31 C
Manado
Selasa, 14 Juli 2020

Putra Kawanua Pemberantas Kriminalitas Ibu Kota

HAMPIR seluruh karir di dunia kepolisian ditunaikan di ibu kota. Penindakan kriminalitas di Jakarta pun menjadi makanan hari-hari dari putra kawanua ini. Dialah AKBP Stefanus Michael Tamuntuan SIK MSi.

Malang melintang bertugas di Jakarta, pria yang akrab disapa Steven ini, kini dipercaya menjadi Wakapolres di Polres Metro Jakarta Timur. Steven mengawali karir kepolisian tahun 1996. Pria kelahiran 6 Mei 1978 ini lulus Akpol tahun 1999 dan mulai bertugas di Polda Nusa Tenggara Timur (NTT). Alumnus SMAN 7 Manado tahun 1994 ini hanya setahun bertugas di NTT kemudian ditarik untuk bertugas di Akpol tahun 2000.

Kemudian, setahun bertugas di Akpol, Steven pertama kali terjun ke dunia penindakan kriminal di ibu kota sejak tahun 2001. Ditugaskan di Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Steven pun mulai mengabdi untuk menjaga keamanan Jakarta.

Lima tahun ‘mengamankan’ Jakarta Utara, Steven ikut PTIK tahun 2006/2007. Lulus Pendidikan, suami dari Jein Mantiri kemudian ditugaskan di Polda Sulawesi Tengah. “Usai lulus Pendidikan, saya tugas sebagai Kasat Reskrim Polres Palu di Polda Sulteng. Sempat ditugaskan untuk operasi di Poso saat itu,” kata Steven diwawancarai langsung di kantornya di Mako Polres Metro Jakarta Timur.

Dengan prestasi kinerjanya, Steven kemudian meraih beasiswa di Universitas Indonesia (UI) tahun 2012. Ayah dari Joshua dan Kennard ini kemudian lulus magister di UI mengambil kajian ilmu kepolisian. “Setelah lulus, saya ditugaskan di Propam sampai 2015. Kemudian, saya ikut Pendidikan Sespim,” katanya.

Selesai Sespim, pemilik hobi otomotif ini kemudian ditugaskan di Polda Metro Jaya, di Reskrimum. “Saya kemudian diberi tanggung jawab dengan tugas baru, sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan tahun 2018. Saat itu, lagi heboh geng motor yang sangat meresahkan. Saya pun diberi tugas untuk mengamankan wilayah Jakarta Selatan, termasuk memberantas geng motor,” beber Steven.

Akhirnya, cerita Steven, aksi geng motor yang meresahkan di wilayah Jakarta Selatan pun menurun. Dirinya akhirnya diapresiasi dengan promosi. Steven akhirnya berkesempatan pulang kampung. Tahun 2018, perwira dua bunga ini didapuk sebgai Kapolres Bitung.

Dengan pengalaman yang mumpuni di ibu kota, Steven yang terbiasa dengan hiruk pikuk kriminalitas Jakarta mendapat kebanggaan mengabdi di tanah kelahiran. “Tentu tugas ini sangat memberi kesan mendalam. Sebuah kehormatan dan kebanggan didapuk menjadi Kapolres Bitung saat itu,” kata Steven.

Kepercayaan sebagai Kapolres Bitung dijalankannya dengan baik dibarengi hasil-hasil yang baik. Di zaman kepemimpinannya, tindak kriminalitas di Bitung menurun drastis. Tindakan tegas yang dilakukannya di ibu kota diterapkan di Bitung saat itu.

“Saat itu pola kerja di ibu kota saya terapkan di Bitung. Hasilnya sangat memuaskan,” kata Steven yang dikenal dengan perintah-perintah yang tegas terhadap pelaku kriminal di Bitung. Tak sedikit penjahat yang terkena timah panas dengan tindakan tegasnya. Alhasil, angka kriminal saat itu menurun.

Steven yang bertugas di Bitung selama setahun ini juga berhasil mengamankan sejumlah perhelatan. Diantaranya, pelaksanaan pemilu 2019 serta mengawal kunjungan Presiden Joko Widodo. Selain itu, dalam masa kepemimpinannya, dirinya berhasil mengawal pembangunan mega proyek jalan tol Manado-Bitung.

Dengan sejumlah prestasinya, Ketua Umum Muda Charaka ini kemudian ditarik promosi menjadi Wakapolres Polda Metro Jakarta Barat. Dua bulan di Jakarta Barat, Steven dimutasi di Polres Metro Jakarta Timur sebagai Wakapolres sejak Januari 2020 hingga saat ini.

“Dari semua tugas yang pernah saya emban, tentu tugas sebagai Kapolres Bitung adalah yang paling berkesan. Karena saya pulang kampun. Namun, tentu semua tugas dan tanggung jawab saya akan jalani dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati,” kunci pria yang tercatat sebagai pembalap nasional dengan prestasi sebagai juara dua Kejurnas Drag Race. (fgn)

-

Artikel Terbaru

Terkait Penyaluran Bansos, Kumtua Tantang Warga Lapor Polisi

MANADOPOST.ID--Gencarnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dalam mensosialisasikan penyaluran bantuan sosial dimasa pandemi Covid-19, baik Bantuan Lansung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) maupun Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial ke Masyarakat ternyata berbanding terbalik yang dilakukan Pemerintah Desa Koha Timur Kecamatan Mandolang yang dilaporkan wargannya akibat dugaan ketidak terbukaan dalam penyaluran bantuan tersebut.

Satu Pasien Positif Covid-19 Tempati Rumah Singgah Tounsaru

MANADOPOST.ID--Setelah disiapkan beberapa waktu lalu, rumah singgah yang disiapkan khusus tempat isolasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kelurahan Tounsaru, Kecamatan Tondano Selatan, kini sudah ditempati.

ROR: Setengah Warga Minahasa Sudah Tersentuh BST dan BLT

MANADOPOST.ID--Bupati Minahasa Dr Royke Octavian Roring MSi (ROR) menyebut bantuan sosial yang yelah disalurkan pemerintah terhitung sudah setengah mencakup jumlah penduduk Kabupaten Minahasa.

Penutupan Kelurahan yang Belum Terpapar Covid-19 Ditunda

MANADOPOST.ID—Kabar penutupan sejumlah kelurahan yang belum terpapar Covid-19, mulai 16 hingga 19 Juli mendatang, ditunda pelaksanaannya. Itu diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kota Tomohon Yelly Potuh SS, dalam keterangan persnya, Senin (13/7) kemarin.

Polisi Amankan 350 Liter Captikus di Pelabuhan

MANADOPOST.ID--Sebanyak 350 Liter minuman keras (miras) ilegal jenis captikus yang di selundupkan di pelabuhan Melonguane menggunakan kapal KM Barcelona 2, berhasil di gagalkan Polres Talaud melalui Polsek Melonguane.