27 C
Manado
Jumat, 27 November 2020

Polda Sulut `Keker` Libur Panjang

MANADOPOST.ID—Di tengah Pandemi Covid-19 sebagian anggota Direktorat Lalulintas Polda Sulut, melaksanakan Operasi Pelanggar Protokol Covid, Kamis (29/10). Giat ini juga dirangkaikan pembagian masker kepada masyarakat yang didapati tidak memakai alat pelindung diri. Kegiatan ini berlangsung selama 2 jam di Kawasan Malalayang.

Di samping itu, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Rudi Darmoko, didampingi sejumlah pejabat utama, juga melakukan pengecekan di beberapa Pos Pengamanan Terpadu. Mengantisipasi libur panjang 28-31 Oktober.

Beberapa lokasi yang dikunjungi wakapolda diantaranya Pos Pam Menara Alfa Omega Tomohon, Pasar Ekstrim Tomohon, Pos Pam Danau Linow dan Pos Pam Bukit Doa Tomohon. Selain itu juga Wakapolda dan beberapa PJU melakukan peninjauan Pos Pam yang terletak di Kota Manado, antara lain Pos Pam Boboca Malalayang, Pos Pam depan Mantos dan Pos Pam depan Kawasan Megamas Manado.

Dalam kunjungan tersebut, Brigjen Darmoko ingin melihat langsung kesiapan personel yang bertugas di lapangan dalam rangka melakukan pengamanan libur panjang. Selain memberikan arahan, semangat dan motivasi dalam pelaksanaan tugas, Wakapolda dan rombongan juga memberikan bingkisan kepada para personel yang sedang melaksanakan tugas. Terpantau selain personel Polri yang melaksanakan tugas pengamanan, juga terdapat personel terkait lainnya seperti TNI, Satpol PP, Dishub dan Dinas Kesehatan.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, kunjungan tersebut untuk memastikan pelaksanaan tugas anggota di lapangan, khususnya antisipasi libur panjang. “Pos pengamanan dibentuk dengan tujuan untuk memantau aktifitas warga saat libur panjang, mencegah gangguan kamtibmas sekaligus mengingatkan warga untuk selalu patuh pada protokol kesehatan pencegahan covid-19,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast. Ini dilakukan katanya sebagai upaya untuk mencegah penyebaran covid-19, dengan mengingatkan warga agar selalu mematuhi 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Diketahui, Pemerintah telah memantau ketat pusat-pusat keramaian seperti ruang publik, tempat hiburan, ibadah, makan, perbelanjaan serta pariwisata. Tujuannya adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan masyarakat maupun institusi pengelola tempat pada protokol kesehatan. Laporan akan diteruskan oleh petugas di lapangan ke dashboard Satgas Covid-19 melalui aplikasi monitoring perubahan perilaku.

Ketua Bidang Data dan TI Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan pihaknya ingin melihat terutama pada titik-titik kerumunan. “Karena potensi penularan disana juga sangat tinggi ada banyak orang berkumpul,” kata Dewi kemarin (29/12)

Dewi menjelaskan,  dengan aplikasi ini, petugas di lapangan akan menginput data berdasarakan apa yang dia lihat pada pusat-pusat keramaian pada saat itu juga. Laporan akan dikumpulkan di dashboard. Data yang masuk secara real time akan langsung di analisis dan secara otomatis akan memunculkan grafis. “Misalnya petugas melihat di depannya ada 10 orang. 7 menggunakan masker, 3 tidak tinggal meng-entry angka saja. Bukan proporsi. Semua laporan terkumpul di back end,” jelas Dewi.

Yang dipantau melalui aplikasi ini adalah kepatuhan masyarakat baik sebagai individu/kelompok maupun kepatuhan institusi pengelola tempat dalam menerapkan protokol kesehatan. “Seperti apakah ada pemeriksaan suhu tubuh, apakah ada petugas pemantau protokol kesehatan, seberapa sering dilakukan desinfeksi dan sebagainya,” katanya.

Petugas yang akan mengoperasikan aplikasi ini meliputi unsur TNI/Polri, Stapol PP, Kemendagri serta Duta perubahan perilaku. Aplikasi sudah didesain untuk menyesuaikan pada porsi masing-masing. Misalnya Polisi dan Satpol PP yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan operasi yustisi. Untuk duta perubahan perilaku dengan program edukasinya. “Untuk personil Kemendagri sudah disesuaikan dengan pantauan pelaksanaan Pilkada,” jelas Dewi.

Hingga hari kedua cuti bersama, Jasa Marga mencatat sebanyak 336.929 kendaraan meninggalkan Jakarta Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalin dari GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (lalin arah Timur), GT Cikupa (arah Barat) dan GT Ciawi (arah Selatan). ”Total volume lalin yang meninggalkan Jakarta ini naik 40,5 persen jika dibandingkan lalin (masa liburan,Red) new normal,” kata Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru.

Di tol Cikampek, petugas memberlakukan contraflow sepanjang 14 km dari km 47 hingga km 61. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Awi Setiyono menjelaskan, contraflow itu dilakukan sejak pukul 09.45. ”Karena kepadatannya,” paparnya. Lalu, kepadatan mulai mencair sekitar pukul 14.30. sehingga, petugas menghentikan contraflow tersebut. ”Lalu lintas mulai lancar untuk yag keluar Jakarta, rekayasa sudah tidak dilakukan,” paparnya kemarin.

Kepadatan tidak hanya terjadi menuju Jawa Tengah, tempat wisata seperti puncak juga mulai banyak dikunjungi. Kemarin terjadi kemacetan sepanjang hampir dua kilometer menuju puncak. KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ketut Agoeng menjelaskan, volume kendaraan meningkat sekitar 20 persen, bila dibandingkan  Rabu (28/10).

”Diberlakukan oneway,” terangnya. Bila situasi telah lancar, maka arus kendaraan akan dinormalkan. Dia mengatakan bahwa one way ini sangat situasional. Bila, kepadatan terjadi, maka akan diberlakukan kembali. ”Bergantung dari volume kendaraan,” tuturnya.

Bali sebagai salah satu destinasi wisata turut menjadi perhatian. Aparat keamanan, Polri, TNI bersama Badan SAR Nasional bersiaga. Operasi Siaga SAR Khusus mereka laksankan selama libur panjang pekan ini. Sesuai arahan, operasi tersebut dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia sampai Senin (2/11). Mereka memastikan bakal terus bersiaga.

Khusus untuk mengawasi destinasi wisata di Bali, Operasi Siaga SAR Khusus dilaksanakan secara mobile. Termasuk di antaranya pemantauan melalui udara. Kepala Basarnas Bali Gede Darmada menyampaikan bahwa rencana pergerakan sudah mereka susun sejak Senin (26/10). “Sesuai dengan arahan kepala Basarnas (Pusat),” ungkap dia. Darmada menyebutkan, pemantauan udara di Bali dilaksanakan menggunakan helikopter.

Beberapa lokasi yang menjadi tujuan wisatawan mendapat perhatian khusus. Area pantai, pelabuhan, dan bandara termasuk di antara lokasi-lokasi yang diawasi secara ketat. “Kesiapsiagaan melalui Siaga SAR Khusus diharapankan meningkatkan respons time apabila terjadi hal-hal darurat dan memerlukan bantuan SAR,” beber Darmada. Karena itu pula, penempatan personel dan unsur-unsur Basarnas difokuskan pada area-area yang ramai diserbu wisatawan.

Menurut Darmada, langkah-langkah yang disiapkan oleh instansinya sesuai dengan petunjuk yang disampaikan lewat Rapat Koordinasi Sosialisasi dan Implementasi Rencana Induk Penanggulangan Bencana. Tentu saja Basarnas tidak bekerja sendiri. Dia menyebut, beberapa instansi lain juga terlibat dalam operasi tersebut sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.

Simpul-simpul transportasi pada masa libur panjang ini bergeliat. Contohnya lalu lintas penerbangan di bandara-bandara PT Angkasa Pura II l pada Rabu lalu (28/10) mencetak rekor harian tertinggi pada masa Covid-19. Pada tanggal tersebut jumlah penumpang pesawat di 19 bandara yg dimilikinya tercatat 110.530 orang dengan 1.069 penerbangan.

Ini melebihi penerbangan tertinggi sebelumnya terjadi pada 23 Agustus lalu dengan jumlah penumpang 95.000 orang dan 1.045 penerbangan. President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan ramainya lalu lintas penerbangan pada 28 Oktober kemarin dapat ditangani dengan baik. Menurutnya pelayanan berjalan sesuai standar dan protokol kesehatan dapat dijalankan.

“Tingginya jumlah penumpang pesawat ini menandakan bahwa masyarakat tidak ragu untuk naik pesawat di tengah pandemi,” ucapnya kemarin. Ini mengindikasikan kepercayaan masyarakat sudah membaik. Melihat tren lalu lintas penerbangan saat ini, dia yakin nantinya ketika Indonesia sudah memulai program vaksinasi Covid-19, penerbangan rute domestik akan pulih lebih cepat.

Di tempat lain, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan di Stasiun Pasar Senen dan Terminal Kampung Rambutan. Budi tak hanya memastikan kelancaran moda transportasi. Namun juga penerapan protokol kesehatan.  ”Saya apresiasi KAI dan pengelola Terminal Kampung Rambutan yang telah dengan konsisten menerapkan protokol kesehatan dengan cukup baik,” ucap Budi.

Dia menjelaskan stasiun dan terminal telah menyediakan fasilitas cuci tangan dengan air mengalir dan hand sanitizer. Selain itu juga telah melakukan pengaturan jarak tempat duduk. Tak lipa himbauan pemakaian masker juga dilakukan. ”Kami berkoordinasi dengan Dishub dan Polisi, untuk melakukan random check terhadap penerapan protokol pada transportasi massal maupun kendaraan pribadi,” katanya.

Dalam tinjauannya, Menteri Perhubungan juga membagikan masker kepada para penumpang, pegawai stasiun dan pegawai terminal. ”Saya lihat tadi protokol kesehatannya bagus, tapi banyak yang pakai masker scuba. Pada Rabu hingga kemarin, PT Kereta Api Indonesia (KAI) wilayah Daop I Jakarta sudah memberangkatkan total 9.563 penumpang. Tujuan favorit penumpang kereta api pada masa libur panjang ini diantaranya adalah Yogyakarta, Purwokerto, serta Bandung.(jp/mg-06/gnr)

-

Artikel Terbaru

Gran Puri Siapkan Pesta Pergantian Tahun Berkesan

PENAWARAN spesial di malam tahun baru. Hotel Gran Puri Manado mempersembahkan Aloha Pool and Grill Party 2021.

538 Wasit Pemilu Dirapid test

MANADOPOST.ID—Menjamin kesehatan penyelenggara, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) gelar rapid tes massal. Bagi seluruh jajaran pengawas pemilihan di setiap tingkatan, Kamis (26/11) kemarin.

Distanak Kena Sorot, Pupuk di Minsel Langka

MANADOPOST.ID—Bulan November 2020 ini musim tanam bagi petani. Tapi saat ini kelangkaan pupuk terjadi. Membuat petani kesulitan mencari pupuk.

KPU Minsel Beber 15 Hal Baru di Pilkada

MANADOPOST.ID—Perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) tak lama lagi selesai. Masyarakat pada 9 Desember nanti bakal

ISPA `Serang` Warga Bolmong

MANADOPOST.ID--Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dr Erman Paputungan mengatakan, untuk penyakit yang paling banyak terjadi di Bolmong adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).