Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Polda Sulut Fasilitasi Bantuan Warga Jemaat GMIM di Modoinding untuk Korban Banjir Bandang Siau

Grand Regar • Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:29 WIB

Sejumlah bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang di Kepulauan Siau mulai diberangkatkan melalui jalur laut, Sabtu (24/1/2026), dengan fasilitasi Kepolisian Daerah (Polda) Sulut.
Sejumlah bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang di Kepulauan Siau mulai diberangkatkan melalui jalur laut, Sabtu (24/1/2026), dengan fasilitasi Kepolisian Daerah (Polda) Sulut.
MANADOPOST.ID-Kepedulian warga Sulawesi Utara terhadap sesama kembali terwujud melalui aksi nyata. Sejumlah bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang di Kepulauan Siau mulai diberangkatkan melalui jalur laut, Sabtu (24/1/2026), dengan fasilitasi Kepolisian Daerah (Polda) Sulut.

Logistik bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan swadaya Jemaat GMIM Wilayah Modoinding yang menaungi delapan jemaat. Seluruh bantuan dilepas secara resmi dari lobi Mapolda Sulut, disaksikan jajaran Pejabat Utama Polda Sulut.

Pelepasan bantuan dipimpin Karo Ops Polda Sulut Kombes Pol Ferry Raimond Ukoli. Polda Sulut berperan memastikan proses pengiriman berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran hingga tiba di lokasi terdampak bencana.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Hasibuan menegaskan bahwa bantuan tersebut sepenuhnya lahir dari kepedulian masyarakat Modoinding terhadap warga yang tengah dilanda musibah.

“Isi bantuan berupa hasil bumi seperti sayur-mayur, beras, hingga minyak goreng. Ini adalah wujud empati masyarakat Modoinding kepada saudara-saudara kita di Pulau Siau yang terdampak banjir bandang,” jelas Alamsyah.

Ia menambahkan, keterlibatan Polri difokuskan pada pengawalan dan koordinasi lintas sektor agar distribusi logistik berjalan efektif dan aman hingga diterima oleh warga yang membutuhkan.

Sementara itu, perwakilan Jemaat GMIM Wilayah Modoinding, Pdt. Billy Yohanes, mengungkapkan bahwa aksi solidaritas ini berangkat dari rasa syukur jemaat atas anugerah hasil pertanian yang melimpah di wilayah mereka.

“Modoinding saat ini menjadi salah satu lumbung pangan, bahkan untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis di Indonesia Timur, sayur-mayurnya bersumber dari daerah kami,” ungkapnya.

Meski tidak diawali dengan arahan resmi dari institusi gereja, bantuan tersebut dikumpulkan secara cepat dan spontan. Menurutnya, jemaat merasa memiliki tanggung jawab moral untuk segera bertindak.

“Kami sampaikan kepada jemaat, ini saatnya berempati. Tanpa menunggu instruksi, kami bergerak sebagai bentuk syukur atas berkat yang Tuhan percayakan,” tegas Pdt. Billy.

Bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi dan warga terdampak di Kepulauan Siau, sekaligus menjadi simbol kuatnya solidaritas dan gotong royong masyarakat Sulawesi Utara di tengah situasi bencana.(gnr)

Editor : Grand Regar
#Bantuan #Siau #Bencana #GMIM #Sitaro #Polda Sulut