33.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Ditangani Perjanjian PBB, 3 Kapal Pembawa Gandum Akhirnya Berangkat dari Pelabuhan Ukraina

MANADOPOST.ID – Tiga kapal lagi yang membawa gandum Ukraina telah meninggalkan pelabuhan Laut Hitam negara itu dan menuju ke Turki untuk diperiksa.

Dua kapal Polarnet berbendera Turki dan Rojen berbendera Malta berangkat dari pelabuhan Chornomorsk. Yang lainnya, Navi Star berbendera Panama, berangkat dari pelabuhan Odesa.

Gabungan, kapal dimuat dengan lebih dari 58.000 ton jagung dan menuju Turki, Irlandia dan Inggris. Mereka sebelumnya terjebak di pelabuhan sejak dimulainya invasi Rusia pada akhir Februari.

Keberangkatan mereka terjadi setelah pengiriman biji-bijian pertama sejak dimulainya perang meninggalkan Ukraina awal pekan ini.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Kapal itu melintasi Laut Hitam di bawah ketentuan kesepakatan masa perang terobosan dan lulus inspeksi pada hari Rabu (3/8) di Istanbul sebelum menuju ke Libanon.

Perjanjian yang ditengahi PBB bertujuan untuk meredakan krisis pangan global dengan menciptakan koridor pengiriman Laut Hitam yang aman untuk mengekspor produk pertanian Ukraina.

Pemeriksaan di kapal oleh inspektur berusaha untuk memastikan bahwa kapal kargo keluar hanya membawa biji-bijian, pupuk atau makanan dan bukan komoditas lainnya, dan bahwa kapal masuk tidak membawa senjata. (tkg)

MANADOPOST.ID – Tiga kapal lagi yang membawa gandum Ukraina telah meninggalkan pelabuhan Laut Hitam negara itu dan menuju ke Turki untuk diperiksa.

Dua kapal Polarnet berbendera Turki dan Rojen berbendera Malta berangkat dari pelabuhan Chornomorsk. Yang lainnya, Navi Star berbendera Panama, berangkat dari pelabuhan Odesa.

Gabungan, kapal dimuat dengan lebih dari 58.000 ton jagung dan menuju Turki, Irlandia dan Inggris. Mereka sebelumnya terjebak di pelabuhan sejak dimulainya invasi Rusia pada akhir Februari.

Keberangkatan mereka terjadi setelah pengiriman biji-bijian pertama sejak dimulainya perang meninggalkan Ukraina awal pekan ini.

Kapal itu melintasi Laut Hitam di bawah ketentuan kesepakatan masa perang terobosan dan lulus inspeksi pada hari Rabu (3/8) di Istanbul sebelum menuju ke Libanon.

Perjanjian yang ditengahi PBB bertujuan untuk meredakan krisis pangan global dengan menciptakan koridor pengiriman Laut Hitam yang aman untuk mengekspor produk pertanian Ukraina.

Pemeriksaan di kapal oleh inspektur berusaha untuk memastikan bahwa kapal kargo keluar hanya membawa biji-bijian, pupuk atau makanan dan bukan komoditas lainnya, dan bahwa kapal masuk tidak membawa senjata. (tkg)

Most Read

Artikel Terbaru

/