32.4 C
Manado
Jumat, 12 Agustus 2022

Kapolda-Kajati: Pilkada, Hindari Kecurangan

MANADOPOST.ID—Dua pimpinan penegak hukum di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sepakat mengawal Pilkada Serentak 2020. Agar jauh dari praktik kecurangan.

Ini jadi perhatian khusus Kapolda Sulut Irjen Pol Panca Putra dan Kajati Sulut Andi Arief MH, ketika menghadiri rapat koordinasi sejumlah stakeholder. Membahas anti politik uang, hoax dan politisasi SARA pada pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota di Provinsi Sulut. Kegiatan ini turut dihadiri Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni.

Kajati Sulut Andi Arief berharap, ada komitmen yang kuat bagi seluruh peserta yang ikut dalam Pilkada di 8 wilayah se-Sulut. “Mari bersama-sama menjaga agar seluruh tahapan Pilkada tersebut berjalan sesuai dengan aturan yang ada dan bersih dari segala kecurangan. Sehingga nantinya dihasilkan pemimpin daerah yang jujur, adil, dan peduli akan kesejahteraan rakyat,” tegas Andi Arief.

Kapolda Panca Putra dan Kajati Sulut, sebelumnya sudah melakukan pertemuan. Membahas penegakan hukum terpadu (Gakumdu) dalam pelaksanaan Pilkada Serentak dan pencegahan penyebaran covid-19. “Mudah-mudahan lancar semua, baik Pilkada maupun penanganan Covid-19,” ujar mantan Direktur Penyidikan KPK RI tersebut.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Sementara itu, Pjs Gubernur Agus Fatoni mengatakan, semua komitmen mewujudkan Pilkada aman, damai, sukses dan sehat. Pilkada ini katanya merupakan agenda nasional yang harus disukseskan bersama, di tengah pandemi covid-19 yang sedang melanda dunia.

“Menjadi kewajiban kita untuk mewujudkan pilkada yang aman, damai, sukes, sehat dan termasuk aman dari covid-19, oleh karena itu mari kita sama-sama terus mendorong untuk tetap disiplin menerapkan protokol covid pada setiap tahapan pilkada yang diselenggakan di tahun 2020 ini,” ujarnya.

Iapun berharap agar tetap menerapkan prinsip 4M. Yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari dari kerumunan. Pilkada tahun 2020 ini juga katanya harus dijadikan momen sekaligus untuk mencegah penularan Covid-19, karena apabila semua pasangan calon ikut membagikan APD, ikut membagikan masker, maka masyarakat akan terbantu untuk ikut menerapkan protokol Covid-19.

“Menjadi kekuatan kita bersama untuk bersama memegang komitmen untuk mewujudkan pilkada yang sukses, pilkada yang aman, damai dan sehat dan kita deklarasikan anti politik uang, hoax dan politisasi sara. Mudah mudahan deklarasi ini akan menguatkan kebersamaan kita bersama dalam mewujudkan demokrasi yang betul betul sukses dalam pelaksanaan pilkada 2020,” tandas Fatoni.(gnr)

MANADOPOST.ID—Dua pimpinan penegak hukum di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sepakat mengawal Pilkada Serentak 2020. Agar jauh dari praktik kecurangan.

Ini jadi perhatian khusus Kapolda Sulut Irjen Pol Panca Putra dan Kajati Sulut Andi Arief MH, ketika menghadiri rapat koordinasi sejumlah stakeholder. Membahas anti politik uang, hoax dan politisasi SARA pada pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota di Provinsi Sulut. Kegiatan ini turut dihadiri Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni.

Kajati Sulut Andi Arief berharap, ada komitmen yang kuat bagi seluruh peserta yang ikut dalam Pilkada di 8 wilayah se-Sulut. “Mari bersama-sama menjaga agar seluruh tahapan Pilkada tersebut berjalan sesuai dengan aturan yang ada dan bersih dari segala kecurangan. Sehingga nantinya dihasilkan pemimpin daerah yang jujur, adil, dan peduli akan kesejahteraan rakyat,” tegas Andi Arief.

Kapolda Panca Putra dan Kajati Sulut, sebelumnya sudah melakukan pertemuan. Membahas penegakan hukum terpadu (Gakumdu) dalam pelaksanaan Pilkada Serentak dan pencegahan penyebaran covid-19. “Mudah-mudahan lancar semua, baik Pilkada maupun penanganan Covid-19,” ujar mantan Direktur Penyidikan KPK RI tersebut.

Sementara itu, Pjs Gubernur Agus Fatoni mengatakan, semua komitmen mewujudkan Pilkada aman, damai, sukses dan sehat. Pilkada ini katanya merupakan agenda nasional yang harus disukseskan bersama, di tengah pandemi covid-19 yang sedang melanda dunia.

“Menjadi kewajiban kita untuk mewujudkan pilkada yang aman, damai, sukes, sehat dan termasuk aman dari covid-19, oleh karena itu mari kita sama-sama terus mendorong untuk tetap disiplin menerapkan protokol covid pada setiap tahapan pilkada yang diselenggakan di tahun 2020 ini,” ujarnya.

Iapun berharap agar tetap menerapkan prinsip 4M. Yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari dari kerumunan. Pilkada tahun 2020 ini juga katanya harus dijadikan momen sekaligus untuk mencegah penularan Covid-19, karena apabila semua pasangan calon ikut membagikan APD, ikut membagikan masker, maka masyarakat akan terbantu untuk ikut menerapkan protokol Covid-19.

“Menjadi kekuatan kita bersama untuk bersama memegang komitmen untuk mewujudkan pilkada yang sukses, pilkada yang aman, damai dan sehat dan kita deklarasikan anti politik uang, hoax dan politisasi sara. Mudah mudahan deklarasi ini akan menguatkan kebersamaan kita bersama dalam mewujudkan demokrasi yang betul betul sukses dalam pelaksanaan pilkada 2020,” tandas Fatoni.(gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/