alexametrics
32.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Akhirnya Anak Nia Daniaty Akui Kesalahan, Ngaku Punya Komplotan

MANADOPOST.ID– Penyanyi Nia Daniaty batal menjadi saksi di sidang kasus CPNS bodong yang menyeret putrinya, Olivia Nathania alias Oi. Padahal, keterangan dari Nia tidak menutup kemungkinan bisa meringankan hukuman sang anak kelak.

Kuasa hukum Oi, Susanti Agustina, membenarkan bahwa satu di antara tiga saksi yang ingin dihadirkannya dalam sidang lanjutan kemarin (10/3) memang berhalangan hadir. Alasannya, menyangkut kondisi kesehatan Nia yang tengah melemah. ’’Bu Nia tidak bisa hadir karena kurang sehat,’’ kata dia.

Meski begitu, sidang tetap digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Oi akhirnya mengakui semua kesalahannya di depan majelis hakim. Dalam penuturannya, dia menyatakan tidak mengadakan les CPNS, tetapi meloloskan klien-kliennya dalam seleksi CPNS dengan cara curang. ’’Iya, lewat belakang,’’ kata Oi.

Kendati demikian, ibu satu anak tersebut tidak mau disalahkan sendiri. Dia menegaskan, para pelapor, yakni Karnu dan Agustina, juga ikut membantu dalam melancarkan aksinya. ’’Mereka juga yang makan duitnya,’’ ujarnya.

Oi dan suaminya, Rafly Novianto Tilaar, dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh salah seorang korbannya bernama Karnu pada 23 September lalu.

Dua bulan setelahnya, Oi pun ditetapkan sebagai tersangka tunggal. Berdasar hasil pengembangan pemeriksaan, korban Oi mencapai 225 orang dengan jumlah kerugian mencapai Rp 9,7 miliar. (jawapos)

MANADOPOST.ID– Penyanyi Nia Daniaty batal menjadi saksi di sidang kasus CPNS bodong yang menyeret putrinya, Olivia Nathania alias Oi. Padahal, keterangan dari Nia tidak menutup kemungkinan bisa meringankan hukuman sang anak kelak.

Kuasa hukum Oi, Susanti Agustina, membenarkan bahwa satu di antara tiga saksi yang ingin dihadirkannya dalam sidang lanjutan kemarin (10/3) memang berhalangan hadir. Alasannya, menyangkut kondisi kesehatan Nia yang tengah melemah. ’’Bu Nia tidak bisa hadir karena kurang sehat,’’ kata dia.

Meski begitu, sidang tetap digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Oi akhirnya mengakui semua kesalahannya di depan majelis hakim. Dalam penuturannya, dia menyatakan tidak mengadakan les CPNS, tetapi meloloskan klien-kliennya dalam seleksi CPNS dengan cara curang. ’’Iya, lewat belakang,’’ kata Oi.

Kendati demikian, ibu satu anak tersebut tidak mau disalahkan sendiri. Dia menegaskan, para pelapor, yakni Karnu dan Agustina, juga ikut membantu dalam melancarkan aksinya. ’’Mereka juga yang makan duitnya,’’ ujarnya.

Oi dan suaminya, Rafly Novianto Tilaar, dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh salah seorang korbannya bernama Karnu pada 23 September lalu.

Dua bulan setelahnya, Oi pun ditetapkan sebagai tersangka tunggal. Berdasar hasil pengembangan pemeriksaan, korban Oi mencapai 225 orang dengan jumlah kerugian mencapai Rp 9,7 miliar. (jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/