30 C
Manado
Jumat, 4 Desember 2020

Kapolres Minut Janji Usut Dugaan Kekerasan Terhadap Wartawan

MINUT— Kapolres AKBP Grace Rahakbau berjanji mengusut tuntas kasus dugaan kekerasan yang menimpa salah satu wartawan Minut, Fecky Mamahit. “Saya pastikan kasus ini akan diusut tuntas,” ujarnya, Kamis (29/10).

Rahakbau menuturkan, pihaknya tidak akan tinggal diam kasus kekerasan yang menimpa para pekerja pers. “Saat ini kami tinggal menunggu hasil visum dari RS Walanda Maramis. Karena setelah ada laporan, Kasat Reskrim mendampingi korban untuk dilakukan visum. Setelah itu, kami akan melakukan pemanggilan saksi untuk kemudian ditindaklanjuti dengan pemanggilan oknum yang melakukan pemukulan terhadap korban yang merupakan wartawan pos liputan di Kabupaten Minahasa Utara,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Forum Jurnalis Biro (Forjubir) Minut Julkifly Polotu menyebutkan, tindakan itu merupakan upaya penghalangan kerja jurnalistik sebagaimana diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. “Kami mengimbau masyarakat untuk memahami kerja jurnalistik yang sejatinya merupakan perwujudan dari pemenuhan hak masyarakat untuk memperoleh informasi,” ucapnya.

Informasi dirangkum, terduga pelaku inisial JS alias Jemmy, warga Desa Matungkas Kecamatan Dimembe.

Menurut keterangan korban Fecky, dia bersama empat rekan wartawan lainnya usai melakukan tugas peliputan di Kelurahan Sarongsong Rabu (28/10) siang, mendatangi salah satu cafe di Jalan Soekarno untuk membuat berita. Kejadian  terjadi sekira pukul 17.00 Wita saat dirinya melakukan interaksi dengan terduga pelaku untuk bertegur sapa. “Selamat sore panglima,” ujarnya.

Selang empat menit kemudian, korban Fecky menghampiri meja pelaku untuk berbicara menawarkan program kerja bakti sosial dalam rangka Hari Sumpah Pemuda.

“Waktu itu saya katakan, izin panglima, berhubung ini Hari Sumpah Pemuda kalau boleh ada dari tim melakukan aksi bakti sosial dalam rangka hari Sumpah Pemuda,” kata Fecky.

Pelaku JS kemudian merespon dengan sinis, usulan yang disampaikan korban. “Silakan kamu buat lalu duduk saja,” tambah Fecky menirukan perkataan pelaku.

Tak berselang lama saat korban Fecky kembali duduk, pelaku menghampiri meja korban dan tanpa bicara langsung memukul dengan keras ke arah dahi korban.

Setelah pelaku melakukan pemukulan, pelaku langsung menuju mobil dan pergi meninggalkan tempat kejadian.

Sementara korban mengalami memar di bagian dahi sebelah kiri, serta pusing. Kejadian ini lantas diadukan ke Polres Minut dengan nomor Laporan STTLP/628/X/2020/RES MINUT yang diterima Aipda Yano A Kahar.(ria)

-

Artikel Terbaru

Desa Wisata Penglipuran Batasi Kapasitas Pengunjung Hingga 50%

Selalu ada hal menarik untuk diceritakan mengenai Pulau Dewata Bali, salah satunya adalah Desa Penglipuran yang terletak di Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli, Bali.

Desa Wisata Candirejo Borobudur Tawarkan Sensasi Budaya Jawa

Salah satu desa wisata tradisional yang terkenal #DiIndonesiaAja adalah Desa Penglipuran, Bali. Nah, selain itu, masih banyak desa wisata tradisional lain, termasuk yang lokasinya tak jauh dari Candi Borobudur, Jawa Tengah.

Bajeto 341 Lingkungan Solid Menangkan JGE-VB

Kekuatan pendukung dan simpatisan Pasangan Calon (Paslon) Jilly Gabriella Eman-Virgie Baker, (JGE-VB) kian hari terus bertambah.

Pilih Mor, Rekaman Bersama Enda Ungu

Personel Band Ungu Franco Medjaya Kusumah atau akrab disapa Enda, menunjukkan keseriusannya memenangkan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, Mor Bastiaan-Hanny Joost Pajouw (Mor-HJP).

VAP – HR Merajai Pelosok Sulut

Sosok calon Gubernur Sulut Dr (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh yang selalu peduli masyarakat kecil, terus dicintai warga hingga di daerah pelosok di 15 kabupaten/kota se-Sulut.