23.4 C
Manado
Thursday, 8 December 2022

Terlibat Penganiayaan Secara Bersama-sama, Ayah dan Anak di Tomohon Digulung Polisi

 

MANADOPOST.ID–TW alias Toar (34)  dan JW alias Jib, Warga Tara-Tara Dua, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon. Terpaksa harus diamankan Anggota Piket Polsek Tomohon Tengah, Polres Tomohon. Usai diduga melakukan tindakan penganiayaan secara bersama-sama, terhadap korban Adolf Suoth, warga yang sama dengan pelaku. Disayangkan, dari keterangan polisi, kedua terduga pelaku merupakan ayah dan anak. Pun dengan tersangka JW diinformasikan masih di bawah umur.

Disampaikan Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Arie Prakoso SIK, anggotanya mengamankan keduanya usai menerima laporan dari masyarakat, adanya keributan di Kelurahan Tara-Tara Dua, Rabu (23/11) sekira Pukul 01.30 WITA.

“Anggota kita merespon laporan masyarakat, bahwa telah terjadi penganiayaan secara bersama-sama di Kelurahan Tara-Tara Dua, sekira Pukul 01.30, Rabu (23/11). Dari situ,  anggota melakukan pulbaket, yang menyatakan bahwa kejadian berawal dari pesta miras antara korban Adolf Suoth dan tersangka JW bersama kawan-kawannya. Sementara pesta miras korban dan tersangka JW terlibat adu mulut. Karena sudah di bawah pengaruh miras korban Adolf Suoth sempat memukul JW. Sontak, tersangka JW pun langsung membalas memukul korban Adolf Suoth, setelahnya terjadi perkelahian antara tersangka JW dan korban,” terang Kapolsek Arie.

Baca Juga:  Kapolda Sulut: Manado Post Saya Mohon Maaf, Anggota yang Bikin Salah di Tomohon akan Saya Tegur!
1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dikatakannya lagi, karena merasa tak mampu menandingi korban, tersangka JW memutuskan bergegas pulang ke rumah. Dengan maksud melaporkan kejadian tersebut kepada ayahnya TW. Berang mendengar penjelasan dari sang anak. Tersangka TW langsung menuju ke TKP untuk mencari korban.

“Tersangka TW sempat bertanya, kenapa korban menganiaya anaknya. Bukannya mendapatkan jawaban, keduanya terlibat adu mulut. Dari situ, kedua tersangka langsung mengeroyok korban. Alhasil korban babak belur, serta mengalami luka sobek di bagian kepala sehingga harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit,” bebernya.Sembari menambahkan, kedua tersangka kini telah diamankan di Mapolsek Tomohon Tengah, guna dimintai keterangan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (yol)

 

MANADOPOST.ID–TW alias Toar (34)  dan JW alias Jib, Warga Tara-Tara Dua, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon. Terpaksa harus diamankan Anggota Piket Polsek Tomohon Tengah, Polres Tomohon. Usai diduga melakukan tindakan penganiayaan secara bersama-sama, terhadap korban Adolf Suoth, warga yang sama dengan pelaku. Disayangkan, dari keterangan polisi, kedua terduga pelaku merupakan ayah dan anak. Pun dengan tersangka JW diinformasikan masih di bawah umur.

Disampaikan Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Arie Prakoso SIK, anggotanya mengamankan keduanya usai menerima laporan dari masyarakat, adanya keributan di Kelurahan Tara-Tara Dua, Rabu (23/11) sekira Pukul 01.30 WITA.

“Anggota kita merespon laporan masyarakat, bahwa telah terjadi penganiayaan secara bersama-sama di Kelurahan Tara-Tara Dua, sekira Pukul 01.30, Rabu (23/11). Dari situ,  anggota melakukan pulbaket, yang menyatakan bahwa kejadian berawal dari pesta miras antara korban Adolf Suoth dan tersangka JW bersama kawan-kawannya. Sementara pesta miras korban dan tersangka JW terlibat adu mulut. Karena sudah di bawah pengaruh miras korban Adolf Suoth sempat memukul JW. Sontak, tersangka JW pun langsung membalas memukul korban Adolf Suoth, setelahnya terjadi perkelahian antara tersangka JW dan korban,” terang Kapolsek Arie.

Baca Juga:  Polres Tomohon Amankan Remaja Pembawa Sajam di Paslaten Satu

Dikatakannya lagi, karena merasa tak mampu menandingi korban, tersangka JW memutuskan bergegas pulang ke rumah. Dengan maksud melaporkan kejadian tersebut kepada ayahnya TW. Berang mendengar penjelasan dari sang anak. Tersangka TW langsung menuju ke TKP untuk mencari korban.

“Tersangka TW sempat bertanya, kenapa korban menganiaya anaknya. Bukannya mendapatkan jawaban, keduanya terlibat adu mulut. Dari situ, kedua tersangka langsung mengeroyok korban. Alhasil korban babak belur, serta mengalami luka sobek di bagian kepala sehingga harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit,” bebernya.Sembari menambahkan, kedua tersangka kini telah diamankan di Mapolsek Tomohon Tengah, guna dimintai keterangan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (yol)

Most Read

Artikel Terbaru

/