan alam dan potensi pariwisata jadi daya tarik tersendiri.

Ditambah misi kemanusiaan yang diusung. Sambil menguatkan masyarakat, bahwa negara hadir dalam dampak sosial dan ekonomi masyarakat dalam penanganan Covid-19. Jadi bagian yang terpenting dalam kegiatan kali ini. Selain menyapa masyarakat, menguatkan personil di perbatasa jadi salah satu agenda.

Halnya disampaikan Kapolda Irjen Pol Lumowa menegaskan, ada empat tujuan utama kegiatan ini. “Patroli Sambang Nusa Merah Putih. Meyambangi pulau dan lautan yang ada di Nusa Utara. Melihat lebih dekat masyarakat yang ada di pulau karakelang, dengan bersepeda agar dapat berkeliling dan lebih dekat. Juga Melaksanakan kunker dan baksos terkait masyarakat terdamlak covid-19, untuk berbagi sama rasa. Juga melaksanakan rapat di atas kapal. Empat fungsi ini kita datang,” terangnya.

Kapolda juga memberi apresiasi tentang keasrian pulau Karakelang. “Perjalanan dengan kualitas udara baik. Sangat asri karena kurangnya kendaraan bermotor serta banyak pepohonan. Keindahan Talaud di Pulau Karakelang,” teranganya sembari menceritakan perjalanan Sambang Nusa Merah Putih.

“Kita pergi ke Siau dari Manado dengan laut yang teduh. Mengendarai Jet Ski. Dan kita berputar melihat pulaunya yang begitu indah. Dengan jalan dan lekukan yang indah. Kita dijamu dengan pemerintah yang baik. Selanjutnya kita ke Tahuna. Medanya sangat menakjubkan. Ada tanjakan S tanpa turunan sekira 2 km. Dengan gradian sekira 26 persen,” terangnya.

Tambahnya, bukan hanya bersepeda namun tujuannya menyapa masyarakat lebih dekat. “Sekaligus mengantarkan baksos dari Presiden ke pelosok negeri di tiga Kabupaten Kepulauan. Juga ada rapat diatas kapal. Ini menjadi satu hal yang baru, dan meningkatkan soliditas internal, juga menambah wawasan. Bahwa laut Sulut sangat luas dan harus dijaga kelestariannya. Karena kekayaan laut dan pariwisatanya luar biasa,” tegasnya.

Untuk personel di Kepulauan, tegas Lumowa, harus tetap semangat. “Walau tugas di kepulauan. Negara hadir, Polda hadir, pimpinan hadir untuk menemani saudara-saudara. Tetap semangat, kompak dan solit. Tulus ikhlas mencintai tugas kita. Kami PjU sangat senang berada disini,” katanya.(ctr-02/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/