alexametrics
27.4 C
Manado
Kamis, 26 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Tak Penuhi Panggilan Polisi, Anak Nia Daniaty Mengaku Masih Perawatan, Walaupun Sudah Keluar RS

MANADOPOST.ID – Olivia Nathania anak penyanyi lawas Nia Daniaty, dalam kasus dugaan penipuan, dengan modus menjanjikan orang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), tidak memenuhi panggilan polisi.

“Iya betul tidak hadir,” kata pengacara Olivia, Susan kepada wartawan, Jumat 5 November 2021.

Menurutnya, Olivia habis dirawat di Rumah Sakit. Memang Olivia disebutnya sudah keluar RS. Tapi, Susan mengklaim kliennya masih dalam perawatan. Sehingga, dia minta polisi menjadwal ulang.

“Sebelumnya Oi dirawat di RS dan sudah keluar, tetapi masih dalam perawatan dokter,” katanya lagi.

Untuk diketahui, Olivia Nathania terseret kasus hukum atas tuduhan dugaan penipuan dengan modus bisa memasukkan orang menjadi PNS. Olivia dilaporkan dengan laporan nomor LP/B/4728/IX/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 23 September 2021.

Pengacara korban, Odie Hodianto menyebut ada ratusan korban lainnya yang jadi terduga korban penipuan oleh Olivia.

“Ini ada 225 orang ditipu dengan jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp9,7 miliar lebih,” ujar Odie di Markas Polda Metro Jaya.

Olivia juga tak membantah soal menerima uang Rp25 juta per orang. Perempuan yang akrab disapa Oi itu menyebutkan, uang itu untuk kegiatan operasional tes CPNS.

“Tetapi, dengan nilai Rp25 juta itu digunakan untuk apa, kalau ditanya saya punya untung dari situ wajar tetapi Rp25 juta ini untuk pengajar, sewa tempat dan lain-lain,” kata Olivia. (dhe/pojoksatu)

MANADOPOST.ID – Olivia Nathania anak penyanyi lawas Nia Daniaty, dalam kasus dugaan penipuan, dengan modus menjanjikan orang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), tidak memenuhi panggilan polisi.

“Iya betul tidak hadir,” kata pengacara Olivia, Susan kepada wartawan, Jumat 5 November 2021.

Menurutnya, Olivia habis dirawat di Rumah Sakit. Memang Olivia disebutnya sudah keluar RS. Tapi, Susan mengklaim kliennya masih dalam perawatan. Sehingga, dia minta polisi menjadwal ulang.

“Sebelumnya Oi dirawat di RS dan sudah keluar, tetapi masih dalam perawatan dokter,” katanya lagi.

Untuk diketahui, Olivia Nathania terseret kasus hukum atas tuduhan dugaan penipuan dengan modus bisa memasukkan orang menjadi PNS. Olivia dilaporkan dengan laporan nomor LP/B/4728/IX/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 23 September 2021.

Pengacara korban, Odie Hodianto menyebut ada ratusan korban lainnya yang jadi terduga korban penipuan oleh Olivia.

“Ini ada 225 orang ditipu dengan jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp9,7 miliar lebih,” ujar Odie di Markas Polda Metro Jaya.

Olivia juga tak membantah soal menerima uang Rp25 juta per orang. Perempuan yang akrab disapa Oi itu menyebutkan, uang itu untuk kegiatan operasional tes CPNS.

“Tetapi, dengan nilai Rp25 juta itu digunakan untuk apa, kalau ditanya saya punya untung dari situ wajar tetapi Rp25 juta ini untuk pengajar, sewa tempat dan lain-lain,” kata Olivia. (dhe/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/