23.4 C
Manado
Saturday, 4 February 2023

Remaja Manado Pencuri Spesialis Rumah Ibadah Ditangkap Tim Opsnal Polsek Tomteng

 

MANADOPOST.ID Serial aksi pencurian barang elektronik, EL remaja 17 Tahun asal Kota Manado, berakhir sudah. EL ditangkap Tim Opsnal Polsek Tomohon Tengah, Polres Tomohon, Rabu (7/12). Uniknya, pelaku pencurian yang masih di bawah umur ini. Sebelumnya juga sudah pernah terlilit kasus pidana, tercatat sudah 8 kali pelaku terlilit kasus pencurian hingga penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam.

Disampaikan Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Arie Prakoso SIK, pengungkapan kasus pencurian yang dilakukan terduga pelaku, bermula dari laporan masyarakat serta koordinasi pihaknya dengan Polresta Manado.

“Awal mula tindakan pencurian yang dilakukan oleh pelaku EL, dilakukan pada tanggal 22 Oktober lalu, sekira Pukul 03.00 WITA.  Saat itu, dirinya menggunakan kendaraan roda dua, dari Kota Manado menuju Tomohon untuk melakukan pencurian barang elektronik. Setibanya di Tomohon pelaku berhenti di depan Gereja Katolik Hati Kudus Yesus di Kelurahan Kolongan,  dengan menargetkan Gereja Bethel Indonesia Transformasi yang sudah diincar pelaku,” ungkap Kapolsek Arie.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dilanjutkannya, setelah meyakini target yang diincar aman, terduga pelaku langsung memasuki halaman Gereja Bethel Indonesia Transformasi.

Baca Juga:  Sekali Mendayung, Totosik Amankan Penyalahgunaan Obat dan Sajam di Tomohon

“Pelaku masuk ke gereja, lewat  jendela kaca yang berada di Lantai I, usai mencungkil paksa. Setelah jendela kaca terbuka, pelaku langsung masuk ke dalam gedung gereja tersebut menuju ke lantai III. Di sini pelaku langsung mengambil satu buah keyboard Yamaha PSR – S 900 warna silver, lampu hias dan lampu sorot. Usai menggondol barang incarannya, pelaku bergegas kembali ke Manado,” beber Kapolsek Arie.

Bukannya puas dengan aksinya, dikatakan Kapolsek Arie, keesokkan harinya pelaku kembali ke gedung tersebut dengan menggunakan kendaraan roda dua dan langsung masuk melalui jendela kaca yang di bobol pada hari pertama.

“Pelaku kembali menuju ke Lantai III dan langsung mengambil satu buah keyboard Casio warna hitam dan satu buah Mixer Yamaha Mg 16 XU. Kemudian langsung melarikan diri ke Kota Manado. Tak sampai di situ, pelaku di hari ketiga, kembali ke gedung gereja untuk dan mengambil barang elektronik berupa dua buah power, jenis Europower tipe Ep 2500 dan satu buah gitar Listrik Yamaha APX 600.  Setelah selesai melancarkan aksinya pelaku langsung melarikan diri ke Kota Manado, seminggu kemudian pelaku menjual barang-barang elektronik tersebut yang dicuri dari Gereja Bethel Indonesia Transformasi, kepada rekannya yang berdomisili di Kelurahan Kairagi, Kota Manado,” terangnya.

Baca Juga:  Mabuk dan Buat Onar di Kompleks Kuliner Tomohon, Dua Pemuda Diciduk Totosik

“Ada beberapa lokasi penjualan barang yang dilakukan pelaku. Total hasil penjualan barang curian senilai Rp50.000.000,” tukasnya lagi.

Disampaikan Kapolsek Arie, penangkapan terduga pelaku berkat kolaborasi bersama Tim Resmob Polresta Manado. Dari pengungkapan kasus pencurian, pihaknya mengamankan masing-masing barang bukti, 1 buah Keyboard merk Yamaha PSR S900, 1 buah Keyboard merk Casio, Dua buah  Audio Power merk EP 2.500, 1 buah Mixer Yamaha MG 16 dan 6 buah lampu sorot.

“Saat ini Pelaku dan barang bukti sudah di amankan di Mapolsek Tomohon Tengah untuk dimintai keterangan, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Kapolsek. (yol)

 

MANADOPOST.ID Serial aksi pencurian barang elektronik, EL remaja 17 Tahun asal Kota Manado, berakhir sudah. EL ditangkap Tim Opsnal Polsek Tomohon Tengah, Polres Tomohon, Rabu (7/12). Uniknya, pelaku pencurian yang masih di bawah umur ini. Sebelumnya juga sudah pernah terlilit kasus pidana, tercatat sudah 8 kali pelaku terlilit kasus pencurian hingga penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam.

Disampaikan Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Arie Prakoso SIK, pengungkapan kasus pencurian yang dilakukan terduga pelaku, bermula dari laporan masyarakat serta koordinasi pihaknya dengan Polresta Manado.

“Awal mula tindakan pencurian yang dilakukan oleh pelaku EL, dilakukan pada tanggal 22 Oktober lalu, sekira Pukul 03.00 WITA.  Saat itu, dirinya menggunakan kendaraan roda dua, dari Kota Manado menuju Tomohon untuk melakukan pencurian barang elektronik. Setibanya di Tomohon pelaku berhenti di depan Gereja Katolik Hati Kudus Yesus di Kelurahan Kolongan,  dengan menargetkan Gereja Bethel Indonesia Transformasi yang sudah diincar pelaku,” ungkap Kapolsek Arie.

Dilanjutkannya, setelah meyakini target yang diincar aman, terduga pelaku langsung memasuki halaman Gereja Bethel Indonesia Transformasi.

Baca Juga:  Mabuk dan Buat Onar di Kompleks Kuliner Tomohon, Dua Pemuda Diciduk Totosik

“Pelaku masuk ke gereja, lewat  jendela kaca yang berada di Lantai I, usai mencungkil paksa. Setelah jendela kaca terbuka, pelaku langsung masuk ke dalam gedung gereja tersebut menuju ke lantai III. Di sini pelaku langsung mengambil satu buah keyboard Yamaha PSR – S 900 warna silver, lampu hias dan lampu sorot. Usai menggondol barang incarannya, pelaku bergegas kembali ke Manado,” beber Kapolsek Arie.

Bukannya puas dengan aksinya, dikatakan Kapolsek Arie, keesokkan harinya pelaku kembali ke gedung tersebut dengan menggunakan kendaraan roda dua dan langsung masuk melalui jendela kaca yang di bobol pada hari pertama.

“Pelaku kembali menuju ke Lantai III dan langsung mengambil satu buah keyboard Casio warna hitam dan satu buah Mixer Yamaha Mg 16 XU. Kemudian langsung melarikan diri ke Kota Manado. Tak sampai di situ, pelaku di hari ketiga, kembali ke gedung gereja untuk dan mengambil barang elektronik berupa dua buah power, jenis Europower tipe Ep 2500 dan satu buah gitar Listrik Yamaha APX 600.  Setelah selesai melancarkan aksinya pelaku langsung melarikan diri ke Kota Manado, seminggu kemudian pelaku menjual barang-barang elektronik tersebut yang dicuri dari Gereja Bethel Indonesia Transformasi, kepada rekannya yang berdomisili di Kelurahan Kairagi, Kota Manado,” terangnya.

Baca Juga:  Polda Sulut Laksanakan Trauma Healing dan Dukungan Psikologi kepada Warga Terdampak Banjir

“Ada beberapa lokasi penjualan barang yang dilakukan pelaku. Total hasil penjualan barang curian senilai Rp50.000.000,” tukasnya lagi.

Disampaikan Kapolsek Arie, penangkapan terduga pelaku berkat kolaborasi bersama Tim Resmob Polresta Manado. Dari pengungkapan kasus pencurian, pihaknya mengamankan masing-masing barang bukti, 1 buah Keyboard merk Yamaha PSR S900, 1 buah Keyboard merk Casio, Dua buah  Audio Power merk EP 2.500, 1 buah Mixer Yamaha MG 16 dan 6 buah lampu sorot.

“Saat ini Pelaku dan barang bukti sudah di amankan di Mapolsek Tomohon Tengah untuk dimintai keterangan, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Kapolsek. (yol)

Most Read

Artikel Terbaru