31.4 C
Manado
Minggu, 14 Agustus 2022

Lagi, Sulut Dihebohkan Warga Meninggal Misterius, Awalnya Korban Sedang Duduk di Teras Rumah

MANADOPOST.ID-Koyeng Dewala (63), warga Perum Agape Griya Blok R nomor 66 Tumaluntung, Kauditan, Minahasa Utara, meninggal dunia saat sedang duduk di teras rumahnya, Jumat (11/6) siang.

Diduga, korban meninggal akibat serangan jantung. Saksi bernama Untung menerangkan, sekitar pukul 11.25 WITA korban menghubunginya sambil berkata, Cepat ke sini, sudah sesak nafas saya. Begitu tiba, saksi melihat korban duduk di kursi plastik di teras rumah, dengan posisi kepala menunduk. Saksi kemudian memanggil korban berkali-kali namun tidak ada respons. Saksi kemudian berteriak meminta tolong warga sekitar.

Kejadian tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Kauditan, yang direspons cepat oleh personel dengan mendatangi dan melakukan olah TKP, serta mengumpulkan keterangan. “Keterangan dari pihak keluarga, sebelumnya korban pernah menjalani perawatan medis karena menderita penyakit jantung, dan akan memasang ring jantung dalam waktu dekat,” kata Kapolsek Kauditan Iptu Ronald Mawuntu.

Lanjutnya, korban juga diketahui tidak ada permasalahan dengan orang lain. Sehingga pihak keluarga menolak otopsi, dan menerima kejadian ini dengan ikhlas. “Diduga kuat korban meninggal dunia akibat serangan jantung. Kami turut berdukacita,” pungkasnya.(gnr)

MANADOPOST.ID-Koyeng Dewala (63), warga Perum Agape Griya Blok R nomor 66 Tumaluntung, Kauditan, Minahasa Utara, meninggal dunia saat sedang duduk di teras rumahnya, Jumat (11/6) siang.

Diduga, korban meninggal akibat serangan jantung. Saksi bernama Untung menerangkan, sekitar pukul 11.25 WITA korban menghubunginya sambil berkata, Cepat ke sini, sudah sesak nafas saya. Begitu tiba, saksi melihat korban duduk di kursi plastik di teras rumah, dengan posisi kepala menunduk. Saksi kemudian memanggil korban berkali-kali namun tidak ada respons. Saksi kemudian berteriak meminta tolong warga sekitar.

Kejadian tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Kauditan, yang direspons cepat oleh personel dengan mendatangi dan melakukan olah TKP, serta mengumpulkan keterangan. “Keterangan dari pihak keluarga, sebelumnya korban pernah menjalani perawatan medis karena menderita penyakit jantung, dan akan memasang ring jantung dalam waktu dekat,” kata Kapolsek Kauditan Iptu Ronald Mawuntu.

Lanjutnya, korban juga diketahui tidak ada permasalahan dengan orang lain. Sehingga pihak keluarga menolak otopsi, dan menerima kejadian ini dengan ikhlas. “Diduga kuat korban meninggal dunia akibat serangan jantung. Kami turut berdukacita,” pungkasnya.(gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/