26.4 C
Manado
Senin, 27 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Tim Maleo Keluar Masuk Hutan Buru Pelaku Pembunuhan Marsela Sulu, Medan Lumayan Berat, Motor Sempat Tergelincir

- Advertisement -

MANADOPOST.ID— Aparat kepolisian terus memburu terduga pelaku pembunuhan Marsela Sulu (13), bocah asal Koha, Minahasa, yang Jumat lalu (21/5) mayatnya ditemukan dalam karung.

Tim Maleo Polda Sulut diketahui ikut keluar masuk hutan, melakukan pengejaran terhadap pelaku. Salah satu anggota tim, Minggu malam (23/5) membagikan video suasana saat tim menyisir hutan.

“Kami tak akan berhenti sampai kau diperhadapkan dengan hukum (emoji semangat) MALEO UNTUK SULUT,” bunyi keterangan di video yang diposting di TikTok itu.

Dalam video itu, tampak Medan yang dilalui tim lumayan berat. Jalan sempit dan licin, membuat motor yang dikendarai anggota tim tergelincir. Di bagian lain video itu juga, tim melakukan penyisiran hingga malam hari. Di akhir video, tampak foto korban Sela semasa hidup.

- Advertisement -

Sementara itu, informasi didapat, Sabtu malam lalu, pria mirip terduga pelaku, terekam CCTW warga di Desa Lelema, Tumpaan, Minahasa Selatan. Menurut keterangan warga, gerak-gerik pria tersebut terlihat mencurigakan seperti kebingungan dan ketakutan.

Pria itu bahkan sempat dikejar warga sekitar sampai di tengah kampung namun tidak ditemukan.

Seperti diketahui, warga Sulawesi Utara (Sulut) Jumat (21/5) dibuat geger. Seorang bocah 13 tahun, Marsela Sulu, ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan di perkebunan Desa Koha, Kecamatan Mandolang, Minahasa.

Sela, sapaan akrab korban, diduga diperkosa dan dibunuh. Pelaku sampai berita ini diturunkan masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Sejak mayat Sela ditemukan, ramai di media sosial warganet menyebar foto terduga pelaku. Salah satunya akun FB Donny A Sulu. Dia mengunggah tangkapan layar foto berdampingan, korban dan pelaku. Pelaku terlihat berbadan besar dan berambut cepak.

Kasus hilangnya Sela sempat viral di media sosial. Bocah tak berdosa ini Jumat pagi ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di Desa Koha, Jaga Satu, Kecamatan Mandolang, tepatnya di perkebunan Karumama, di bawah pohon pala.(*)

MANADOPOST.ID— Aparat kepolisian terus memburu terduga pelaku pembunuhan Marsela Sulu (13), bocah asal Koha, Minahasa, yang Jumat lalu (21/5) mayatnya ditemukan dalam karung.

Tim Maleo Polda Sulut diketahui ikut keluar masuk hutan, melakukan pengejaran terhadap pelaku. Salah satu anggota tim, Minggu malam (23/5) membagikan video suasana saat tim menyisir hutan.

“Kami tak akan berhenti sampai kau diperhadapkan dengan hukum (emoji semangat) MALEO UNTUK SULUT,” bunyi keterangan di video yang diposting di TikTok itu.

Dalam video itu, tampak Medan yang dilalui tim lumayan berat. Jalan sempit dan licin, membuat motor yang dikendarai anggota tim tergelincir. Di bagian lain video itu juga, tim melakukan penyisiran hingga malam hari. Di akhir video, tampak foto korban Sela semasa hidup.

Sementara itu, informasi didapat, Sabtu malam lalu, pria mirip terduga pelaku, terekam CCTW warga di Desa Lelema, Tumpaan, Minahasa Selatan. Menurut keterangan warga, gerak-gerik pria tersebut terlihat mencurigakan seperti kebingungan dan ketakutan.

Pria itu bahkan sempat dikejar warga sekitar sampai di tengah kampung namun tidak ditemukan.

Seperti diketahui, warga Sulawesi Utara (Sulut) Jumat (21/5) dibuat geger. Seorang bocah 13 tahun, Marsela Sulu, ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan di perkebunan Desa Koha, Kecamatan Mandolang, Minahasa.

Sela, sapaan akrab korban, diduga diperkosa dan dibunuh. Pelaku sampai berita ini diturunkan masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Sejak mayat Sela ditemukan, ramai di media sosial warganet menyebar foto terduga pelaku. Salah satunya akun FB Donny A Sulu. Dia mengunggah tangkapan layar foto berdampingan, korban dan pelaku. Pelaku terlihat berbadan besar dan berambut cepak.

Kasus hilangnya Sela sempat viral di media sosial. Bocah tak berdosa ini Jumat pagi ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di Desa Koha, Jaga Satu, Kecamatan Mandolang, tepatnya di perkebunan Karumama, di bawah pohon pala.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/