31.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Esok, Penindakan Tilang Elektronik

MANADOPOST.ID-Pengendara di Manado sudah boleh melengkapi surat-surat dan kelengkapan berkendara. Penindakan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), bakal dimulai Selasa, (23/3) esok. Launching massalnya bakal dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kota Manado sendiri ada 11 titik kamera ETLE yang sudah terpasang jauh-jauh hari. Selain 11 lokasi ini, Direktorat Lalulintas Polda Sulut juga melengkapi petugas lapangan, patroli motor dan patroli kendaraan dengan kamera sistem Cambog Lantas (Camera Mobile Observasi Pelanggar Lalulintas).

Kamera canggih ini terintegrasi dengan data Satpas SIM maupun E-KTP pengendara. Bisa indentifikasi plat nomor kendaraan dan wajah pengendara yang melanggar aturan. Cara kerjanya otomatis merekam pelanggaran. Lalu surat tilang elektroniknya bakal dikirim via Kantor Pos ke alamat sesuai nama dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Jadi petugas lapangan tidak akan memberikan surat tilang di tempat seperti biasanya. Makanya jangan kaget kalau ada surat tilang elektronik tiba-tiba mampir ke rumah mulai setelah adanya penerapan.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Kamera tilang elektronik dipastikan akan lebih canggih dengan mampu menangkap berbagai pelanggaran yang dilakukan pengendara roda empat dan dua. Salah satu contoh termasuk jika ada yang nekat menggunakan pelat nomor palsu, bisa langsung terbaca dan tertangkap kamera ETLE. Penindakan tilang elektronik sesuai jadwal berlaku mulai 23 Maret 2021.

Kemudian, untuk evaluasi yang dilakukan Direktorat Lalulintas Polda Sulut selama tiga hari, jumlah pelanggar yang terekam kamera ETLE mencapai 9.128. Ini masih data evaluasi tanggal 1 hingga 3 Maret 2021. Data tersebut kemungkinan terus bertambah karena belum ada update terbaru.

Meski begitu, dalam evaluasi tersebut ada tren penurunan pelanggaran. 1 Maret berjumlah 4.217, kemudian 2 Maret 3.030, lalu 3 Maret 1881 pelanggar. Totalnya 9.128. “Kami berharap seluruh warga khususnya di Kota Manado dengan ada pemberlakuan ini kita lebih tertib dalam berlalu lintas,” pesan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sulut Kompol Roy Tambajong, eks Kasatlantas Polresta Manado.

Lantas bagaimana dengan kendaraan yang tidak bernomor polisi, dipinjamkan, bahkan sudah tangan kedua? polisi tetap bisa melakukan penilangan lewat petugas yang berjaga di lapangan melalui bantuan kamera ETLE, sehingga petugas lapangan bisa melakukan pelacakan manual dibantu petugas ETLE dari ruangan operator RTMC Polda, lalu melakukan penindakan.

Begitupun dengan kendaraan second. Polisi menegaskan tetap akan mengirimkan surat tilang ke alamat sesuai nama STNK. Lalu bisa diklarifikasi ke kantor polisi jika bukan lagi sebagai pemilik kendaraan. Denda tilang sebaiknya cepat dibayar sebab STNK yang diblokir tidak akan bisa diperpanjang bila denda tilangnya belum dibayar. Kendaraan akan dianggap tidak sah jika STNK terblokir. Namun, STNK terblokir bisa diaktifkan jika pengemudi yang melanggar sudah membayar denda tilang. Denda yang dibayar sesuai jenis pelanggaran yang diatur UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan.(gnr)

MANADOPOST.ID-Pengendara di Manado sudah boleh melengkapi surat-surat dan kelengkapan berkendara. Penindakan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), bakal dimulai Selasa, (23/3) esok. Launching massalnya bakal dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kota Manado sendiri ada 11 titik kamera ETLE yang sudah terpasang jauh-jauh hari. Selain 11 lokasi ini, Direktorat Lalulintas Polda Sulut juga melengkapi petugas lapangan, patroli motor dan patroli kendaraan dengan kamera sistem Cambog Lantas (Camera Mobile Observasi Pelanggar Lalulintas).

Kamera canggih ini terintegrasi dengan data Satpas SIM maupun E-KTP pengendara. Bisa indentifikasi plat nomor kendaraan dan wajah pengendara yang melanggar aturan. Cara kerjanya otomatis merekam pelanggaran. Lalu surat tilang elektroniknya bakal dikirim via Kantor Pos ke alamat sesuai nama dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Jadi petugas lapangan tidak akan memberikan surat tilang di tempat seperti biasanya. Makanya jangan kaget kalau ada surat tilang elektronik tiba-tiba mampir ke rumah mulai setelah adanya penerapan.

Kamera tilang elektronik dipastikan akan lebih canggih dengan mampu menangkap berbagai pelanggaran yang dilakukan pengendara roda empat dan dua. Salah satu contoh termasuk jika ada yang nekat menggunakan pelat nomor palsu, bisa langsung terbaca dan tertangkap kamera ETLE. Penindakan tilang elektronik sesuai jadwal berlaku mulai 23 Maret 2021.

Kemudian, untuk evaluasi yang dilakukan Direktorat Lalulintas Polda Sulut selama tiga hari, jumlah pelanggar yang terekam kamera ETLE mencapai 9.128. Ini masih data evaluasi tanggal 1 hingga 3 Maret 2021. Data tersebut kemungkinan terus bertambah karena belum ada update terbaru.

Meski begitu, dalam evaluasi tersebut ada tren penurunan pelanggaran. 1 Maret berjumlah 4.217, kemudian 2 Maret 3.030, lalu 3 Maret 1881 pelanggar. Totalnya 9.128. “Kami berharap seluruh warga khususnya di Kota Manado dengan ada pemberlakuan ini kita lebih tertib dalam berlalu lintas,” pesan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sulut Kompol Roy Tambajong, eks Kasatlantas Polresta Manado.

Lantas bagaimana dengan kendaraan yang tidak bernomor polisi, dipinjamkan, bahkan sudah tangan kedua? polisi tetap bisa melakukan penilangan lewat petugas yang berjaga di lapangan melalui bantuan kamera ETLE, sehingga petugas lapangan bisa melakukan pelacakan manual dibantu petugas ETLE dari ruangan operator RTMC Polda, lalu melakukan penindakan.

Begitupun dengan kendaraan second. Polisi menegaskan tetap akan mengirimkan surat tilang ke alamat sesuai nama STNK. Lalu bisa diklarifikasi ke kantor polisi jika bukan lagi sebagai pemilik kendaraan. Denda tilang sebaiknya cepat dibayar sebab STNK yang diblokir tidak akan bisa diperpanjang bila denda tilangnya belum dibayar. Kendaraan akan dianggap tidak sah jika STNK terblokir. Namun, STNK terblokir bisa diaktifkan jika pengemudi yang melanggar sudah membayar denda tilang. Denda yang dibayar sesuai jenis pelanggaran yang diatur UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan.(gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/