24.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

Oma Nona Dihujani 21 Tikaman, Kapolres Minut Beber Motif Pelaku

MANADOPOST.JAWAPOS.COM – Sejumlah fakta terbaru pengungkapan kasus pembunuhan Frederika Maluega (70), warga Kelurahan Saroinsong II, Kecamatan Airmadidi, diungkap Polres Minahasa Utara (Minut), Selasa (20/4) sore.

Kapolres AKBP Grace Rahakbau menjelaskan, motif pelaku RRT alias Ichad (19), murni ingin mencuri. Pihaknya tidak menemukan adanya unsur terencana dari pelaku untuk membunuh korban.

Pelaku menghabisi nyawa Oma Nona, sapaan akrab korban, karena ketahuan akan mencuri di dalam kamarnya. Padahal sebelumnya pelaku sudah menggasak barang curian seperti rokok, voucher dan makanan serta uang asing dari toko milik korban.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Pelaku masuk rumah milik orang lain tanpa izin. Padahal rumahnya dari jeruji besi,” ungkapnya.

Pelaku menghujani korban sebanyak 21 tikaman menggunakan gunting yang diambil dari toko korban.

“Pelaku mengaku mengenal baik korban dan menganggap korban sebagai keluarganya sendiri. Tetapi karena niatnya ingin mencuri sehingga membunuh korban,” jelas Kapolres.

Diketahui, pra rekonstruksi telah dilakukan sebanyak 70 adegan. Atas perbuatannya, pelaku diancam hukuman penjara maksimal 15 tahun. (jen)

 

MANADOPOST.JAWAPOS.COM – Sejumlah fakta terbaru pengungkapan kasus pembunuhan Frederika Maluega (70), warga Kelurahan Saroinsong II, Kecamatan Airmadidi, diungkap Polres Minahasa Utara (Minut), Selasa (20/4) sore.

Kapolres AKBP Grace Rahakbau menjelaskan, motif pelaku RRT alias Ichad (19), murni ingin mencuri. Pihaknya tidak menemukan adanya unsur terencana dari pelaku untuk membunuh korban.

Pelaku menghabisi nyawa Oma Nona, sapaan akrab korban, karena ketahuan akan mencuri di dalam kamarnya. Padahal sebelumnya pelaku sudah menggasak barang curian seperti rokok, voucher dan makanan serta uang asing dari toko milik korban.

“Pelaku masuk rumah milik orang lain tanpa izin. Padahal rumahnya dari jeruji besi,” ungkapnya.

Pelaku menghujani korban sebanyak 21 tikaman menggunakan gunting yang diambil dari toko korban.

“Pelaku mengaku mengenal baik korban dan menganggap korban sebagai keluarganya sendiri. Tetapi karena niatnya ingin mencuri sehingga membunuh korban,” jelas Kapolres.

Diketahui, pra rekonstruksi telah dilakukan sebanyak 70 adegan. Atas perbuatannya, pelaku diancam hukuman penjara maksimal 15 tahun. (jen)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/