31 C
Manado
Selasa, 20 Oktober 2020

Kanwil Bea Cukai Sulbagtara Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ballpress dari Malaysia

MANADO— Petugas Bea Cukai, Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC) Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara), berhasil menggagalkan penyelundupan 290 bale pakaian bekas (ballpress). Pakaian bekas dari Malaysia itu, rencananya akan dibongkar di Tolitoli, Sulawesi Tengah.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara Cerah Bangun mengungkapkan, penindakan tersebut bermula dari informasi yang didapat dari masyarakat. Berdasarkan informasi tersebut, Tim Patroli Laut BC 60002 kemudian bergerak menuju lokasi.

“Setelah melakukan pengintaian beberapa hari, Tim Patroli Laut BC 60002 Kanwil Bea Cukai berhasil menangkap kapal KLM. Fungka Permai yang membawa pakaian bekas sebanyak dua ratus sembilan puluh bale yang dinakhodai tersangka US (57),” ungkap Cerah Bangun, Jumat (26/8).

Dia menjelaskan, kapal bertolak dari Tawau, Malaysia pada Rabu (26/8) dengan tujuan akhir Malala, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Kapal KLM. Fungka Permai ini mengangkut barang impor berupa pakaian bekas/ballpress yang tidak tercantum dalam manifes. Ballpress ditutup ketika berada di atas kapal.

“Namun pada saat berada di perairan laut Sulawesi kapal ditangkap oleh Tim Patroli Laut BC 60002 pada Kamis 27 Agustus. Kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan pula bendera Malaysia dan telepon satelit. Kapal KLM. Fungka Permai sesungguhnya menjadi target Bea Cukai karena diduga membawa juga narkoba dan barang senjata lainnya,” bebernya.

Lanjut kakanwil, saat ini barang telah diperiksa di Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Pantoloan. “Untuk sementara, tersangka yang telah ditetapkan adalah nakhoda kapal KLM. Fungka Permai berinisial US (57). Proses penyidikan dilakukan oleh Kantor Bea Cukai Pantoloan,” ujarnya.

Sebelum penyerahan barang bukti dan tersangka ke kejaksaan, penyidik telah menyerahkan berkas penyidikan tahap I ke Kejaksaan Negeri Palu pada tanggal 11 September 2020 dan Kejaksaan kemudian menindaklanjutinya dengan meneliti kelengkapan berkas pemeriksaan dan pengenaan pasal. Pada tanggal 18 September 2020 Kejaksaan Negeri Palu menyatakan berkas lengkap (P21) dan kemudian Penyidik Kantor Bea Cukai Pantoloan melakukan pelimpahan tahap dua ke Kejaksaan Negeri Palu pada tanggal 24 September 2020.

“Hingga saat ini status atas kasus tersebut telah dinyatakan lengkap (P21). Tersangka berikut barang bukti telah diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Palu. Tersangka dijerat dengan pasal 102 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal senilai Rp 5 miliar,” tukasnya.(*)

-

Artikel Terbaru

Demi Bolsel, Iskandar-Deddy Ubah Lawan Jadi Teman

MANADOPOST.ID—Pesta demokrasi lima tahunan di Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) kian menarik saja. Sebab hampir dipastikan seluruh elemen masyarakat pesisir selatan BMR ini, mendukung

Gorango Community Menangkan OD-AA

MANADOPOST.ID—Calon Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) dan calon Wali Kota Manado Andrei Angouw (AA) menghadiri peresmian Rumah Relawan Gorango Community di Paal II Manado.

ODC Perkuat SB-RG di Boltim

MANADOPOST.ID—Kehadiran Olly Dondokambey Center (ODC) di bawah komando Ketum Ferry Wowor di Boltim, menambah kekuatan paslon Drs H Suhendro Boroma MSi-Drs Rusdi Gumalangit (SB-RG).

Money Politics Naik, Modus Sembako Uang Tunai

MANADOPOST.ID—Sejumlah pelanggaran diduga terjadi selama tahapan pilkada, yang saat ini sementara berlangsung di Sulawesi Utara (Sulut). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulut membeber, sudah ada aduan masuk dari 15 kabupaten/kota.

Dukung Olly-Steven, Sesepuh Golkar `Reuni` di SaVeRo

MANADOPOST.ID—Pemandangan menarik terlihat di Tondano, Senin (19/10) kemarin. Panji berwarna kuning terlihat menyatu dengan warna merah.