alexametrics
27.9 C
Manado
Rabu, 25 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Presiden Prancis Emmanuel Macron Temui Vladimir Putin, Ini Yang Dibahas

MANADOPOST.ID – Presiden Prancis Emmanuel Macron bertolak ke Moskow, Rusia, untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Dia berharap bisa mencapai kata sepakat dengan Putin demi mengurangi ketegangan antara Rusia dan Ukraina.

’’Kami akan membahas persyaratan deeskalasi. Tujuan Rusia jelas bukan Ukraina, melainkan perjanjian baru tentang keamanan dengan NATO dan Uni Eropa,’’ terang Macron pada surat kabar Le Journal du Dimanche sebelum bertolak ke Moskow.

Pemimpin 44 tahun itu menambahkan bahwa dalam mencari solusi, dirinya tidak akan mengompromikan keamanan dan kedaulatan Ukraina serta negara Eropa lainnya.

Bagi Macron, ini adalah kesempatan untuk unjuk diri. Terlebih, April nanti pemilu Prancis digelar. Jika dia berhasil berbuat sesuatu, namanya bakal terdongkrak di dalam negeri.

Kedua presiden rencananya memberikan pernyataan bersama dalam sesi konferensi pers pukul 20.34 waktu Moskow atau pukul 00.45 hari ini (8/2). Dari Moskow, Macron akan terbang ke Kiev, Ukraina, dan berdialog dengan Presiden Volodymyr Zelensky.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan bahwa pembicaraan antara Macron dan Putin sangat penting. Tapi, dia mengisyaratkan agar tidak terlalu berharap ada kemajuan. ’’Situasinya terlalu kompleks untuk bisa menghasilkan terobosan yang menentukan dalam hanya satu pertemuan,’’ terangnya seperti dikutip Agence France-Presse. (Jawa Pos)

MANADOPOST.ID – Presiden Prancis Emmanuel Macron bertolak ke Moskow, Rusia, untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Dia berharap bisa mencapai kata sepakat dengan Putin demi mengurangi ketegangan antara Rusia dan Ukraina.

’’Kami akan membahas persyaratan deeskalasi. Tujuan Rusia jelas bukan Ukraina, melainkan perjanjian baru tentang keamanan dengan NATO dan Uni Eropa,’’ terang Macron pada surat kabar Le Journal du Dimanche sebelum bertolak ke Moskow.

Pemimpin 44 tahun itu menambahkan bahwa dalam mencari solusi, dirinya tidak akan mengompromikan keamanan dan kedaulatan Ukraina serta negara Eropa lainnya.

Bagi Macron, ini adalah kesempatan untuk unjuk diri. Terlebih, April nanti pemilu Prancis digelar. Jika dia berhasil berbuat sesuatu, namanya bakal terdongkrak di dalam negeri.

Kedua presiden rencananya memberikan pernyataan bersama dalam sesi konferensi pers pukul 20.34 waktu Moskow atau pukul 00.45 hari ini (8/2). Dari Moskow, Macron akan terbang ke Kiev, Ukraina, dan berdialog dengan Presiden Volodymyr Zelensky.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan bahwa pembicaraan antara Macron dan Putin sangat penting. Tapi, dia mengisyaratkan agar tidak terlalu berharap ada kemajuan. ’’Situasinya terlalu kompleks untuk bisa menghasilkan terobosan yang menentukan dalam hanya satu pertemuan,’’ terangnya seperti dikutip Agence France-Presse. (Jawa Pos)

Most Read

Artikel Terbaru

/