26 C
Manado
Sabtu, 5 Desember 2020

BNN Sulut Ringkus Adik Wali Kota

MANADOPOST.JAWAPOS.COM—Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Utara di bawah pimpinan Kepala BNN Sulut Brigjen Pol Jefri Lasut, kembali menungkap praktik kotor penyalagunaan narkoba. Dua orang berhasil ditangkap. Salah satu tersangka diduga merupakan adik dari Plt Wali Kota Palu Sigit Purnomo atau Pasha Ungu. Jaringan yang diungkap kali ini merupakan jaringan nasional dan internasional. Kematangan Brigjen Lasut dalam mengungkap jaringan internasional ini, tak bisa dimungkiri dari pengalamannya yang pernah bertugas sebagai Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia.

Pengungkapan dilakukan 16 September lalu. “Ini kasus yang memang banyak ditanyakan orang karena mungkin agak ‘seksi’,” terang Brigjen Lasut, saat konfrensi pers, Senin (19/10). Diceritakan, penangkapan pertama pada perempuan berinisial HG alias Yuyu. “Pada tanggal 16 September, kami menangkap seorang perempuan berinisial HG alis Yuyu. Adapun yang kami sita dari perempuan ini adalah 1,2 gram Mentamfetamin atau Sabu. Dan Sabu itu dibungkus di dalam rokok yang ditaruh didalam tas,” tegasnya menambahkan ini berdasarkan info yang didapat BNN Sulut. “Perempuan ini kami tangkap pada saat baru turun dari bus di Terminal Malalayang. Dia hanya sebagai membawa, berarti kurir. Kami mendapat informasi dari seseorang yang ada di Palu. Dia memberikan informasi kepada kami,” katanya eks Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulut tersebut.

Dari hasil pemeriksaannya, HG mengaku baru satu kali ini membawa barang haram tersebut ke Manado. “Namun ini kan pengakuan tersangka. Kami tetap mengembangkan terus, terutama jaringan-jaringannya. Tujuannya ke Manado, dia mengatakan pulang kampung. Dan dia tinggal di Bengkol,” terangnya. Kemudian dilakukan pengembangan dan kerja sama dengan BNNP Sulteng. Karena barang tersebut dibawa dari Palu. “Ternyata tersangka ini berasal dari Palu. Kami kembangkan. Dari tersangka menjelaskan asal barang bukti tersebut, berasal dari Palu. Dan bersama-sama dengan BNNP Sulteng, kami menangkap juga satu tersangka berinisial HS,” jelasnya.

Tersangka kedua berinisial HS ini, diduga merupakan adik Wakil Walikota yang saat ini menjabat Plt Walikota Palu. “Dimana pada saat kami dalam perjalanan (menuju Palu), ternyata dari BNNP Sulteng, sudah melakukan penangkapan terhadap tersangka atau jaringan yang kami selidiki. Kami tinggal menjemput HS itu di BNNP Sulteng,” terangnya sembari membenarkan pertanyaan apakah HS adalah adik Plt Wali Kota Palu. “Yang dikatakan itu memang benar. Bahwa yang bersangkutan memang dari Palu. Dan kami menerapkan pasal 114 dan 112 Junto 127 UU nomor 35,” tegasnya.

Tambah Brigjen Lasut, peran HS yang memberikan barang itu (Shabu) kepada tersangka pertama. “Dan masih ada bandar diatasnya yang lagi kami cari. Tapi terget kami juga bandar itu. Karena itu ada kaitannya dengan jaringan dari Malaysia,” ungkapnya. “Dan HS kami tidak mengamankan barang buktinya. Kasus disini yang hanya 1,2 gram. Tapi yang ditangkap di BNNP Sulteng, itu ada sekira 14 paket. Namun keterlibatannya saya tidak tahu, karena saya tidak menyidik penemuan atau penangkatan dan penyitaan barang bukti tersebut,” ungkapnya.

Dan kasus ini masih dalam pengembangan-pengembangan lebih lanjut. Tidak menutup kemungkinan akan ada beberapa saksi dan tersangka lainnya. “Kasus ini sebenarnya masih dalam pengembangan terus. Karena baru dua tersangka, dari yang kami tahu ada beberapa tersangka harus dikembangkan jaringannya. Dimana jaringan ini adalah jaringan nasional maupun internasional. Karena asal barang sebenarnya dari Malaysia. Kemudian ada TO kami, yang menjadi TO juga dari Sulteng yang melarikan diri. Mudah-mudahan kami bisa melakukan pengembangan terhadap hal yang bersangkutan,” terangnya.(ctr-02/gnr)

-

Artikel Terbaru

Jasa Raharja Salur 35,1 Miliar Santunan Lakalantas

Hingga November PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Utara telah menyerahkan santunan kecelakaan lalu lintas sebesar Rp 35,1 miliar.

Tidak Perlu Percaya Hoax, PAHAM Masih Teratas

Pendukung fanatik dan militan paslon wali kota Manado Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) dan wakil wali kota Harley Mangindaan (AiM) tidak perlu merasa terganggu dengan upaya pembentukan opini miring yang disampaikan oleh lawan-lawan politik PAHAM terkait dengan hasil riset yang dilakukan lembaga survei Indobarometer yang menempatkan elektabilitas paslon PAHAM sudah mencapai 39,5 persen atau selisih 12,2 persen dengan paslon berikutnya.

Diutus Khusus, Pdt Arina dan Pelsus GMIM Doakan PAHAM

Masuknya nama Wakil Ketua Komisi W/KI Sinode GMIM Penatua Prof DAr Julyeta Amelia Paulina Runtuwene MS (JPAR) dan Ketua Komisi P/KB Wilayah Manado Timur IV Penatua Dr Harley Mangindaan, dalam daftar calon wali kota dan wakil wali kota Manado yang akan bertarung dalam pilkada 9 Desember mendatang, rupanya menjadi perhatian khusus BPMS GMIM.

Taman Baca Beroperasi 2021

Semakin berkembangnya zaman, namun disayangkan minat baca masyarakat semakin minim.

Bagi-Bagi Masker Gratis Cegah Covid-19

UPTD Puskesmas Boroko Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) turut serta mengampanyekan Gerakan Bersama (Gema) 3M Lawan Covid-19.