25.7 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Astaga! Pria 40 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Kamar Anaknya

MANADOPOST.ID—Warga Kampung Kendahe I, Kecamatan Kendahe dihebohkan dengan meninggalnya seorang pria berinisial AR (40), Minggu (9/8) pukul 22.15 Wita. Diketahui, pria tersebut berprofesi sebagai petani.

Kapolsek Kendahe Iptu Imer Topol membenarkan peristiwa tersebut. Dijelaskannya kronologis kejadian pada Minggu (9/8) sekitar pukul 22.15 Wita, korban ditemukan dalam keadaan gantung diri di kamar anaknya.

Berdasarkan keterangan saksi Ocir (17) yang merupakan anak kandung korban, sekitar pukul 21.45 Wita, saksi pulang dari SMP selesai menggunakan jaringan Wifi, sekitar 22.15 Wita saksi tiba di rumah dan masuk ke dapur untuk makan malam.

Tetapi saksi mengurungkan niatnya dan langsung masuk ke dalam kamar dan mendapati ayahnya dalam keadaan tergantung dengan seutas tali. Dan saat itu juga saksi berteriak hendak meminta pertolongan.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Anaknya juga menerangkan bahwa ayahnya sudah dua malam selalu kelihatan gelisah dan duduk sambil merokok di dalam kamar dan sering melihat ke arah atap rumah,” kata Kapolsek meniru perkataan saksi.

Sementara itu, menurut saksi DM (46) yang merupakan istri korban, sekitar pukul 19.00 Wita, saksi bersama korban serta cucunya yang masih bayi sedang tidur di ruang tamu.

Sekitar pukul 19.15 Wita, korban bangun dan berkata kepada istrinya, korban akan tidur di kamar bersama anaknya Ocir. Dan pada pukul 22.15 Wita istrinya terbangun karena ada teriakan dari anaknya Ocir bahwa ayahnya gantung diri,” kata Topol.

Kapolsek menambahkan, keluarga menerima kematian korban karena murni gantung diri dan tidak dibawa ke Puskesmas.

“Hingga saat ini motif bunuh diri masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian. Dan pada Selasa (11/8) akan dimakamkan,” pungkas Kapolsek. (wan/ite)

MANADOPOST.ID—Warga Kampung Kendahe I, Kecamatan Kendahe dihebohkan dengan meninggalnya seorang pria berinisial AR (40), Minggu (9/8) pukul 22.15 Wita. Diketahui, pria tersebut berprofesi sebagai petani.

Kapolsek Kendahe Iptu Imer Topol membenarkan peristiwa tersebut. Dijelaskannya kronologis kejadian pada Minggu (9/8) sekitar pukul 22.15 Wita, korban ditemukan dalam keadaan gantung diri di kamar anaknya.

Berdasarkan keterangan saksi Ocir (17) yang merupakan anak kandung korban, sekitar pukul 21.45 Wita, saksi pulang dari SMP selesai menggunakan jaringan Wifi, sekitar 22.15 Wita saksi tiba di rumah dan masuk ke dapur untuk makan malam.

Tetapi saksi mengurungkan niatnya dan langsung masuk ke dalam kamar dan mendapati ayahnya dalam keadaan tergantung dengan seutas tali. Dan saat itu juga saksi berteriak hendak meminta pertolongan.

“Anaknya juga menerangkan bahwa ayahnya sudah dua malam selalu kelihatan gelisah dan duduk sambil merokok di dalam kamar dan sering melihat ke arah atap rumah,” kata Kapolsek meniru perkataan saksi.

Sementara itu, menurut saksi DM (46) yang merupakan istri korban, sekitar pukul 19.00 Wita, saksi bersama korban serta cucunya yang masih bayi sedang tidur di ruang tamu.

Sekitar pukul 19.15 Wita, korban bangun dan berkata kepada istrinya, korban akan tidur di kamar bersama anaknya Ocir. Dan pada pukul 22.15 Wita istrinya terbangun karena ada teriakan dari anaknya Ocir bahwa ayahnya gantung diri,” kata Topol.

Kapolsek menambahkan, keluarga menerima kematian korban karena murni gantung diri dan tidak dibawa ke Puskesmas.

“Hingga saat ini motif bunuh diri masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian. Dan pada Selasa (11/8) akan dimakamkan,” pungkas Kapolsek. (wan/ite)

Most Read

Artikel Terbaru

/