29.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

WNA Ini Terancam Penjara Seumur Hidup, Bunuh Istrinya dengan Cara Siram Air Keras

Air keras ini sudah disiapkan lebih dulu oleh pelaku dengan membelinya melalui online.

Kasat Reskrim mengatakan dari hasil pemeriksaan, diketahui jika pelaku cemburu dengan korban yang diduga dekat dengan pria lain.

“Dugaan cemburu buta, sehingga pelaku gelap mata dan melakukan aksi keji tersebut. Menyiramkan air keras ke tubuh korban hingga mengalami luka bakar serius,” ujar dia, Minggu (21/11/2021).

Namun lanjut dia, polisi masih memastikan dugaan motif tersebut.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Apakah memang ada orang ketiga atau hanya cemburu buta sehingga sakit hati, kita masih dalami,” kata dia.

Selain itu pihaknya juga masih mendalami motif lainnya.

“Kita masih lakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap motif lainnya,” tambahnya.

Sedangkan Abdul Latif, diketahui sudah tinggal di Indonesia sejak dua tahun terakhir.

Dan menikah siri dengan korban sekitar 1,5 bulan.

“Pelaku bilang dia bisnis kayu gaharu, dibeli di sini lalu dikirim ke Arab Saudi,” terangnya. (ral/int/pojoksatu)

Air keras ini sudah disiapkan lebih dulu oleh pelaku dengan membelinya melalui online.

Kasat Reskrim mengatakan dari hasil pemeriksaan, diketahui jika pelaku cemburu dengan korban yang diduga dekat dengan pria lain.

“Dugaan cemburu buta, sehingga pelaku gelap mata dan melakukan aksi keji tersebut. Menyiramkan air keras ke tubuh korban hingga mengalami luka bakar serius,” ujar dia, Minggu (21/11/2021).

Namun lanjut dia, polisi masih memastikan dugaan motif tersebut.

“Apakah memang ada orang ketiga atau hanya cemburu buta sehingga sakit hati, kita masih dalami,” kata dia.

Selain itu pihaknya juga masih mendalami motif lainnya.

“Kita masih lakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap motif lainnya,” tambahnya.

Sedangkan Abdul Latif, diketahui sudah tinggal di Indonesia sejak dua tahun terakhir.

Dan menikah siri dengan korban sekitar 1,5 bulan.

“Pelaku bilang dia bisnis kayu gaharu, dibeli di sini lalu dikirim ke Arab Saudi,” terangnya. (ral/int/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/