alexametrics
27.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

BIADAB! Ortu ke Pasar, Paman Cabuli Keponakan Sejak 2019, Terancam Bui 15 Tahun

MANADOPOST.ID—Seorang paman seharusnya melindungi. Bukan sebaliknya, tega mencabuli keponakannya sendiri saat orangtua (ortu) korban tidak berada di rumah. Kejadian biadab itu terjadi di wilayah hukum Polres Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Hal ini dibenarkan, Kasatreskrim Polres Bolsel Iptu Sahroni Rasyid, ketika ditemui Manado Post, Selasa (16/6). Menurutnya, aksi bejat ini dilakukan sejak tahun lalu, Juli 2019. “Pelaku berinisial IY, merupakan paman korban,” beber Rasyid.

Mantan Kanitreskrim Polsek Bolaang Uki ini kemudian menjelaskan kronologinya. “Ayah korban yang sering keluar jualan di pasar, membuat pelaku memanfaatkan keadaan. Ayah korban sering meninggalkan anaknya bersama nenek di rumah,” terangnya. Lanjutnya, jarak rumah tersangka dari korban kurang lebih 100 meter. “Iya, tersangka memang biasa di rumah,” sambungnya.

Dia menambahkan, tersangka sudah diamankan di Mapolres Bolsel. “Tersangka dijerat pasal 81 ayat 1, 2 dan 3, hukuman 15 tahun penjara ditambah 1/3 dari hukuman total,” ungkapnya.

Kapolres Bolsel AKBP Yuli Kurnianto menjamin kasus ini akan diproses. “Siapapun masyarakat yang menjadi korban asusila seperti kasus ini, wajib melaporkan ke pihak berwajib,” tegas Kurnianto. Orang nomor satu di Polres Bolsel ini mengaku, di Bolsel ini tingkat kasus cabul sangat tinggi. “Dari semua laporan yang kami terima cabul yang banyak,” tandasnya.(ctr-03/gnr)

MANADOPOST.ID—Seorang paman seharusnya melindungi. Bukan sebaliknya, tega mencabuli keponakannya sendiri saat orangtua (ortu) korban tidak berada di rumah. Kejadian biadab itu terjadi di wilayah hukum Polres Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Hal ini dibenarkan, Kasatreskrim Polres Bolsel Iptu Sahroni Rasyid, ketika ditemui Manado Post, Selasa (16/6). Menurutnya, aksi bejat ini dilakukan sejak tahun lalu, Juli 2019. “Pelaku berinisial IY, merupakan paman korban,” beber Rasyid.

Mantan Kanitreskrim Polsek Bolaang Uki ini kemudian menjelaskan kronologinya. “Ayah korban yang sering keluar jualan di pasar, membuat pelaku memanfaatkan keadaan. Ayah korban sering meninggalkan anaknya bersama nenek di rumah,” terangnya. Lanjutnya, jarak rumah tersangka dari korban kurang lebih 100 meter. “Iya, tersangka memang biasa di rumah,” sambungnya.

Dia menambahkan, tersangka sudah diamankan di Mapolres Bolsel. “Tersangka dijerat pasal 81 ayat 1, 2 dan 3, hukuman 15 tahun penjara ditambah 1/3 dari hukuman total,” ungkapnya.

Kapolres Bolsel AKBP Yuli Kurnianto menjamin kasus ini akan diproses. “Siapapun masyarakat yang menjadi korban asusila seperti kasus ini, wajib melaporkan ke pihak berwajib,” tegas Kurnianto. Orang nomor satu di Polres Bolsel ini mengaku, di Bolsel ini tingkat kasus cabul sangat tinggi. “Dari semua laporan yang kami terima cabul yang banyak,” tandasnya.(ctr-03/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/