31.4 C
Manado
Minggu, 14 Agustus 2022

Lagi, Anggota Polri Gugur Diserang OTK,  Ditemukan Linmas Bersimbah Darah

MANADOPOST.ID–Anggota Polri kembali gugur saat menjalankan tugasnya, di provinsi paling timur Indonesia. Kepala Polsubsektor Oksamol, Briptu Mario Sanoy gugur, saat berada di Kantor Polsubsektor Oksamol, Pegunungan Bintang, Papua ditemukan tewas. Akibat diserang sejumlah orang tak dikenal (OTK).

 

 

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangan tertulisnya mengatakan, peristiwa penyerangan terjadi, Jumat (28/5) dinihari WIT. Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.30 WIT.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

 

 

Peristiwa bermula saat Mario Sanoy tengah berjaga bersama masyarakat lainnya. Namun pada pukul 00.00 WIT, masyarakat meninggalkan Polsubsektor Oksamol.

 

 

“Sedangkan Briptu Mario Sanoy masuk ke kamar untuk beristirahat. Kemudian, sekitar pukul 01.30 WIT, masyarakat melihat ada kurang lebih enam orang tak dikenal mendatangi Polsubsektor Oksamol,” katanya seperti dikutip Radar Tegal (Jawa Pos Group), Jumat (28/5/2021).

 

 

Menurut Kamal, anggota Linmas mendatangi Polsubsektor Oksamol pada pukul 06.00 WIT. Saat itu, anggota Linmas melihat dari kaca jendela Mario tergeletak dengan berlumuran darah di lantai.

 

 

Anggota Linmas tersebut kemudian menyampaikan kepada masyarakat lainnya. Sampai saat ini masyarakat belum memasuki Kantor Polsubsektor Oksamol karena masih menunggu tim dari Polres Pegunungan Bintang untuk mengevakuasi.

 

Pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan TNI untuk memburu para pelaku. Rencananya Polres Pegunungan Bintang akan menuju ke TKP menggunakan helikopter untuk mengevakuasi korban.

 

 

“Untuk diketahui, jarak kota Oksibil ke TKP yakni di Distrik Oksamol jika berjalan kaki dapat ditempuh selama satu minggu, dan jika menggunakan helikopter ditempuh selama 30 menit,” ujarnya.

 

 

Sementara Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito mengatakan jenazah Briptu Mario Senoi akan dievakuasi ke Jayapura pada Sabtu (29/5). “Memang benar saat ini jenazah belum bisa dievakuasi akibat cuaca yang tidak bersahabat,” katanya.

 

 

Dijelaskannya, Polsubsektor Oksamol terletak di perbatasan RI dan Papua Nugini. Waktu tempuh dari Oksibil sekitar 40 menit penerbangan. “Mudah-mudahan pada hari Sabtu cuaca bagus sehingga jenazah dapat dievakuasi,” harapnya.

 

 

Dia mengaku, belum mengetahui kelompok yang melakukan penyerangan. Tercatat empat anggota Polri bertugas di Polsubsektor Oksamol, termasuk korban. Namun, tiga lainnya berada di luar, dua di antaranya di Oksibil dan seorang di Jayapura. “Polres Pegunungan Bintang membawahi 34 distrik dengan jumlah anggota sebanyak 148 orang,” ungkapnya. (jpc/yol)

 

Julius Laatung

MANADOPOST.ID–Anggota Polri kembali gugur saat menjalankan tugasnya, di provinsi paling timur Indonesia. Kepala Polsubsektor Oksamol, Briptu Mario Sanoy gugur, saat berada di Kantor Polsubsektor Oksamol, Pegunungan Bintang, Papua ditemukan tewas. Akibat diserang sejumlah orang tak dikenal (OTK).

 

 

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangan tertulisnya mengatakan, peristiwa penyerangan terjadi, Jumat (28/5) dinihari WIT. Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.30 WIT.

 

 

Peristiwa bermula saat Mario Sanoy tengah berjaga bersama masyarakat lainnya. Namun pada pukul 00.00 WIT, masyarakat meninggalkan Polsubsektor Oksamol.

 

 

“Sedangkan Briptu Mario Sanoy masuk ke kamar untuk beristirahat. Kemudian, sekitar pukul 01.30 WIT, masyarakat melihat ada kurang lebih enam orang tak dikenal mendatangi Polsubsektor Oksamol,” katanya seperti dikutip Radar Tegal (Jawa Pos Group), Jumat (28/5/2021).

 

 

Menurut Kamal, anggota Linmas mendatangi Polsubsektor Oksamol pada pukul 06.00 WIT. Saat itu, anggota Linmas melihat dari kaca jendela Mario tergeletak dengan berlumuran darah di lantai.

 

 

Anggota Linmas tersebut kemudian menyampaikan kepada masyarakat lainnya. Sampai saat ini masyarakat belum memasuki Kantor Polsubsektor Oksamol karena masih menunggu tim dari Polres Pegunungan Bintang untuk mengevakuasi.

 

Pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan TNI untuk memburu para pelaku. Rencananya Polres Pegunungan Bintang akan menuju ke TKP menggunakan helikopter untuk mengevakuasi korban.

 

 

“Untuk diketahui, jarak kota Oksibil ke TKP yakni di Distrik Oksamol jika berjalan kaki dapat ditempuh selama satu minggu, dan jika menggunakan helikopter ditempuh selama 30 menit,” ujarnya.

 

 

Sementara Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito mengatakan jenazah Briptu Mario Senoi akan dievakuasi ke Jayapura pada Sabtu (29/5). “Memang benar saat ini jenazah belum bisa dievakuasi akibat cuaca yang tidak bersahabat,” katanya.

 

 

Dijelaskannya, Polsubsektor Oksamol terletak di perbatasan RI dan Papua Nugini. Waktu tempuh dari Oksibil sekitar 40 menit penerbangan. “Mudah-mudahan pada hari Sabtu cuaca bagus sehingga jenazah dapat dievakuasi,” harapnya.

 

 

Dia mengaku, belum mengetahui kelompok yang melakukan penyerangan. Tercatat empat anggota Polri bertugas di Polsubsektor Oksamol, termasuk korban. Namun, tiga lainnya berada di luar, dua di antaranya di Oksibil dan seorang di Jayapura. “Polres Pegunungan Bintang membawahi 34 distrik dengan jumlah anggota sebanyak 148 orang,” ungkapnya. (jpc/yol)

 

Julius Laatung

Most Read

Artikel Terbaru

/