25.4 C
Manado
Selasa, 28 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Bentuk Pengakuan Inggris Terhadap Penanganan Covid, Indonesia Keluar dari Daftar Merah

- Advertisement -

MANADOPOST.ID–Kabar baik bagi Indonesia setelah resmi keluar dari kategori red list atau daftar merah negara Inggris. Itu karena Indonesia dinilai sudah berhasil menurunkan kasus Covid-19.

Kebijakan itu dimulai oleh Inggris mulai Senin (11/10) mendatang pukul 04.00 waktu Inggris. Pengumuman tersebut dilakukan oleh Menteri Perhubungan Inggris Grant Shapps pada Kamis (7/10) pukul 17.00 waktu Inggris.

“Dikeluarkannya Indonesia dari kategori ‘red list’ ini merupakan hasil dari lobi yang dilakukan oleh Menlu RI Retno Marsudi saat bertemu dengan Menlu Inggris Liz Truss di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York pada 20 September 2021,” kata Duta Besar RI untuk Inggris, Irlandia dan IMO, Desra Percaya dari London seperti dalam keterangan resmi, Jumat (8/10).

Desra menambahkan keputusan ini juga sebagai bentuk pengakuan dari Pemerintah Inggris atas langkah-langkah Pemerintah Indonesia dalam mengatasi Covid-19 dan kemajuan di dalam negeri.

- Advertisement -

Sebelum pengumuman, Desra telah bertemu dengan Duta Besar Sarah Cooke dari Kemlu Inggris dan memperoleh informasi lebih awal perihal akan dikeluarkannya Indonesia dari kategori red list.

“Komunikasi awal yang saya terima dari Dubes Cooke ini menunjukkan hubungan baik KBRI London dengan Kemlu Inggris,” jelasnya.

Dengan perkembangan baru ini, KBRI London mengimbau masyarakat Indonesia untuk terus memantau kebijakan perjalanan internasional Inggris melalui website resmi Pemerintah Inggris GOV.UK, website dan media sosial KBRI London.

Kasus Covid-19 di Indonesia memang menurun. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. Menurutnya, kasus Covid-19 turun dalam 11 hari berturut-turut dengan rata-tata kasus harian di bawah 2 ribu kasus sehari dan positivity rate tak sampai 1 persen.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Kabar baik bagi Indonesia setelah resmi keluar dari kategori red list atau daftar merah negara Inggris. Itu karena Indonesia dinilai sudah berhasil menurunkan kasus Covid-19.

Kebijakan itu dimulai oleh Inggris mulai Senin (11/10) mendatang pukul 04.00 waktu Inggris. Pengumuman tersebut dilakukan oleh Menteri Perhubungan Inggris Grant Shapps pada Kamis (7/10) pukul 17.00 waktu Inggris.

“Dikeluarkannya Indonesia dari kategori ‘red list’ ini merupakan hasil dari lobi yang dilakukan oleh Menlu RI Retno Marsudi saat bertemu dengan Menlu Inggris Liz Truss di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York pada 20 September 2021,” kata Duta Besar RI untuk Inggris, Irlandia dan IMO, Desra Percaya dari London seperti dalam keterangan resmi, Jumat (8/10).

Desra menambahkan keputusan ini juga sebagai bentuk pengakuan dari Pemerintah Inggris atas langkah-langkah Pemerintah Indonesia dalam mengatasi Covid-19 dan kemajuan di dalam negeri.

Sebelum pengumuman, Desra telah bertemu dengan Duta Besar Sarah Cooke dari Kemlu Inggris dan memperoleh informasi lebih awal perihal akan dikeluarkannya Indonesia dari kategori red list.

“Komunikasi awal yang saya terima dari Dubes Cooke ini menunjukkan hubungan baik KBRI London dengan Kemlu Inggris,” jelasnya.

Dengan perkembangan baru ini, KBRI London mengimbau masyarakat Indonesia untuk terus memantau kebijakan perjalanan internasional Inggris melalui website resmi Pemerintah Inggris GOV.UK, website dan media sosial KBRI London.

Kasus Covid-19 di Indonesia memang menurun. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. Menurutnya, kasus Covid-19 turun dalam 11 hari berturut-turut dengan rata-tata kasus harian di bawah 2 ribu kasus sehari dan positivity rate tak sampai 1 persen.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/