32 C
Manado
Sabtu, 31 Oktober 2020

Ditresnarkoba Polda Sulut Bongkar Sindikat, 3 Tersangka Terancam Penjara Seumur Hidup

MANADOPOST.JAWAPOS.COM—Genderang perang melawan narkoba terus ditabuh Polda Sulut. Di bawah pimpinan Kapolda Sulut Irjen Pol Panca Putra, para perusak masa depan daerah terus ‘diperangi’.

Kali ini Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulut berhasil mengungkap sindikat peredaran narkotika jenis sabu antar provinsi, Rabu (23/9), di Kecamatan Wenang dan Malalayang, Kota Manado. Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan tiga tersangka, yaitu RN (45) dan ES (21), warga Wenang, serta BVJ (35), warga Malalayang. Petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari ketiganya, antara lain sabu total seberat sekitar 30 gram, data komunikasi elektronik, timbangan digital, kartu ATM serta alat penghisap sabu atau bong.

Barang bukti yang diamankan petugas Ditnarkoba Polda Sulut.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast SIK, dalam konferensi pers di depan awak media membeberkan, pengungkapan berdasarkan tiga laporan polisi. Petugas awalnya mengamankan tersangka RN di wilayah Wenang sekitar pukul 13.20 WITA. “Dari tersangka RN didapati barang bukti berupa dua paket kecil sabu dan hand phone,” sebut Abast, di dampingi Dirresnarkoba Polda Sulut AKBP Indra Lutrianto Amstono dan Kasubdit 3 Ditresnarkoba AKBP Denny Pusungulaa, Kamis (24/09) malam, di Mapolda. Berdasarkan hasil interogasi terhadap RN, petugas melakukan pengembangan dan mengamankan tersangka ES di depan sebuah hotel di wilayah Wenang, sekitar pukul 15.30 WITA. “Barang bukti yang didapati dari ES adalah lima paket kecil sabu dan hand phone,” jelas Kombes Abast.

Tak berhenti di situ, petugas kembali melakukan pengembangan, dan mengamankan tersangka BVJ di wilayah Malalayang, sekitar pukul 17.45 WITA. Dari tangan BVJ, ditemukan barang bukti tiga paket sabu. Para tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polda Sulut untuk diperiksa, juga pengembangan lebih lanjut. “Para tersangka dijerat Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah sepertiga,” kuncinya.

Sementara itu, dirresnarkoba menambahkan, pengiriman sabu dilakukan melalui jalur darat dari luar daerah Sulut. “Barang bukti yang kita dapatkan ini hanya sisa, sudah ada beberapa gram yang beredar. Dan ini akan kita kembangkan terus kepada pengedar atau pengecer lainnya, termasuk para pemakai, bahkan juga bandar besarnya,” pungkasnya.(gnr)

-

Artikel Terbaru

Bendungan Kuwil Capai 75 Persen, Selesai Pertengahan 2021

MANADOPOST.ID—Salah satu bendungan yang bakal memberikan efek positif masyarakat Sulut khususnya Kota Manado selesai tahun depan.  Hal itu disampaikan Gubernur berstatus cuti Olly Dondokambey, kepada para pakar intelektual Sulut di Hotel Grand Puri Manado.

Wabup Sangihe: Olly-Steven Lanjutkan Periode Kedua

MANADOPOST.ID—Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong menyampaikan dukungan terbuka kepada pasangan Olly Dondokambey-Steven Kandouw pada Pilkada 9 Desember 2020.

Kawanua Prediksi Donald Trump Menang Lagi

MANADOPOST.ID—Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS), ikut mendapat perhatian warga Sulawesi Utara (Sulut), yang saat ini bermukim di negeri Paman Sam.

KPK Bisa Ambil Alih Kasus

MANADOPOST.ID—Kasus-kasus yang mandek di lingkungan Polri dan Kejaksaan bisa diambil alih oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia.

Joshua/Vincen Diunggulkan Sabet Juara

MANADOPOST.ID—Siapa berhak menyegel titel juara badminton Manado Post Open 2020? Malam ini, segera terjawab di GOR Betania, Teling Manado. Delapan pasangan kategori A dan B (lihat grafis), bakal bertanding habis-habisan merebut tiket final guna ke podium juara.