31.4 C
Manado
Rabu, 6 Juli 2022

Ledakan di Sekolah, 40 Orang Tewas

MANADOPOST.ID – Ledakan di sebuah sekolah di ibu kota Afghanistan, Kabul, menewaskan sedikitnya 40 orang. Puluhan lainnya luka-luka.  Korban sebagian besar pelajar.

Seorang pejabat senior kementerian dalam negeri Afghanistan mengatakan kepada Reuters tanpa menyebut nama, bahwa sebagian besar korban adalah siswa yang keluar dari sekolah Sayed ul Shuhada.

Sedangkan juru bicara kementerian dalam negeri Afghanistan Tariq Arian, menyebutkan korban tewas sedikitnya ada 25 orang, namun dia tidak menjelaskan penyebab atau target dari ledakan tersebut. Sejauh ini sebanyak 46 orang telah dibawa ke rumah sakit.

Kabul berada dalam status siaga tinggi sejak Washington bulan lalu mengumumkan rencana untuk menarik semua pasukan Amerika Serikat pada 11 September.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Para pejabat Afghanistan mengatakan Taliban telah meningkatkan serangan di seluruh negeri.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ledakan yang terjadi pada Sabtu itu.

Sementara itu, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid membantah keterlibatan kelompoknya dan mengutuk insiden tersebut.

Ledakan itu terjadi di bagian barat Kabul di lingkungan Muslim Syiah yang telah sering diserang oleh militan ISIS selama bertahun-tahun.

Sekolah Sayed ul Shuhada adalah sekolah menengah bersama untuk anak perempuan dan laki-laki, yang belajar dalam tiga waktu bergilir di mana giliran kedua adalah untuk siswa perempuan, kata juru bicara Kementerian Pendidikan Afghanistan Najiba Arian kepada Reuters.

“Korban luka dalam serangan ledakan itu sebagian besar adalah siswi,” katanya.

“Serangan menghebohkan di daerah Dasht-i Barchi di Kabul, adalah tindakan terorisme yang tercela. Menargetkan terutama siswa di sekolah perempuan, menjadikan ini serangan terhadap masa depan Afghanistan,” kata misi Uni Eropa di Afghanistan melalui Twitter. (reuters/antara/jpnn)

MANADOPOST.ID – Ledakan di sebuah sekolah di ibu kota Afghanistan, Kabul, menewaskan sedikitnya 40 orang. Puluhan lainnya luka-luka.  Korban sebagian besar pelajar.

Seorang pejabat senior kementerian dalam negeri Afghanistan mengatakan kepada Reuters tanpa menyebut nama, bahwa sebagian besar korban adalah siswa yang keluar dari sekolah Sayed ul Shuhada.

Sedangkan juru bicara kementerian dalam negeri Afghanistan Tariq Arian, menyebutkan korban tewas sedikitnya ada 25 orang, namun dia tidak menjelaskan penyebab atau target dari ledakan tersebut. Sejauh ini sebanyak 46 orang telah dibawa ke rumah sakit.

Kabul berada dalam status siaga tinggi sejak Washington bulan lalu mengumumkan rencana untuk menarik semua pasukan Amerika Serikat pada 11 September.

Para pejabat Afghanistan mengatakan Taliban telah meningkatkan serangan di seluruh negeri.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ledakan yang terjadi pada Sabtu itu.

Sementara itu, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid membantah keterlibatan kelompoknya dan mengutuk insiden tersebut.

Ledakan itu terjadi di bagian barat Kabul di lingkungan Muslim Syiah yang telah sering diserang oleh militan ISIS selama bertahun-tahun.

Sekolah Sayed ul Shuhada adalah sekolah menengah bersama untuk anak perempuan dan laki-laki, yang belajar dalam tiga waktu bergilir di mana giliran kedua adalah untuk siswa perempuan, kata juru bicara Kementerian Pendidikan Afghanistan Najiba Arian kepada Reuters.

“Korban luka dalam serangan ledakan itu sebagian besar adalah siswi,” katanya.

“Serangan menghebohkan di daerah Dasht-i Barchi di Kabul, adalah tindakan terorisme yang tercela. Menargetkan terutama siswa di sekolah perempuan, menjadikan ini serangan terhadap masa depan Afghanistan,” kata misi Uni Eropa di Afghanistan melalui Twitter. (reuters/antara/jpnn)

Most Read

Artikel Terbaru

/